Psychopath 2

Psychopath 2
Bab 256 Malu jangan bicara itu


__ADS_3

Ayu dan Alex hari ini sudah pulang. Mereka berdua langsung beristirahat di Rumah belakang, memang Alex juga sudah memutuskan tinggal di sini saja karena sama saja di sini juga nyaman.


Alex menatap Ayu yang tertidur dengan lalap sekali. Alex tahu pasti Ayu begitu sangat kelelahan apalagi perjalanan sangat jauh sekali Alex mengusap perut Ayu dengan perlahan.


Alex pergi ke arah tempat kerjanya sudah banyak pekerjaan yang Alex tinggalkan. Tapi mau bagaimana lagi tidak mungkin harus meninggalkan istrinya pergi sendiri untuk pulang. Alex tak akan mengizinkannya juga


Alex yang mulai tak fokus untuk mengerjakan semua kerjaan ini, menutup laptopnya. Alex rasannya ingin tidur dengan istrinya. Alex membaringkan tubuhnya disamping sang istri.


Alex menatap wajah istrinya yang begitu cantik sekali. Entah kenapa Alex menjadi sangat tergila-gila dengan istrinya ini. Wajah Ayu makin hari makin cantik apa karena efek hamil ?


Alex mengelus pipi istrinya dengan lembut sekali bahkan sangat pelan tapi istrinya itu terbangun. Alex menarik tangannya dan tersenyum pada Ayu.


Alex mencium hidup kecil Ayu lalu beralih mencium keningnya juga. Ayu yang baru bangun tentu saja kaget apa ini semua mimpi. Ayu mengerjap kan matannya.


"Tidurlah, maaf aku mengganggumu sayang "


Alex merapatkan tubuhnya pada Ayu dan memeluknya dengan erat. Di sinilah Ayu baru sadar kalau ini nyata ini bukanlah mimpi, Alex lembut padannya sungguh membuat Ayu terpesona.


...----------------...


Kat sedang duduk bersandar dengan kaki yang ada di paha suaminya. Entah kenapa kaki Kat akhir-akhir ini selalu saja pegal. Untung saja suaminya selalu siap untuk memijat kakinya, mau siang malam pasti suaminya akan siaga.


Beruntung sekali Kat mendapatkan suami seperti Lucas. Memang pada awalnya Kat tidak mau dan sangat takut sekali dengan Lucas tapi saat Kat mencoba menerima semuanya sekarang ternyata indah sekali.


Apalagi suaminya juga sudah tak pernah memukulnya lagi, apalagi selingkuh dari semenjak mereka menikah suaminya ini tak pernah selingkuh, begitu bahagianya hidup Kat ini.


Apalagi sekarang sedang marak laki-laki yang selingkuh dan perempuan juga sama saja yang selingkuh. Sungguh miris rasanya Kat melihat itu semua. Kenapa juga mereka tidak bisa setia pada satu pasangannya. Memangnya akan bermasalah kalau misalnya setia pada satu pasangan, padahal itu sangat menyenangkan sekali sangat membuat bahagia.


"Sayang hari ini kamu mau makan apa, aku lihat selera makan kamu makin menurun. Jangan seperti itu sayang kamu harus tetap makan"


"Emm, aku hanya ingin makan buah-buahan dan juga sayur bayam sudah itu saja "

__ADS_1


"Kamu yakin yang lain mungkin kamu ingin sesuatu"


"Aku benar-benar yakin hari ini aku ingin makan itu saja"


Akhirnya Lucas hanya bisa mengikuti kemauan istrinya saja. Kalau misalnya nanti debat bisa-bisa Lucas nanti diusir dari dalam kamar dan tidak diperbolehkan tidur di sini.


"Apakah masih pegal sayang kakinya, ada lagi yang ingin dipijat"


"Sekarang kepalaku rasanya sakit sekali bisa kamu pijat sekalian"


"Tentu sayang ayo ke sini berbaring di sini"


Kat langsung melakukan apa yang suaminya katakan. Kat segera berbaring dipangkuan suaminya yang tampan ini. Sungguh suaminya ini sangat tampan sekali, sampai-sampai Kat tak rela kalau suaminya pergi keluar rumah sendirian. Takut para cabe-cabean menggoda suami tampannya ini.


"Sayang kamu ga akan pernah berpaling dari aku kan " tanya Kat sambil menatap wajah suaminya.


Lucas menundukan kepalanya "Tentu saja mana mungkin aku berpaling darimu, aku ini sudah tua sayang meskipun masih muda aku tidak akan pernah melakukan itu, kapan sih aku selingkuh darimu. Bahkan aku membebaskan mu untuk membuka ponselku, laptopku semuanya aku tidak pernah memarahi kamu atau membatasi mu dalam melakukan apapun"


"Hemm, iya juga aku hanya sedang takut saja "


"Sudah mendingan, baiklah aku tunggu disini tak apa "


"Tentu saja sayang, tak masalah. Tunggu ya aku akan ambil dulu "


Lucas membantu istrinya untuk bangun, Lucas pergi kelantai bawah dan menyuruh pelayan untuk mengupas macam-macam buah-buahan dan nanti membuatkan sayur bayam seperti yang istrinya mau.


Tanpa banyak bicara lagi setelah semuanya selesai Lucas naik kembali kelantai atas. Membawa buah-buahan segera itu.


Lucas langsung menyuapi istrinya. Rasanya Lucas bahagia sekali menikmati masa tuanya bersama sang istrinya seperti ini.


Apalagi saat Lucas mencoba untuk melepaskan ke obsesiannya untuk membunuh seseorang, rasanya plong dan juga menyenangkan Lucas juga sampai berobat dan untungnya istrinya selalu menemaninya, tidak pernah istrinya itu absen untuk tidak menemaninya.

__ADS_1


"Sayang tempat yang kamu suka dimana saat bersamaku "


Kat menepuk pangkuan suaminya "Aku suka disini, aku suka dipeluk olehmu hangat sekali "


"Hanya itu saja sayang "


"Ya itu saja, memangnya apa lagi "


"Ya misalnya kamu suka duduk di pangkuanku karena kamu bisa bermain kuda-kudaan dengan ku "


Kat memukul tangan suaminya "Hey perkataan mu itu. Kamu tidak sadar umur Lucas kita ini sudah sangat tua, kita ini akan segera mempunyai cucu"


"Iya kenapa kalau kita punya cucu, aku masih kuat kok melakukannya aku masih bugar, memang umur kita saja yang tua tapi untuk masalah ranjang aku masih kuat sayang. Aku masih bisa melakukannya beberapa kali. Bahkan kalau mau sampai pagi pun aku masih kuat mau coba sayang "


"Jangan mulai Lucas, baru saja kamu melakukannya kan. Aku lelah jangan sekarang, aku ingin istirahat dulu"


"Baiklah sayang, aku tidak akan memulainya tapi nanti malam bagaimana sayang siap kan "


"Lucas, kamu ini tidak ada lelahnya "


"Aku tidak akan lelah sayang, apalagi dalam urusan memuaskan istriku. Aku akan selalu ketagihan "


"Sudah ah jangan bicarakan itu aku jadi malu, kamu tidak lihat wajahku yang seperti tomat sudah merah sekali"


"Kenapa malu sayang, kita sudah menikah lama loh, masa iya kamu malu. Tak usah malu denganku sayang"


"Tetap saja malu"


Kat mengambil buah semangka yang sudah dipotong-potong tentunya, lalu menyuapkannya ke mulut suaminya itu agar tidak terus berbicara yang mesum-mesum.


"Sudah lebih baik kamu makan saja, daripada terus berbicara yang aneh-aneh kamu ini ya kakek-kakek tua yang mesum"

__ADS_1


Saat Lucas akan menjawab Kat kembali memasukan buah melon ke mulut suaminya. Rasannya tak malu sendiri kalau sudah membicarakan tentang kegiatannya di ranjang.


Meskipun mereka sudah hidup bersama-sama lama, tetap saja rasannya malu saja. Wajah Kat selalu memerah kalau membicarakan hal seperti itu. Tapi suaminya sangat suka sekali.


__ADS_2