Psychopath 2

Psychopath 2
Bab 122 Rencana baru apa ?


__ADS_3

Chelsea yang lebih leluasa mengecek kamar Kat, bahkan dia membuka semua lemari yang ada disana"Dimana sih kok ga ada sih "


Chelsea terus saja mondar-mandir mencari berkas yang sangat ingin dirinya dapatkan "Gue tahu Kat ga akan pernah kasihin itu semua, maka gue harus berjuang sendirian "


"Aduh dimana sih, kok ga ada sialan, apa Kat sengaja menyembunyikannya "


Chelsea mondar mandir kembali melihat kamar Kat yang sudah dirinya geledah semuanya, tapi nyatanya tidak ada.


"Apa dia menyembunyikannya disuatu tempat tapi dimana, Kat tidak boleh bahagia dia tidak boleh menjadi orang kaya, dia hanya boleh menjadi pesuruh ku saja "


Chelsea yang kesal segera keluar saja dari kamar Kat, tenang kamar itu tidak berantakan sama sekali. Dirinya akan selalu berhati untuk melakukan hal apapun itu.


Chelsea mengeluarkan ponselnya dan menelfon seseorang "Ada apa sih Kak"


"Ga ketemu, ga tahu disembunyikan dimana. Dia kayaknya udah curiga deh "


"Kakak yakin ga nemuin itu, coba cek lagi yang bener deh. Siapa tahu nyelip"


"Beneran ga ada. Punya ide lagi ga buat jatuhin Kat, kayaknya yang ini akan gagal total, punya ide yang lain yang lebih bagus dari ini "


"Gini aja kalau Kakak ga bisa rebut hartanya rebut aja calon suaminya. Banyak cara buat ngejatuhin Kat di depan calon suami itu, gampang aku bisa bantu Kakak. Sekarang aku akan nyusul ke sana tapi aku ga akan tinggal di sana nanti aku beritahu lagi rencana yang sudah aku simpan sejak lama ini. Aku ingin membalaskan semua yang telah Kat lakukan padaku"


"Baiklah kakak tunggu kedatanganmu, jangan lama awas saja kalau idemu itu tidak bagus, kakak tidak akan mau mengikuti lagi ide mu"


"Pasti bagus dan ini akan menguntungkan Kakak, kakak akan sangat bangga nanti memili adik sepertiku ini"


"Baiklah "


Chelsea mematikan sambungan telfonnya, dia duduk bersantai, andai saja Lucas mencintainya mungkin dirinya tak perlu lelah-lelah merebutnya dari Katherine.


Hidupnya pasti akan terjamin, dirinya akan menjadi nyonya rumah, apapun yang diinginkan akan terpenuhi semuanya. Tak sabar rasannya menunggu ide dari Dimas.


...----------------...


"Kat lebih baik kamu menghinap saja disini, mamih akan bicara pada Lucas "


"Tapi mih "

__ADS_1


"Udah tenang aja, sana masuk kamar istirahat nanti mamih yang akan bicara sama Lucas dia pasti ngerti kok "


"Yaudah deh mih, aku kekamar Daisy dulu ya "


"Iya sayang "


Kat langsung saja berlari kekamar Daisy tak lupa Kat juga mengetuk pintu. "Kat kamu datang kemari. Aku tidak menyangka kamu bisa datang ke sini, kakakku tidak ada bersamamu kan, kamu pasti menginapkan di sini kalau kamu sudah menikah mungkin kamu akan di bawa jauh sama kakakku itu" sambil menarik tangan Kat masuk kedalam kamarnya.


"Kau nginep, kan aku kuliah sama kamu masa aku dibawa jauh sih "


"Ya habis dia aja udah beli rumah dan mau pisah aja dari sini. Padahal kan beli rumah yang deketan aja malah yang jauh"


"Mungkin biar ada tempat mudik "


"Kamu ini ada-ada saja. Eh ya kamu kemarin ga datang ya pas nikahnya Adiba, penuh banget drama"


"Dia jadi nikah ? "


"Iya jadi dong, dia bener-bener nikah. Bahkan saat akan ijab kabul dia mau kabur tapi untungnya didepan udah dijaga jadi dia ga bisa kabur "


"Hemm, bagus deh kalau gitu. Tapi dia ga marah-marahkan waktu ditangkap "


"Dia udah Hamil "


"Ga tahu aku, mungkin udah makannya papih menikahnya dengan Toni "


"Terus dia dimana sekarang "


"Di boyong sama suaminya, dia dibawa kerumah suaminya tapi aku ga tahu dimana. Karena langsung dibawa"


"Yaudah kita hanya perlu doain saja. Semoga saja pernikahan mereka langgeng dan tidak ada pertengkaran"


"Iya ya semoga saja "


...----------------...


Chelsea yang sendirian dirumah melihat keluar rumah, kenapa Katherine dari tadi dia tak ada, apa dia kabur untuk membatalkan pernikahannya bagus sih.

__ADS_1


Dirinya kan bisa menggantikannya, ya semoga saja benar Kat pergi dan dirinya yang akan menjadi pengantin nantinya.


Chelsea yang melihat Lucas pulang langsung menghampirinya "Kat dari tadi tidak pulang apakah kamu tahu dimana dia "


"Tidak "


"Kemana dia, apakah kamu tidak khawatir dengan calon istri mu itu bagaimana kalau di kabur. Jangan sampai kamu kehilangannya "


Lucas masih saja diam, dia melangkah kakinya kembali kelantai dua "Lucas " panggil Chelsea


Tapi Lucas sama sekali tak memberhentikan langkahnya dia terus saja berjalan, rasanya tak penting berbicara dengan perempuan itu.


Setelah menutup pintu kamarnya Lucas menelfon Kat "Hallo sayang, kamu lebih baik menginap saja disana"


"Iya aku akan menginap Lucas disana, kapan lagi aku bisa disini menghabiskan waktu bersama Daisy "


"Baiklah, jangan kemana-kemana ingat aku selalu mengawasimu. Kemanapun kamu pergi aku akan tahu"


"Iya aku mengerti, aku tahu Matak mata-mata yang kamu tempatkan untuk mengawasiku. Ya sudah aku mau menonton film dulu. Apakah ada yang ingin kamu bicarakan lagi "


"Jauhi Chelsea "


"Alasanya apa ? "


"Kamu tahu jawaban dari pertanyaanmu itu. Ingat Kat jangan pura-pura bodoh aku tahu kamu pintar jangan mengelabui aku dengan kepolosan mu itu "


"Hemm, aku memang tidak tahu jawabannya, kalau kamu tidak mau memberitahunya ya sudah aku tidak masalah. Aku matikan dulu"


Kat mematikan sambungan itu sepihak. Kat mendekati Daisy dan juga Aruna yang sudah menunggunya didepan televisi.


"Jadi kita akan menonton apa Kat " tanya Aruna.


"Aku terserah kalian saja, menurut kalian film apa yang bagus. Aku pasti akan menontonya tanpa banyak protes "


"Hemm, apa ya "


Aruna mencari-cari film yang seru disebuah aplikas"Ini saja ya, sepertinya akan seru"

__ADS_1


Mereka bertiga segera mendekat dan membentakan selimut untuk menutupi tubuh mereka. Jadi yang terlihat tinggal kepala saja..


__ADS_2