Psychopath 2

Psychopath 2
Bab 277 malah berpikir lagi seperti itu


__ADS_3

Daniel yang sedang tidur dikagetkan dengan ponselnya yang terus saja berdering. Ada apa ini kenapa mereka menganggu Daniel seperti ini. Daniel harus menjauh dari mereka semua.


"Ada apa kalian ini, aku sedang beristirahat jangan ganggu aku. Istriku dan juga anakku ada disampingku"


"Pak tapi Tamara hilang diam hilang "


"Apa hilang, kenapa bisa tidak mungkin Tamara tiba-tiba pergi begitu saja, pasti salah satu kalian yang melepaskannya, pasti ada yang berkhianat kan denganku"


"Cari Tamara sampai ketemu, aku tidak mau tahu dia harus ketemu. Perempuan itu tak boleh lolos begitu saja. Aku tak mau ya sampai dia berkeliaran lagi "


"Iya pak kami semua sekarang sedang mencarinya, kami sudah berpencar "


"Tentu harus dicari, kalau dia kabur sendiri, dia tidak akan jauh dari tempat, kalau dia sudah tidak ada di situ berarti memang ada yang membantunya awas aja sampai orang itu ketahuan aku akan membunuhnya langsung di tempat"


"Baik Pak ,kami masih mencari Pak"

__ADS_1


Daniel langsung mematikan sambungannya dirinya sungguh aneh kenapa bisa Tamara hilang, dan kabur penjagaan Tamara begitu ketat sekali tapi ini bisa kabur seperti itu.


"Daniel"


Daniel sampai kaget mendengar istrinya. Daniel menatap sangat istrinya yang menghampirinya "Kenapa kamu bangun tidur lagi sayang "


"Ada apa, apa ada pekerjaan kamu bangun dan menjauh dari kami "


"Iya sayang, tapi asisten ku menanyakan sesuatu padaku, aku tak mungkin berbicara dekat anak kita yang ada dia akan bangun kasian kan "


Vio hanya menganggukan kepalanya "Baiklah ayo tidur lagi, ini masih malam dan kamu masih harus tidur "


Daniel membawa istrinya untuk kembali tidur. Daniel tak mau ditanya-tanya lagi nanti akan panjang dan repot hasilnya.


...----------------...

__ADS_1


"Disini Tamara jangan kemana-kemana aku tak bisa membantumu untuk pergi kerumah sakit yang terpenting sekarang kamu sudah keluarkan dari sana"


Tamara menganggukkan kepalanya, Tamara memejamkan matanya "Tapi belikan aku selalu obat, jangan panggil dokter aku takut mereka juga akan jahat dan mereka anak buah Daniel. Kita harus selalu hati-hati tak boleh teledor "


"Hemm, begitu menakutkan Daniel itu. Kamu yakin kita berdua yak akan ketemu olehnya. Aku yakin kalau sampai ketemu kita akan habis olehnya. Atau mungkin kita berdua akan digantung "


"Tak masalah, kalau kita sampai dibunuh olehnya yang terpenting kita sudah pernah kabur darinya dan aku juga lelah kalau terus disana, kamu tahu kan apa saja yang mereka lakukan padaku. Aku sudah tak bisa bertahan kalau aku sekarang masih disana "


"Mentalku mereka hancurkan, masa depanku, semuanya mereka benar-benar biadab. Lihat saja setelah aku pulih aku akan membalas semuanya. Aku juga akan membuat Vio mati "


"Masih saja berfikir seperti itu Tamara kenapa kamu tak berfikir kamu kabur dan jangan sampai bertemu dengan Daniel lagi. Dari pada balas dendam dan akan ketahuan lagi "


"Tak akan bisa, aku tak akan pernah bisa tenang kalau semuanya belum tercapai, aku akan membuat Daniel menyesal karena telah bertemu dengan aku "


"Terserah kamu saja, lebih baik kamu tidur dari pada terus berhayal "

__ADS_1


"Aku tidak berhayal, aku akan lakukan apa yang aku bicarakan. Sudahkan aku tidur saja "


Tamara membenarkan tubuhnya, rasannya enak sekali saat tiduran ditempat tidur seperti ini. Sudah lama Tamara tak tidur seperti ini.


__ADS_2