Psychopath 2

Psychopath 2
Bab 198 Sehari-hari


__ADS_3

"Kamu hati-hati ya dijalannya "


"Iya sayang "


"Jangan genit-genit loh, awas aja nanti kamu tergoda"


"Ga akan sayang, masa aku gampang banget sih tergoda" Lucas mengacak rambut istrinya saking gemasnya.


Di Kehamilan yang sekarang istrinya memang pencemburu sekali. Bahkan Lucas meeting dengan rekan kerja perempuannya pun cemberut, lalu dengan penjual seblak saja cemburu, padahal istrinya sendiri yang menyuruhnya untuk membelinya.


"Aku pergi sekarang ya sayang "


"Iya, jangan pulang telat ya "


"Iya sayang "


Lucas mengecup dahulu pipi anak sulungnya dan masuk kedalam mobil. Setelah suaminya pergi, Daniel menarik-narik pakaiannya mamahnya.


"Mamah mau susu "sambil mengasongkan botol susunya pada Kat.


"Baiklah tunggu dulu disana, mamah buatkan dulu ya"


Daniel menganggukan kepalanya dan berlari kearah ruang televisi. Kat mengambil kaleng susu dan segera menyeduhnya. Memang setelah lepas menyusu padannya Daniel malah berpindah pada susu formula. Tapi itu tak masalah untuk Kat.

__ADS_1


"Ini sayang susunya "


"Terimakasih mamah "


"Sama-sama "


Kat yang melihat anaknya anteng minum susu melangkah kelantai atas untuk membersihkan kamarnya. Memang kalau kamarnya sendiri akan Kat sendiri yang membersihkannya.


"Sudah selesai, tinggal kamar Daniel"


Kat beralih kekamar sebelah dan segera membereskannya. Tak butuh waktu lama semuanya sudah beres.


Kat turun kembali kelantai bawah untuk melihat anaknya ternyata Daniel sudah tidur. Kat hanya bisa tersenyum dengan tingkah sang anak yang begitu mandiri.


Saat tidur sekarang Daniel tak harus ditemani atau dikeloni dulu, Daniel akan langsung tertidur asal ada boneka pandannya.


...----------------...


Malam ini Kat memeluk suaminya begitu erat sekali, tak biasanya, tapi Lucas tidak mempermasalahkan hal itu malahan Lucas senang.


"Terlalu erat tidak Lucas pelukannya"


"Cukup erat,, kamu sedang mau ya "

__ADS_1


"Tidak, aku hanya rindu saja memelukmu seperti ini, kamu kan sibuk seharian maka aku harus memanfaatkan waktu untuk selalu memelukmu seperti ini. Saat pulang kerja kamu akan bermain dengan Daniel jadi sekarang aku ingin menghabiskan waktu bersama kamu berdua"


"Aku kira kamu sedang mau sayang, peluk aku sampai pagi ya seperti itu hangat sekali rasanya"


"Tentu saja, aku akan terus memelukmu seperti ini. Bagaimana dengan pekerjaanmu "


"Semuanya baik sayang, tapi papih akan segera pensiun dan aku yang memegang semuanya mungkin aku akan lebih sibuk lagi "


"Hemm, tak masalah. Tapi aku masih bolehkan datang kekantor dan juga melakukan Vidio call. Satu lagi kamu juga jangan lupakan aku "


"Tentu saja sayang sejak kapan aku melarangmu. Aku tak pernah melarangmu kan. Kapan pun kamu mau datang aku pasti akan ada "


"Baiklah aku akan sering-sering kesana, sekalian memantau sekitar, apakah ada seseorang yang mencurigakan dan ingin merebutmu dariku "


"Boleh, aku akan senang sekali sayang "


"Aku akan mulai datang besok "


"Aku tunggu sayang, lebih baik sekarang kita tidur lihat sudah malam tak baik ibu hamil tidur malam-malam"


"Ayo, aku pun sudah sangat mengantuk sekali, rasannya aku selalu saja lelah "


"Sabar ya sayang, namanya juga sedang mengandung"

__ADS_1


"Aku selalu sabar "


Kat lebih mempererat lagi pelukannya dan memejamkan kedua bola matanya. Hidupnya begitu bahagia sekali, rasanya Kat tak mau ada masalah dalam rumah tangganya ini. Ingin selalu begini.


__ADS_2