
Badan Kat langsung diangkat, bahkan selimut masih melekat ditubuhnya. Kat menyembunyikan wajahnya di dada laki-laki itu.
"Bawa manusia brengsek itu, siksa dia sampai tidak bisa melakukan apa-apa, potong tangannya juga. Satu lagi bawa kakaknya juga "
"Baik Tuan "
"Lucas "
Lucas menundukan kepalanya dan menatap Kat yang menatapnya dengan berlinang air mata "Terimakasih"
Lucas tersenyum dan menganggukan kepalanya, tak bisa dirinya ini marah pada Kat. Ini adalah kelalaian karena membiarkan Kat pergi dengan Kakak tirinya.
"Kamu sekarang aman, kamu sekarang sadarkan hanya aku yang bisa melindungi kamu " cup Lucas mencium kening Kat cukup lama.
Kat hanya bisa menganggukan kepalanya dan menyembunyikan kembali kepalanya, Kalau saja Lucas tidak datang mungkin semua sudah hancur hidupnya sudah hancur berkeping-keping.
...----------------...
Lucas yang melihat Kat tertidur menarik selimutnya sampai dadanya, setelah tadi Lucas menganti pakain Kat akan lebih nyaman.
__ADS_1
Lucas yang mendapatkan telfon dari anak buahnya segera keluar dari kamar "Bagaimana "
"Saya sudah melakukan apa yang tuan inginkan, tangan laki-laki itu sudah dipotong dengan keadaan sadar. Bahkan dia sekarang sedang kesakitan dan juga menangis "
"Bagus jangan obati dia, biarkan saja seperti itu. Untuk kakaknya botaki rambutnya terserah kalian mau melakukan apa pada perempuan itu. Aku akan datang saat pernikahan ku sudah selesai "
"Baik tuan "
Lucas mematikan sambungannya sepihak, Lucas masuk keruangan kerjanya untuk membereskan beberapa berkas yang belum dirinya tandatangani.
...----------------...
"Tolong ampun jangan lakukan apa-apa padaku, tolong jangan sentuh aku "jerit Chelsea.
Laki-laki itu mengambil gunting dan memotong rambut Chelsea dengan asal, kepala Chelsea sudah tak diam, dia terus saja bergerak.
Sampai-sampai gunting itu melukai kulit kepalanya "Tolong jangan kamu apa-apakan aku, tolong maafkan aku. Aku ingin bertemu dengan Kat. Tolong pertemukan aku dengan Kat, tolong "
"Berisik, kamu jangan terus saja berteriak apa mau mulitmu aku jahit ingat kata-kataku tak pernah bohong "
__ADS_1
Setelah selesai memotong rambut itu sampai tak karuan, laki-laki itu menatap Chelsea dengan intens "Cantik, bagaimana jika kamu tidak mengunakan pakaian pasti akan menyenangkan "
Benar saja tanpa berbicara untuk kedua kalinya laki-laki itu menelanjangi Chelsea "Shut diam cantik kalau kamu terus menangis akan hilang cantiknya "
"Akhh aku tidak peduli "
Chelsea benar-benar ditelanjangi, laki-laki itu tertawa lalu memangil teman-temannya yang lain. Chelsea mencoba untuk menutup tubuhnya agar tak terlihat oleh mereka.
Namun mereka malah melempari Chelsea dengan telur yang mereka bawa, bahkan ada juga yang menyiram Chelsea"Hahaha cantik jangan ditutupi "
"Biadab kalian, tak punya hati kalian semua. Aku akan membalas kalian semua "
"Hahaha membalas dengan apa, kamu punya apa. Lihat saja tuan kami datang kamu akan habis. Ingat tuan kami itu sangat buas kamu tak akan selamat darinya "
Chelsea langsung ditinggalkan oleh mereka semua, setelah puas melihat wajah Chelsea yang ketakutan. Chelsea meringkukan tubuhnya.
Tubuhnya sudah sangat mengigil, tubuhnya kedinginan. Tapi tempatnya ini basah dan bau sekali. Chelsea meraih pakainya dan membentangkannya untuk menutupi tubuhnya.
Chelsea menangis dengan sejadi-jadinya tak pernah memikirkan ini semua akan terjadi pada dirinya "Tolong aku siapa saja tolong aku. Katherine maafkan kakakmu ini, aku minta maaf Katherine. Seharusnya aku tidak melakukan ini "
__ADS_1
"Ibu ayah tolong aku, aku sangat ketakutan sekali "
Kat makin mempererat pelukannya pada tubuhnya sendiri. Malu sekali saat ditatap oleh pria-pria tadi harga dirinya jatuh begitu saja.