Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
492


__ADS_3

Mobil pun melaju tapi menurut kedua orang yang ada di jok depan mobil itu sangat lambat tapi tidak menurut kedua orang yang berada di jok belakang mobil itu terlalu cepat sampai ke kediaman keluarga huges tampak intan kagum melihat kediaman keluarga huges apalagi saat pintu gerbang di buka dan mobil masuk ke dalam pekarangan yang sangat luas kini mobil sudah di depan pintu Darmanto dan yuli bergegas turun meninggalkan dokter intan dan komandan yang akan mengantarkan dokter intan ke apartemen miliknya


"Tutup mulutmu dan lap airmu itu kaya kau tak pernah melihat kediaman mewah saja." ucap komandan


Dokter intan yang tadi sedang menikmati pemandangan langsung mengalihkan pandangannya ke arah komandan "diam kau kanebo tua suka sekali mengganggu kesenangan orang lain sudah jadilah sopir yang baik dan laksanakan tugasmu untuk mengantarkan aku ke apartemen." ucap dokter intan dengan wajah kesal


Komandan Kemudian melajukan mobilnya keluar dari pekarangan kediaman keluarga huges tapi setelah dia melewati pagar dan berjalan beberapa meter tiba-tiba saja komandan langsung menancap gas membuat dokter intan langsung panik di dalam mobil apalagi komandan membawa mobil tersebut seperti orang gila membuat dokter intan semakin cemas "Apa yang kau lakukan Kenapa kau membawa mobil seperti itu hentikan mobilnya Aku ingin naik taksi saja kau bisa membunuhku dengan caramu membawa mobil." ucap dokter intan sementara itu komandan Tak bergeming tetap saja tancap gas seperti jalan adalah area balap untuknya

__ADS_1


"Jika kau tak menghentikan mobil ini maka aku akan melompat keluar." ancam dokter intan, tiba komandan merem mendadak mobil tersebut membuat dokter intan tersungkur ke depan hingga keningnya sedikit tersentuh oleh dasbor mobil


"Silahkan turun." ucap komandan santai, dasar kanebo tua kering berani-beraninya kau melakukan hal ini padaku jika sampai aku mati aku akan menghantui dirimu awas kau aku akan melaporkan apa yang kau lakukan apalagi kau menurunkan aku di jalan kau akan terima akibatnya." ucap dokter intan


"Hai nona kau ini Apa kau sudah buta ini adalah parkiran apartemenmu sendiri bagaimana bisa kau mengatakan bahwa aku menurunkanmu di jalan, Iya betul aku menirukan mu di jalan tapi di jalan di depan kediamanmu makanya jadi perempuan itu matanya dipakai Jangan mulutnya terus yang dipakai." ucap komandan


Sementara itu di sebuah markas tepatnya di sebuah ruangan medias tampak beberapa orang pemuda terbaring lemah entah apa yang terjadi seperti mereka mengalami cedera yang parah

__ADS_1


Sementara itu di markas di mana seorang kakek tua sedang duduk di kursi kebesaranya sedang menatap beberapa orang pemuda yang sedang berdiri di hadapannya


"Ketua mereka adalah murid-murid yang lolos dalam ujian yang kita ada kan." ucap seorang pria yang berada di samping para pemuda


Kekek tua yang berada di kursi kebesaranya melihat satu persatu pria muda yang ada di hadapannya " hanya ini kenapa sedikit sekali dan mereka tampak sangat dewasa tak seperti anak remaja usia 15-17 tahun." ucap kakek tua tersebut sambil terus menatap ke arah pemuda yang ada di hadapannya.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2