Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
66


__ADS_3

"Tapi tuan Kenapa perjanjian ini sangat banyak bolehkah aku membacanya sedikit." ucap kikan yang masih merasa janggal dengan berkas yang begitu banyak yang harus ditandatangani


"Jadi kau tak percaya padaku aku Tak akan menipumu Aku ini orang yang jujur bahkan aku ragu padamu Apa kau menipuku apa tidak sekarang tandatangani atau kau akan berakhir di kantor polisi." ancam Stuart


Dengan terpaksa dan di bawah ancaman Kikan akhirnya menandatangani semua berkas-berkas yang ada di depan matanya Stuart tersenyum penuh arti saat melihat kikan telah menandatangani dokumen yang dia siapakan


"Baiklah kini kau telah siap dengan konsekuensi yang akan kau hadapi setelah menandatangani semua berkas yang telah aku bawa ini sekarang lakukan kegiatan seperti biasa dan ingat mulai saat ini kau menjadi pengawal sekaligus pelayan pribadiku jadi kau harus siap 1 x 24 jam untuk berada disisiku dan ingat ini adalah rahasia kita berdua tak boleh di ketahui oleh siapapun dan jika sampai ketahuan kau harus menanggung resikonya." ucap Stuart lalu berlalu pergi dari kamar tersebut menuju ke kamarnya untuk menyimpan berkas-berkas tersebut ke dalam berangkas rahasia miliknya


Sementara kikan setelah kepergian Stuart dari kamarnya langsung merosot ke lantai seperti tubuhnya Tak bertulang sungguh dia tidak tahu harus melakukan apa entah musibah apa lagi ya akan dihadapi selanjutnya setelah tuan mudanya mengetahui siapa dia sebenarnya

__ADS_1


Sementara Stuart yang telah tiba di dalam kamarnya dan berada tepat di hadapan brangkas miliknya dengan hati girang mencium semua berkas yang tadi kita tangani oleh Kikan lalu menyimpannya ke dalam brankas menguncinya lalu melanjutkan tidurnya yang tertunda karena bangun di waktu yang kurang tepat dia memutuskan untuk kembali tidur karena jam masih jam setengah lima Subuh


Sementara Kikan seperti biasa sholat subuh terlebih dahulu lalu keluar untuk masakan makanan sesuai dengan apa yang di inginkan oleh Stuart ikan ke dapur khusus di mana dia selalu menyediakan makanan yang akan dimasak di sana


Setelah memasak dan menata di atas meja kikan Langsung kembali ke atas untuk membangunkan Stuart seperti biasa tapi kali ini perasan Kikan berbeda ada rasa takut dan cemas karena Tuan mudanya sudah mengetahui identitas aslinya


Kikan baru saja akan mengetuk pintu tapi pintu kamar sudah terbuka tampak Stuart keluar dengan wajah segar


"Tak usah melayani ku makan sekarang bersiap-siaplah karena kau akan ikut bersamaku di kantor seperti yang sudah aku katakan kau akan menjadi pengawal pribadi ku mulai hari ini seraya melangkah turun ke bawah menuju ruang makan

__ADS_1


Sementara Bima dan profesor Hori sudah berada di meja makan sedari tadi untuk menunggu Stuart


Bima melihat Stuart yang turun dari tangga dengan wajah yang segar bugar tidak seperti hari-hari yang lalu wajah tampak kusam dengan lingkaran mata hitam dan wajah lesu


Stuart langsung duduk di kursi di mana biasa dia duduk sedangkan Bima terus menatap kearah Stuart tanpa bergeming dia sangat yakin pasti ada yang terjadi tadi malam


"Selamat pagi tuan muda sepertinya tuan muda sedang bahagia." ucap profesor Hori


"Selamat pagi profesor Hori aku hanya merasa senang saja karena tidurku kali ini sangat lelap dan beban pikiranku selama ini sudah hilang." ucap ambigu Stuart

__ADS_1


Mendengar hal itu membuat Bima semakin yakin bahwa ada sesuatu yang terjadi tadi malam yang membuat Stuart bahagia pagi ini


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2