
Kat terbangun karena ada hembusan nafas yang menerpa wajahnya, alangkah kagetnya saat membuka mata wajah Lucas ada didepan matanya.
Sampai-sampai jidat mereka bertabrakan, karena Kat yang tiba-tiba saja terbangun "Aw sakit, kamu ngapain liatin aku kayak gitu "
"Lagi tunggu istri aku bangun, udah pagi ga mau sarapan"
"Emm, aku harus pergi kekamar mandi dulu "
"Bukan sarapan yang lain, masa sih lupa kita kan pengantin baru "
"Aduh aduh perut aku sakit, aku kekamar mandi dulu"
Kat langsung saja berlari, benar dia sepetinya ingin menghindari Lucas. Apakah ini hal yang baik. Apakah tidak akan menjadi masalah nantinya..
Tok tok tok
"Apakah masih lama sayang "
"Masih, aku akan lama. Aku sakit perut "
"Memangnya kamu makan apa, ya sudah aku siapkan sarapan dulu buat kamu ya "
__ADS_1
"Iya makasih "
Tak ada suara lagi, Kat yang sebenarnya tidak melakukan apa-apa langsung saja membuka pintunya, kosong benar tidak ada siapa-siapa.
Baru saja Kat berjalan ada yang memeluknya "Dapat, pasti kamu bohong sama aku, ayo sini aku kasih kamu hukuman "
"Eh jangan Lucas maafin aku "
"Ga ada maaf "
Lucas membaringkan istrinya ditempat tidur dengan lembut, lalu Lucas membelai wajah Kat "Kamu tahu aku bahagia sekali kita bisa menikah, tenang saja aku tidak akan kasar saat melakukannya. Kamu boleh mengigit ku nanti kalau sakit. Aku tidak bisa menunggu lebih lama sayang "
Lucas dengan perlahan memberikan kecupan-kecupan kecil pada Kat. Kat juga akhirnya pasrah juga. Mau bagaimana lagi Lucas adalah suaminya dirinya harus memberikan apa yang menjadi hak suaminya.
...----------------...
"Kenapa bisa kalian ada disini, kenapa Lucas bisa melukan ini pada kalian berdua " tanya Riyan menatap kedua anaknya.
Sedangkan Lisa dia masih menangis melihat anak laki-lakinya sudah tak mempunyai tangan, bahkan dirinya masih berfikir kalau semua ini hanyalah mimpi bukan kenyataan.
Chelsea yang diam dipojokan hanya menatap ayahnya itu, masih takut mengungkap semuanya. Kalau sampai tahu pasti akan gawat.
__ADS_1
"Ga tahu kita tiba-tiba dibawa kesini ayah. Pasti ini ulah Kat, mungkin Kat mau balas dendam sama keluarga kita, karena dulu kita pernah jahat sama dia, apalagi dia udah punya suami yang kaya pasti dia bisa melakukan apa saja "
Riyan diam, dia menatap anak laki-lakinya "Jelaskan Dimas apa yang terjadi "
"Seperti yang ka Chelsea jelaskan, memang seperti itu keadaannya kami langsung dibawa kemari oleh Lucas itu. Bahkan aku sempat dia pukuli. Sudah aku bilangkan jangan pernah datang kemari. Hidup kitu sudah nyaman tampa Kat"
"Jaga ucapan mu dimana, dia itu adalah kakakmu jangan gegabah meskipun kalian berbeda ibu tetap saja kalian itu bersaudara ingat itu jangan pernah lupakan itu"
"Aku akan menceritakan semuanya "
Riyan langsung menatap pada orang yang bersuara tadi "Tapi ada syaratnya "
"Apa itu "
"Kalian tidak boleh makan selama 1 Minggu bagaimana maka aku akan memberitahu semuanya"
"Jangan ayah, kita bisa mati jangan biarkan itu "teriak Chelsea
"Aku tunggu waktu 4 jam, ingat 4 jam, aku akan kembali lagi nanti "
"Jangan ayah tolong "
__ADS_1
Riyan hanya menatap Chelsea sekilas lalu membelakangi anak perempuannya itu. Apa yang harus dirinya pilih.