
"Aku yakin dia berada di kota ini karena kota ini adalah kota impiannya sejak dulu dia selalu ingin ke kota ini untuk memulai hidup baru dan mencari nafkah di sini." ucap Narti
"Terserah kalian saja aku hanya mengatakan pendapat ku karena sudah dua Minggu dan hasilnya masih tidak ada." ucap Surti
"Kami pasti akan menemukan Kikan apapun yang terjadi dia harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada Leni ." ucap narti
"Terserah saja hanya saja kau tau kan kita tinggal di kota pengeluaran banyak apalagi bahan kebutuhan pokok naik jadi aku harap kamu bisa mengerti." ucap Surti
"Astaga mbak kami baru dua Minggu di rumah ini dan makan juga hanya nasi, ikan dan sayur tak seberapa ." ucap Narti seenaknya
"Hanya kau bilang kau pikir semua itu tidak pakai duit apa, apalagi makan tiga kali sehari dan bahkan sepeserpun kau tak pernah membeli apapun ." ucap Surti
__ADS_1
"Sehari paling hanya seratus ribu mbak belanja kan setiap bulan juga mbak di kasih lima juta untuk belanja." ucap Narti tak tau malu
"Enak bener kau berkata seperti itu apa kau tau sejak kau datang aku belanja seratus lima puluh ribu setiap hari belum lagi untuk bayar listrik dan air, kau sih enak hanya tau tinggal dan makan secara gratis di sini tapi aku yang putar otak untuk bayar semua itu." ucap Surti dengan nada kesal pada adiknya yang menurutnya sangat pelit
Astaga mbak gak usah perhitungan seperti itu aku kan adikmu sendiri masa hanya gara-gara uang belanja jadi ribut, kalau mas Tejo belum juga bertemu Kikan aku sama mas Tejo nanti cari kos-kosan." ucap Narti sambil melepaskan apa yang dia kerjakan lalu kembali ke dalam kamarnya
"Dasar tak tau diri sudah di kasih tinggal gratis tapi masih juga sok-sok kau pikir mudah hidup di kota." umpat Narti yang kesal melanjutkan memasak untuk makan siang
Tejo masuk langsung ke kamar melihat Narti yang sedang membereskan pakain Mereka lalu memasukan ke dalam tas
"Ada apa kenapa kau sudah merapikan semua barang-barang kita." tanya Tejo saat sudah duduk di kasur
__ADS_1
"Kita akan pergi dari sini dan mencari kontrakan aku tersinggung dengan mbak Surti yang menyinggung masalah pengeluaran rumah tangga dan mengatakan aku tak pernah berbelanja apapun di dalam rumah ." ucap narti dengan kesal
"Tapi memang benar kita tak pernah berbelanja sejak kita tinggal di rumah ini lagipula Kenapa kau tidak memberikan sebagian uang yang kita miliki kepada mbak Surti untuk berbelanja aku rasa itu uang yang cukup besar dan kita masih memiliki sedikit sisanya untuk di tabung."ucap Tejo
"Seharusnya Mas itu cari kerja bukan malah menyalahkan aku coba sejak datang kesini mas mencari pekerjaan sambil mencari kikan bukankah itu bagus untuk menambahkan pendapatan kita." ucap Narti
"Jadi kita akan keluar dari rumah mbak Surti dan mencari kos-kosan." ucap Tejo
"Iya Mas aku tidak mau harga diriku diinjak-injak Mbak Surti hanya gara-gara masalah sepele seperti ini lagi pula kan aku adiknya dan kau adik iparnya Apa susahnya sih hanya menanggung makan kita selama dua minggu dia harus berbicara seperti itu Aku kan jadi marah." ucap Narti masih tak tahu diri
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1