
"Kenapa kau melakukan itu pada Kat " teriak Ayahku.
Sekarang aku diintrogasi oleh Ayahku sendiri, aku hanya diam saja tak berkata apa-apa.
"Jawab Ayah, Kat sekarang kritis gara-gara kamu Kat kritis "
"Dia sudah mencelakai temanku, dia mengambil mata temanku "
Ayahku malah tertawa mendengar perkataan ku, Ayahku bangkit dan mengangkat tubuhku, kerah pakaian ku dicengkeram oleh Ayahku.
"Kau gila, apakah kau tidak bisa melihat Kat, dia adalah perempuan baik-baik mana mungkin dia mengambil mata temanmu. Kau itu begitu gegabah menuduh Kat tanpa ada bukti. Mana perlihatkan padaku buktinya "
Aku mencoba melepaskan cengkraman tangan Ayah, "Akan aku bawa mata itu, kalau bukan orang rumah yang melakukannya tak mungkin bisa masuk kedalam kamarku"
Aku segera berlari kearah kamarku, mengambil mata yang sudah mengeluarkan bau yang tak sedap. Setelah ada dihadapan Ayahku kembali, aku melemparkannya padaku.
"Mata ini ada dikamar ku, aku yakin ini mata Darwin dan Kat yang melakukannya "
"Apa alasan Kat melakukan ini "
__ADS_1
"Aku tidak tahu "
Aku mencoba untuk menyembunyikan semuanya, aku tak mau Ayah sampai tahu kenapa Kat pernah akan diperkosa oleh Darwin yang ada aku akan habis.
"Lalu kenapa kau menghajar Kat hah, kau saja tak tahu apa alasannya, kau saja tak tahu apa masalah Kat dan Darwin, mana mungkin Kat melakukan ini pakai otak mu ini " Ayahku mendorong kepalaku cukup keras.
"Intinya Kat yang melakukan ini, dia yang telah melakukannya. Kau tak tahu bagaimana anak mu itu"
"Aku tahu apa saja yang Kat lakukan, jadi kau jangan sok tahu. Aku melihat bagaimana perkembangan Kat. Dia tak akan mungkin gegabah seperti itu ataupun seberani itu. Jujur pada Ayah apa yang telah kau lakukan pada Kat "
"Aku tidak melakukan apa-apa "
Ayahku malah menamparku "Apa yang kau lakukan pada Katherine "
Sekarang Ayahku malah menonjok ku. Aku yang kewalahan menahan tenaga Ayah yang begitu kuat hanya bisa pasrah saja.
"Aku akan jujur Ayah aku akan jujur "
Ayahku langsung berhenti menghajar ku, dengan takut aku mengatakan semuanya pada Ayahku.
__ADS_1
"Aku menyuruh Darwin untuk menghancurkan Katherine, aku menyuruh Darwin untuk memperkosa Katherine "
"Kau gila Dimas "
Ayahku menendang perutku "Akh sakit jangan terus sakiti aku "
"Kau bilang jangan sakiti, kau sudah menyakiti hatiku dengan ingin merusak anak perempuan ku, dasar kau anak sialan"
Kembali Ayahku menendang perutku beberapa kali, sekarang dadaku diinjak oleh Ayah.
"Apa yang kau lakukan " teriak Ibuku sambil mencoba menurunkan kaki Ayahku yang masih menginjak dadaku.
Bukannya melonggar injakan kaki Ayahku malah makin berasa, makin membuat aku sesak nafas.
"Turunkan kakimu apakah kau sudah tak waras, dia adalah anak kita, jangan macam-macam ayo lepaskan kakimu ini, jangan seperti ini Riyan "
Ayahku menurunkan kakinya lalu menendang wajahku " Urus anakku dengan baik, dia sudah menyakiti anakku, aku tak akan membiayai lagi dia sekolah, kau bekerjalah untuk membiayai anak sial mu ini. Aku tak sudi mempunyai anak seperti dia "
Ayahku langsung pergi dan ibuku segera membantuku bangkit "Apa yang kau lakukan sampai membuat Ayahmu marah "
__ADS_1
"Aku tak salah, ini semua salah Kat, aku tak pernah salah"
Aku memegang perut dan dadaku yang sakit, begitu sakit sampai aku tak bisa bernafas dengan benar.