Psychopath 2

Psychopath 2
Bab 93 Baru 3 orang


__ADS_3

"Gimana gimana enak ga main sama Daisy, kalau gue diajak pasti gue mau, kenapa sih ga bilang-bilang "


"Enak gimana dianya tidur, tapi ya kita satu persatu gitu pakai dia mulus lah perawan lagi. Gila kan si Devon ngasih pacarnya yang perawan sama kita buat dipakai bareng-bareng, parah banget kan. Kalau gue jadi Devon mending gue pake sendiri aja ngapain bagi-bagi"


"Hah kenapa bisa si Devon kayak gitu, emang dia ga sayang sama si Daisy, dia kan cantik, orang kaya lagi"


"Ga tahu gue juga, udahlah mending kita senang senang aja. Eh Devon kemana ya dia ga ada kemana dia "


"Lo ga nonton berita ya Devon mati udah mati, dia itu mati dengan misterius gila alat kelaminnya sampai ga ada "


"Mati, kapan matinya dia. Ke!napa bisa kayak gitu ya"


"Ga tahu pokoknya parah banget, gue juga ga nyangka sih bakal kejadian kayak gini "


"Apa ini ulah Daisy, mungkin dia pengen balas dendam gitu "


"Ga mungkin lah ini ulah Daisy dia aja perempuan biasa-biasa. Ga mungkin dia bunuh Devon, udah ah jangan aneh-aneh "


"Terus siapa dong yang lakuin ini kalau bukan dia"


"Mana gue tahu udah ayo gabung sama teman-teman yang lain udah nunggu kasian mereka ah "


Mereka yang tadi asik mengobrol langsung bergabung dengan teman-temannya. Di sana ada 6 orang laki-laki dan 5 orang perempuan, mereka sengaja membawa seorang perempuan untuk mereka pakai lumayan kan gratis fikir mereka.


Salah satu laki-laki dari mereka itu ada yang tidak ikut-ikutan melakukan pelecehan pada Daisy, mereka yang sedang berpesta tiba-tiba dikagetkan dengan suara ketukan pintu yang begitu terburu-buru.


Tok tok tok


Semua langsung diam hening lalu saling tatap "Siapa itu " ucap Agus


"Memang ada lagi yang diundang gitu, kok tiba-tiba ada yang ketuk pintu "jawab Laila yang ada di samping Burhan.

__ADS_1


"Engga deh "


Kembali pintu digedor tok tok tok, Burhan mencoba untuk berani dia berjalan ke arah pintu dan membuka pintunya tapi kosong tidak ada orang sama sekali. Berarti yang tadi mengetuk pintu siapa masa hantu ga mungkin kan hantu "


"Kosong ga ada orang kok "Burhan melihat ke arah teman-temannya yang masih takut.


"Akhh "tiba-tiba saja perempuan-perempuan itu berteriak.


Lantas Burhan dengan cepat menutup pintu dan melihat ke arah teriakan itu, ternyata Salsa yang datang. Emang ini anak bikin kaget aja.


"Ngagetin aja sih Salsa, ketuk pintu kayak gitu. Terus tiba-tiba masuk lewat mana coba "


"Yaelah kayak gitu aja takut, padahal kan cuman pengen mainin kalian aja. Lagi pesta nih seru pasti ya. Kenapa coba kalian semua tinggalin aku, padahal aku pengen ikut kenapa kayak gitu coba "


"Ya habisnya lama packing aja sampai berjam-jam, dandan aja berjam-jam juga "celetuk Sabila


"Udahlah udah mending sekarang kita pesta. Kita pesta sepuasnya oke. Gue udah beli alkohol banyak pokoknya cemilan dan yang lainnya. Kita pesta sekarang semalaman kita rayakan keberhasilan gue ini nih berlima yang udah dapetin kenikmatan dari seorang Daisy. Orang konglomerat yang sama sekali engga tarik kita ke polisi enak banget kan jadi kita. Udah dapet enak tapi ga di hukum "


"Ga mungkin lah, kalau iya mau balas dendam kenapa ga dari sekarang aja kan, kakaknya juga ga pernah muncul. Udahlah mending kita bersenang-senang saja menikmati semuanya "


Mereka akhirnya berpasang-pasangan, mereka minum alkohol makan cemilan dan yang lainnya. Bahkan mereka tak segan untuk melakukan hal yang tidak senonoh. Seperti sudah memang terbiasa mereka melakukan itu.


Sedangkan di luar Lucas yang sudah datang dari tadi memantau keadaan di dalam rumah. Mereka sedang berpesta semua orang itu sedang berpesta. Banyak sekali ada 12 orang.


Apakah perlu dirinya menghabisi semuanya tapi sepertinya itu akan sangat menyenangkan bila dirinya menghabisi semua orang yang ada di sana. Apalagi mereka sudah berani mengolok-ngolok adiknya.


Lihat saja apa yang akan dirinya lakukan pada mereka semua. Tak akan ada yang selamat mereka akan habis ditangannya mereka tidak akan bisa selamat. Ingat itu tak akan ada yang selamat satu pun.


Mereka semua yang sudah sempoyongan naik kelantai atas, sedangkan Lucas yang dari tadi menunggu langsung masuk dengan kunci cadangan yang sudah dirinya buat. Sudah dirinya siapkan semuanya.


Dengan langkah yang tidak ada suaranya Lucas masuk ke kamar itu satu persatu dan mengambil ponsel mereka semuanya. Tidak ada yang tersisa semua ponsel dibawa oleh Lucas.

__ADS_1


Setelah itu Lucas menghancurkan ponsel itu semua, membuat mobil semua mogok agar mereka tidak bisa lari kemana-mana dan hanya dirinya saja yang bisa menangkap mereka dan membunuh mereka.


Tiba-tiba ada yang bangun seorang perempuan,saat akan mengambil ponselnya tak ada, dia mencari ke segala arah.


"Mana ya ponselku"


Perempuan itu turun kebawah dan mencari ponselnya, saat baru saja menginjaknya kakinya dilantai paling bawah perutnya sakit.


"Akhh tolo_"


Lucas langsung membekap perempuan itu dan menggusurnya, perutnya sudah berdarah. Lucas mendudukkannya dan masih membekap mulutnya lalu menancapkan pisau itu beberapa kali diperut perempuan itu.


"Lemah "


Lucas yang memang ingin membereskan semuanya sekarang naik lagi kelantai atas, mencari mangsa-mangsanya yang lain..


Saat baru saja masuk kedalam kamar yang paling ujung, malah melihat orang yang sedang melakukan hubungan suami istri.


Lucas yang jijik melihat perzinahan itu mengambil pedang yang sudah dirinya asah tadi diluar sambil menunggu mereka, lalu menancapkannya kearah tubuh mereka. Sampai bolong kebawah perut laki-lakinya.


Tapi mereka masih hidup Lucas menendang tubuh mereka berdua dan mengeluarkan garam lalu menaburkannya ketubuh mereka.


"Aakhh tolong, tolong kau siapa tolong "


"Berisik, kau tidak mengenal wajahku, coba kau lihat baik-baik wajahku mirip dengan siapa, tebaklah "


Laki-laki yang ada dibawah dan memang masih hidup langsung memelotkan matanya "Daisy "


"Benar, siap-siap untuk menyusul temanmu Devon selamat tinggal "


Lucas mencabut pedang itu dan langsung memenggal kepala mereka berdua tanpa banyak bicara lagi, sudah muak dirinya dengan laki-laki itu. Laki laki yang sudah membuat hidup adiknya kacau.

__ADS_1


Meskipun perempuannya tak salah, tetap saja dirinya muak saat ada yang melakukan hal tak senonoh seperti ini menjijikan sekali.


__ADS_2