Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
101


__ADS_3

Tak berselang lama datang seseorang yang diantar langsung oleh Elizabeth ke hadapan Stuart


"Selamat siang tuan kenalkan dia adalah profesor Dina sahabat dokter Restu dan juga dokter kandungan terbaik." ucap Elizabeth yang memperkenalkan dokter dini


Stuart yang tadinya membelakangi kedua orang tersebut langsung mengembalikan badannya tampak dini langsung terpukul melihat ketampangan Stuart tapi dia berusaha menutupinya


Stuart melihat dokter dina dari atas sampai bawah tanpa senyuman apapun lalu mengakat salah satu jaringan sebagai kode hanya mengangkat jarinya membuat Elizabeth langsung mengerti baik Tuan baca Elizabeth langsung mempersilahkan dini keluar dari ruangan tersebut


Setelah kepergian dina Stuart langsung bergegas ke dalam kamar mandi dia langsung memuntahkan semua yang ada di dalam perutnya entah kenapa melihat profesor dina dia sangat mual pada biasanya dia masih bisa bertahan jika melihat seorang wanita tapi dia merasa sangat tidak tahan saat melihat profesor dina

__ADS_1


Setelah puas memuntahkan isi perutnya kembali ke kamarnya di mana Kikan sedang terlelap mencium kening istrinya lalu berpindah ke perut istrinya


Elizabeth yang kini sedang duduk di kursi kebesarannya dengan Dina yang berada di hadapannya "sesuai dengan apa yang aku sampaikan kau tidak boleh terlalu dekat dengan Tuan Stuart kalau ingin berbicara dengannya cukup katakan padaku dan saat pemeriksaan nyonya kau tidak boleh mendekati Tuan Stuart dengan alasan apapun dan ingat sebelum memberikan apapun pada nyonya kau harus memberitahu kepadaku." ucap Elizabeth


Sebenarnya Dina bingung dengan semua apa yang dikatakan oleh Elizabeth tapi mau tidak mau dia harus menyetujui semua yang dikatakan oleh Elizabeth Karena dia sudah mendatangani kontrak sebelumnya bahwa akan menyetujui semua syarat yang akan diajukan oleh pihak yang bersangkutan yaitu pihak tuan Stuart


"Baikalah aku mengerti bisakah aku kembali ke apartemen aku ingin berbicara dengan dokter Restu." ucap profesor Dina


"Aku penasaran Sebenarnya apa yang terjadi sampai kalian ikut memasukkan ku ke dalam masalah ini untuk memeriksa seorang wanita hamil tapi sampai saat ini aku belum melihat wanita tersebut." ucap profesor dina sambil melihat ke arah dokter Restu dan dokter Amir

__ADS_1


"Karena kau tidak bisa langsung memeriksanya untuk saat ini semua ada prosedurnya besok baru kau bisa memeriksa keadaannya kami hanya ingin tahu bagaimana perkembangan janin yang ada dalam tubuh nyonya pasalnya setelah pemberian penawar oleh dokter Amir aku takutnya itu akan mempengaruhi janin yang ada di dalam kandungannya nyonya." ucap dokter Restu


"Apakah pria yang baru aku temui tadi adalah suami wanita tersebut." tanya profesor Dina


Sontak saja mendengar pertanyaan Dina memuat membuat Amir dan restu saling pandang "kau jangan berbuat macam-macam tuan Stuart tak suka jika ada seseorang yang mengganggu dirinya apalagi mengganggu nyonya muda Kau harus tahu batasan." ucap dokter Restu memperingati pasalnya sahabatnya ini sangatlah pintar itulah mengapa dia sudah menjadi profesor di usia muda tapi sangat keras kepala dan egois


Profesor Dina memutar bola matanya jengah mendengar perkataan Restu "tapi kan tetap saja dia adalah seorang pria buktinya saja istrinya bisa hamil." ucap enteng profesor Dina


Kau tak mengenal karakter Tuan Stuart jadi sebaiknya kau jangan mencoba untuk melakukan hal yang bisa membahayakan dirimu kami sudah bekerja di sini selama satu bulan dan kami sampai sekarang belum tahu mengenai sifat tuan Stuart tapi kami bisa pastikan dia adalah orang yang tak bisa kau sentuh dengan mudah dan itu bisa membahayakan kita semua." ucap dokter amir.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2