
Ayu begitu takut saat didatangi ke apartemen Alex oleh orang-orang berbadan besar dan membawanya masuk kedalam sebuah mobil mewah.
"Tolong kamu mau membawa aku kemana "
Tak ada jawaban. Ayu begitu takut sekali. Kenapa tiba-tiba ada yang membawanya sepertinya ini apa ini ulah Alex. Apakah Alex ingin membunuhnya.
"Tolong lepaskan aku, aku minta maaf. Aku ingin pulang "
"Diamlah jangan berisik"
"Ya makannya jawab akan dibawa kemana aku ini. Jangan macam-macam ya. Aku tidak mau dibawa seperti ini "
"Nanti juga tahu sendiri akan dibawa kemana "
Tiba-tiba saja mobil berhenti, dan gerbang besar dibuka. Ayu yang penasaran menatap rumah besar itu. Ini rumah siapa kenapa begitu besar sekali.
"Turun "
Ayu dengan patuh langsung turun. Tangannya ditarik masuk. Ayu terpukau dengan rumah ini begitu besar dan cantik. Ayu sering melihat rumah-rumah besar seperti ini, tapi baru pertama kali Ayu masuk ke dalamnya.
__ADS_1
"Ayu selamat datang "
Ayu menatap suara itu, ternyata itu Mamanya Alex, jadi ini rumah Alex. ternyata Alex sekaya ini. Ayu jadi takut. Kalau tiba-tiba dirinya dibunuh disini.
"Kemarilah jangan takut, aku tak akan melakukan apa-apa "
Ayu dengan perlahan mendekati Mamanya Alex. Ayu langsung dibawa duduk di sofa yang empuk sekali. Ayu tak berani melihat-lihat lagi.
"Jangan menundukan wajahnya seperti itu"
Ayu tersenyum dan mengangguk canggung. Benar-benar canggung sekali. Takut sekali rasannya. Takut kalau Mamanya ini sama saja seperti Alex pertama baik lalu tiba-tiba menjadi berubah.
"Tante, dimana Daniel aku sudah mencarinya, tapi dia tak bisa dihubungi aku butuh tandatangannya"
Setelah menyalimi Kat, Sela mengerutkan keningnya "Ini Tante siapa " saking sudah akrabnya Sela tak ragu lagi untuk bertanya.
"Ini Ayu, calon istrinya Alex "
"Oh Alex, dasar anak kecil itu sudah mau mendahului saja. Ya sudah Tante aku kekamar Daniel dulu "
__ADS_1
"Iya sayang, sekalian nanti sarapan disini "
"Tentu Tante "
Sela bergegas naik kelantai 2, Ayu menatap perempuan itu. Cantik sekali dan pakainya begitu modis sekali.
"Ini Alex yang melakukannya "
Ayu yang tersadar menarik lengan pakainnya yang sempat tersingkap. "Jangan tutupi jujur saja padaku. Aku tak akan melakukan apa-apa sama kamu "
"Iya Alex yang melakukannya. Karena aku mencoba kabur dan akhirnya begitu Tante Alex mencambukku mengunakan ikat pinggan dan satu lagi, dia juga menyayat pahaku dan banyak lagi "
Kat menghembuskan nafasnya, memang pasti akan ada salah satunya yang sama seperti suaminya. Kat harus bicara nanti dengan anaknya Alex itu. Jangan sampai Ayu mengalami penyiksaan lagi.
"Tolong Tante jangan nikahkan aku dengan Alex "
"Kenapa, Alex sudah menodai kamu "
"Aku tidak mau menikah dengan Alex sekarang saja dia sudah berani memukulku, melukaiku bagaimana nanti kalau sudah menikah. Aku tidak akan pernah bisa dan orang tuaku juga tidak akan merestuinya lebih baik tante bantu lepaskan aku saja aku juga mempunyai orang tua tante"
__ADS_1
"Akan Tante diskusikan dahulu dengan suami ku. Aku tak bisa mengambil keputusan begitu saja. Nanti suamiku akan berbicara dengan kamu. Tidak usah takut "
Ayu binggung, kenapa jadi bawa ayahnya Alex. Pasti akan menyeramkan seperti Alex. Kenapa Mamanya Alex bisa betah seperti ini. Tapi kalau dilihat-lihat Mama Alex sepertinya sangat bahagia. Dia begitu cantik di usianya yang tidak muda lagi.