Psychopath 2

Psychopath 2
Bab 227 Tidak bisa dibantah


__ADS_3

"Lucas "


"Kenapa sayang "


"Aku sudah membawa perempuan itu, perempuan yang ada di apartemen Alexander. Jadi keputusannya bagaimana apakah kita akan menikahkannya, aku sih inginnya seperti itu menikahkan mereka saja. Aku sudah sangat pusing dengan kelakuan Alex. Aku tidak mau ada perempuan lain lagi yang terluka seperti itu"


"Lalu apa imbalan ku sayang" sambil menarik turunkan alisnya


"Lucas aku sedang serius dengan kamu"


"Aku juga serius sayang. Apa yang akan kamu berikan padaku. Aku akan mengabulkan apapun untukmu itu"


"Apapun untukmu, aku akan memberikannya. Tapi apa keputusanmu untuk anak bungsu kita "


"Baiklah sayang, aku minta nanti malam jatah yang panjang sampai subuh "


"Kamu habisi aku saja "


Lucas malah tertawa mendengar ucapan istrinya itu "Tidak akan, malahan kamu akan keenakan. Ayo aku tak sabar ingin menyelesaikan masalah ini dan berduaan dengan kamu sayang "


Lucas mengandeng tangan istrinya, tak lupa mereka juga memanggil Alex yang tak keluar-keluar dari dalam kamarnya.


Ayu yang melihat keluarga Alex datang makin takut saja. Benarkan tebakan Ayu kalau wajah Ayahnya Alex sama-sama menakutkan. Tak ada bedanya dengan Alex.


"Ma kenapa dia ada disini "


"Emm, kenapa ya. Kamu lupa dengan kesalahan kamu Alex. Jangan pura-pura tak pernah melakukan apa-apa pada Ayu. Mama akan datang kerumah keluarganya Ayu untuk melamarnya untuk kamu "


"Ma, aku ga mau. Aku belum siap nikah "

__ADS_1


"Diam Alex jika kamu belum siap menikah kenapa kamu harus merusak Ayu. Ayah sudah bilangkan kalau kamu masih ingin bebas, jangan pernah kamu merusak seorang perempuan. Ayah sudah pernah mewanti-wanti kamu beberapa kali "


Alex dengan pasrah langsung duduk, Alex menatap Ayu dengan tatapan yang tajam. Kenapa sih harus sampai dibawa kemari Ayu. Seharusnya Alex dari awal melenyapkan Ayu saja. Perempuan ini malah membawa masalah dalam hidupnya.


"Om, sebaiknya aku tak menikah dengan Alex saja" ucap Ayu tiba-tiba.


Lucas yang duduk disamping istrinya langsung mengerutkan keningnya saat mendengar ucap Ayu"Kenapa, kamu ini perempuan seharusnya meminta pertanggung jawaban malah pasrah seperti ini. Memangnya kamu ga takut nanti dengan orang tua kamu, lalu bagaimana kalau hamil. Apa kamu ingin menelantarkan cucuku nantinya "


Ayu yang ditanya seperti itu jadi serba salah, Ayu benar-benar takut sekali. Disini Ayu merasa sendirian. Ayu harus bagaimana. Ayu tidak mau kalau sampai nanti tidak bahagia. Lihat saja Alex saja menolakkan untuk menikah dengannya.


"Aku aku takut "


"Aya yang kamu takutkan. Alex melukaimu "


Alex yang sedang duduk santai langsung menegakan badannya. Kalau Ayahnya tahu habislah Alex. Mungkin saja Alex bisa digantung.


"Itu bisa menyusul. Kamu memangnya tidak mau Alex bertanggung jawab ?"


"Emm, aku aku "


"Sudah sayang, jangan tanya terus Ayu. Biarkan Ayu untuk memikirkan semuanya dulu. Ayo Ayu sayang istirahat dulu "


Kat membawa Ayu pergi dari hadapan kedua laki-laki itu. Kat tahu Ayu begitu tegang ditanya oleh suaminya. Apalagi dengan Alex yang menatapnya seperti itu.


"Alex Ayah tak suka dengan kamu yang tidak bertanggung jawab seperti ini. Seharusnya kamu tahu dengan apa yang kamu lakukan berarti kamu harus bertanggung jawab. Kamu jangan mau enaknya saja. Perempuan itu bukan untuk dipermainkan, mereka itu untuk disayangi dan juga dijaga. Jangan mentang-mentang kamu punya uang kamu jadi seenaknya Alex. Ayah tak pernah mengajarkan itu "


Alex menegakan tubuhnya. Kalau sudah berbicara seperti ini Alex jadi takut. Ayahnya itu berbicara biasa-biasa saja tapi bisa membuat Alex takut juga. Lihatlah tatapannya itu begitu tajam seperti akan mengeluarkan pedang saja.


"Aku belum mau menikah Ayah "

__ADS_1


"Ya, aku bosan mendengar jawaban mu yang itu. Kalau kamu tidak mau menikah, belum siap menikah lalu kenapa kamu melecehkan para perempuan itu Alex. Ini bukan perempuan pertama ya yang kamu lecehkan. kamu seharusnya bisa menjaga nafsu kamu itu. Kalau belum siap menikah maka jangan melakukan *** bebas "


"Aku minta maaf Ayah "


"Memangnya dengan kata maaf semuanya akan baik-baik saja Alex tentu saja tidak. Kamu sudah menghancurkan banyak hati perempuan. Kamu telah melukai orang tua mereka juga dengan kamu yang tidak bertanggung jawab. Sekarang Ayah minta kamu tanggung jawab dengan apa yang kamu lakukan. Kamu harus menikah dengan Ayu. Kamu juga harus mulai mencintai Ayu, jangan sampai Ayah melihat ada luka lagi ditubunya. Ayah ingin kamu bisa memperlakukan Ayu dengan sangat baik"


"Ayah dan Mama akan datang kerumah Ayu. Awas saja kalau kamu mengecewakan Mama dan Ayah dengan kabur dari rumah"


"Baik Ayah aku akan mengikuti kemauan Ayah. Tapi tolong jangan buru-buru menikahnya "


"Jangan buru-buru, lalu kamu tidak berfikir saat melakukannya. Kenapa kamu buru-buru sampai tak memikirkan konsekuensinya. Ayah sungguh tak habis fikir dengan kamu ini. Besok kita kerumah Ayu dan membicarakan pernikahan kamu berdua. Setuju atau tidak kamu harus mengikutinya Alex"


Alex hanya bisa menghembuskan nafasnya saja. Sudahlah habis hidupnya ini. Tak akan ada gunanya juga membantah Ayahnya yang ada malah dirinya dihabisi oleh Ayahnya.


...----------------...


"Kamu istirahat saja dulu ya. Jangan banyak fikiran Tante yakin Alex akan mencintaimu "


"Tapi aku tak mau menikah dengan Alex Tante, aku takut sekali "


"Kamu mau tahu tidak, dulu juga Tante tak mencintai Ayahnya Alex. Bahkan Ayahnya Alex lebih parah darinya. Tante juga dulu sering disakiti, tapi lambat laun tante bisa mencintai Ayah Alex dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Ayah Alex bisa berubah bahkan sekarang sangat berbeda sekali. Jadi kamu jangan takut kalau Alex tak akan berubah pasti dia akan berubah. Kamu hanya perlu mengambil hatinya dan kamu nanti bisa membuat Alex tunduk padamu "


"Ayo berbaringlah, kunci saja pintunya kalau kamu takut Alex masuk. Pokoknya jangan pernah takut. Tante tak akan membiarkan kamu disakiti oleh Alex. Jadi kamu tidak usah ragu, ini demi masa depan kamu. Tante minta maaf atas nama Alex karena telah membuat kamu harus kehilangan sesuatu yang kamu jaga"


Ayu menjadi merasa tak enak, saat Mamanya Alex malah minta maaf padanya. Seharusnya anaknya yang minta maaf bukan Mamanya.


"Tante keluar dulu ya. Kamu istirahat kalau butuh apa-apa nanti kamu panggil saja pelayan ya "


Kat bergegas keluar dari dalam kamar. Kat ingin memberi Ayu ruang dulu. Kat tak akan melepaskan Ayu begitu saja. Apalagi anaknya sudah berbuat salah pada Ayu. Kat tak akan menghancurkan hidup anak perempuan orang lain dengan mendukung Alex yang tak mau bertanggung jawab. Mau sesayang apapun Kat pada Alex tapi kalau sudah membuat salah maka dia harus bertanggung jawab.

__ADS_1


__ADS_2