Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
446


__ADS_3

Sementara itu di sebuah markas tampak Bima yang sudah berada di ruang rapat sedang memeriksa beberapa email yang dikirim oleh orang suruhannya tak berselang lama mobil stuart dan Darmanto sudah terparkir sempurna di depan markas tampak stuart keluar dari mobil diikuti oleh Darmanto di belakangnya tampak para pengawal dan penjaga langsung membungkuk hormat begitu melihat stuart, stuart langsung melangkahkan kakinya menuju ruang rapat di mana Bima sudah menunggu


Tampak pintu ruangan dibuka oleh penjaga tua langsung masuk ke dalam disusul oleh Darmanto dan komandan serta bawahan yang lain Bima melihat kesana kemari seolah-olah mencari sesuatu di belakang stuart di mana asisten setia mu itu ." tanya Bima sedikit penasaran pasalnya asisten Stuart selalu ada di sisi stuart di manapun stuart berada selain di kamarnya


"Ada apa kau mencari asistenku Dia sedang melakukan tugas yang penting sehingga tak bisa menemaniku di sini Baiklah mari semua kita duduk." ucap stuart

__ADS_1


Baiklah ini adalah data organisasi kakek tua itu dan orang-orang kepercayaannya serta identitas murid yang baru mereka rekrut." ucap Bima sambil Asistennya memberikan beberapa laporan pada masing-masing orang yang berada di ruang tersebut yang terdiri dari Stuart, Darmanto, komandan,Yuda dan D yang entah berada di bagian mana yang jelas dia berada di dalam ruangan tersebut


Maaf tuan ini sisa laporannya seperti jumlah orang yang ada di sini kurang satu orang sesuai perintah anda aku membuat 7 laporan rahasia karena jumlah orang yang hadir 6 ." ucap sang asisten baru Bima yang belum mengetahui tentan D karena asisten baru Bima adalah seorang yang bekerja di perusahaan belum pernah turun lapangan


"Sepertinya laporan yang aku taruh di atas meja di bangku kosong tadi jatuh ke bawah sebaiknya aku mengambilnya." ucap sang asisten mencoba berpikir positif

__ADS_1


"Sudahlah kau tak perlu mencari laporan tadi pemiliknya sudah mengambilnya." ucap Bima santai membuat sang asisten ketar-ketir di buatnya "ngeri sekali ruangan ini apakah ada hantunya tiba-tiba laporan menghilang begitu saja dan tuan Bima mengatakan Sudahlah tak perlu mencari laporan itu lagi apakah mereka memelihara sesuatu yang tak terlihat." pikir sang asisten baru dengan segala pemikiran negatifnya


"Baiklah silahkan kalian membuka laporan yang ada di tangan kalian, kalian akan tahu apa yang dilakukan oleh kakek tua itu dan apa-apa saja rencananya sepertinya dia sedang bersenang-senang karena berpikir telah berhasil melukai keluarga huges dan akan dengan mudah menyerang kita." ucap Bima sambil mengawasi Darmanto yang berada dihadapannya .


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2