Psychopath 2

Psychopath 2
Bab 64 Hadiah spesial


__ADS_3

"Abang ini tak salah kau membunuh orang dengan cepat, ini begitu menjijikan aku tak mau membereskannya bang "


Aku melihat kearah Nabil yang masuk "Ya sudah tak masalah, bawakan Hadian untuk pacarku. Ada didalam kulkas "


Aku memasukan tubuh-tubuh yang suda tak bernyawa ini kedalam karung, mungkin aku akan membuangnya di suatu tempat.


"Abang apakah kau gila, ini kepala apa kau akan memberikannya pada Katherine "


"Tentu, itu hadiah dariku bawa itu "


"Baik bang "


Nabil sudah pergi meninggalkanku. Sedangkan aku memanggul karung itu dan akan segera aku buang saat nanti pulang.


Saat aku masuk kedalam mobil Nabil menutup hidungnya "Aku tak kuat bang makannya tutup hidung "


"Ya aku tahu, "


Aku segera menjalankan mobilku, sesekali aku melihat kiri kanan siapa tahu ada Kat kan. Saat sudah ada ditempat sepi aku memberhentikan mobilku.


Kubawa karung itu dan aku buang sembarang. Kita lihat apakah aku akan ketahuan dan dipenjara. Aku ingin merasakan dikejar-kejar.

__ADS_1


"Kenapa dibuang disana bang bagaimana kalau ada yang mengetahuinya "


"Sudah tak masalah, tak akan ada yang tahu "


"Jadi kita mau cari Kat atau pulang bang "


"Kita pulang dulu saja. Nanti besok kita akan cari Kat lagi "


"Apa mungkin Kat pulang kerumahnya bang "


"Bisa saja dia pulang kerumahnya. Nanti aku akan mengeceknya "


"Hemm, ya bang "


Aku yang sudah sampai dirumah segera membawa kepala itu ke kamarku. Memasukan kedalam kulkas yang ada di kamarku.


"Bang "


Saat mendengar ada yang mengetuk pintu kamarku, aku segera keluar dan ternyata itu mamih.


"Bagaimana apakah Kat ketemu "

__ADS_1


"Belum Mih, aku masih cari Kat. Aku besok akan pulang dan aku yakin Kat sudah pulang kerumahnya"


"Apakah kau bisa hubungi keluarganya dan tanyakan apa Kat sudah ada dirumahnya "


Aku diam, Mamih pasti tak tenang. Aku tidak mungkin menghubungi Chelsea. Aku memegang bahu Mamihku "Mih aku ga punya nomor keluarganya. Aku yakin Kat udah pulang ke rumahnya. Nanti aku akan cek besok pagi-pagi banget aku pulang ke sana dan aku cek langsung ke rumahnya. Setelah itu aku akan kasih tahu Mami ya"


"Tapi kalau Kat ga pulang kerumahnya gimana, Mamih ga mau kehilangan Kat lagi "


"Aku akan cari sampai ketemu. Aku saja sekarang bisa temuin dia kan maka ga akan sulit buat aku temuin dia lagi. Mami bisa tenang lebih baik Mami sekarang tidur dan istirahat. Jangan terus mikirin Katherine. Nanti aku langsung hubungi Mami dan aku fotoin Katherine atau mungkin Mami bisa langsung bicara nanti sama Kat "


"Bener ya, kamu jangan sampai lalai lagi. Kalau ada masalah apapun dengarkan dulu penjelasan Katherine jangan ambil kesimpulan sepihak seperti tadi"


"Iya aku salah Mih, aku akan minta maaf pada Kat dan akan sekalu mendengarkan apa kata-katanya dulu"


"Baiklah, Abang juga segera tidur ya. Istirahat besok pagi kan akan pergi lagi "


"Iya mih Abang akan tidur sekarang. Mamih jangan nangis terus ya. Abang ga bisa lihat mamih nangis terus kayak gini "


"Iya sayang "


Setelah mamih pergi aku langsung menutup pintu dan membuang pakaianku yang penuh darah untung saja tadi sempat ganti pakaian kalau tidak masalahnya akan panjang.

__ADS_1


Satu lagi papih juga akan marah besar dan memasukan ku kembali ketempat itu. Aku tak suka tempat itu.


__ADS_2