Psychopath 2

Psychopath 2
Bab 38 aku yakin punya Darwin


__ADS_3

"Siapa sih pagi-pagi nelfon "


Aku menggapai ponselku dan mengangkatnya " Hallo "


"Hallo Dimas bisa kamu kerumah sakit "


Aku yang kaget mendengar suara Mamanya Darwin segera menatap ponselku, tapi ini nomor Darwin ada apa ini.


"Ada masalah apa Tante"


"Kamu ke rumah sakit saja dulu ya Darwin ada kecelakaan"


"Apa Darwin kecelakaan "


"Iya kamu kesini ya, Tante tunggu "


"Baik Tante "

__ADS_1


Aku segera mematikan sambungan. Aku berlari ke arah kamar mandi. Aku tidak mandi aku hanya sikat gigi, cuci muka dan segera mengganti baju. Kecelakaan apa Darwin kenapa bisa terjadi. Saat aku akan mengambil tasku ada sesuatu yang mencolok di meja mainanku waktu kecil, seperti bola mata tapi merah-merah. Aku tak merasa punya mainan itu.


Aku yang penasaran segera menghampiri apa yang aku lihat itu. Aku pegang ada darahnya. Aku langsung berteriak histeris melihat kalau itu memang mata beneran. Itu mata siapa kenapa tiba-tiba di kamarku ada mata.


Pintu kamarku terbuka ternyata itu ibu yang datang, Ibu mendekatiku yang terduduk lemas.


"Ada apa Dimas kamu mengagetkan Ibu saya"


"Itu Bu ada mata, ada mata manusia tapi Dimas ga tahu, Dimas ga tahu apa-apa tiba-tiba ada mata itu di meja mainan.


"Kenapa tiba-tiba ada mata di sini, apa kau melakukan kejahatan Dimas" marah Ibuku.


"Mana mungkin Bu, mana mungkin Dimas melakukan kejahatan. Dimas juga tidak tahu tiba-tiba ada mata di sana. Dimas kira hanya mainan saja tapi saat dipegang itu mata beneran apa yang harus Dimas lakukan Bu"


"Buang saja mata itu"


"Tapi aku takut Bu, aku takut ada yang melihatnya"

__ADS_1


"Kalau kau akan terus membiarkan mata itu di sana Ibu tidak mau masuk ke kamarmu lagi, kalau ada mata itu"


"Aku harus pergi dulu ke rumah sakit, biarkan mata itu seperti itu Bu. Jangan diapa-apakan"


"Baiklah baik lah "


Ibuku keluar terlebih dahulu, aku yang sudah mulai kuat segera bangkit dan menatap mata itu dengan jeli. Ada sebuah kertas di bawahnya. Tapi sepertinya sudah terlumuri darah.


Aku yang penasaran segera menarik kertas itu, saat aku buka memang ada sebuah catatan.


Bagaimana permainanmu berhasil membuat orang lain menderita tidak ? Kau lihat inilah permainanku, nikmati apa yang aku lakukan. Kau menyuruh temanmu untuk melukai orang lain maka aku sudah membalaskan luka itu dengan mengambil mata temanmu. Selanjutnya kalau kau macam-macam lagi mungkin kau yang akan aku incar. Jadi jangan main-main denganku ingat itu aku mengawasi mu di manapun kau berada. Simpan saja itu mata temanmu siapa tahu bisa kau jadikan pajangan di kamarmu. Banyak mainan juga di kamarmu, itu akan lebih estetik lagi saat ada mata di sekitar mainanmu yang banyak agar mata itu selalu bisa menatapmu.


"Darwin ! "


Setelah membaca surat itu, aku yakin ini mata Darwin aku meremas surat itu dan melemparnya begitu saja. Aku harus menemui Darwin tapi siapa yang telah melakukan ini, apa Katherine ?


Darwin pernah bermasalah dengan Katherine, biar aku temui Katherine nanti setelah pulang dari rumah sakit ternyata selama ini Kat adalah Psikopat.

__ADS_1


__ADS_2