Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
442


__ADS_3

Melihat raut wajah Darmanto membuat stuart berpikir bahwa pasti Darmanto sedang memikirkan kemungkinan kakek tua tersebut yang dia maksud


"Ada apa apakah kau memikirkan sesuatu." tanya stuart ingin melihat reaksi Darmanto


Dengan wajah tampak panik Darmanto langsung mengeleng tapi stuart yang sudah mengetahui sifat Darmanto langsung paham


"Aku tahu pasti berpikir tentang dia Aku ingin kau bisa lebih terbuka padaku ingat kau sekarang memiliki keluarga apalagi tidak menutup kemungkinan sebentar lagi Yuli mungkin saja mengandung kau tak inginkan masa lalumu membuatmu menyakiti Yuli dan calon buah hatimu." ucap stuart

__ADS_1


Darmanto yang tadinya mengepalkan tangannya mulai berangsur-angsur tenang saat mendengar nama Yuli apalagi dia juga berpikir bagaimana jika nanti Yuli hamil dan mereka memiliki anak


"Apakah benar dia pelakunya." tanya Darmanto dengan suara yang sedikit bergetar sepertinya kenangan buruk itu telah menyimpan luka yang paling dalam membuatnya sangat terluka sehingga menyebut nama orang tersebut saja merupakan pukulan terberat untuk Darmanto


Stuart bangkit dari kursi kebesarannya lalu menghampiri Darmanto yang nampak sedikit tegang lagi "apakah kau membutuhkan seseorang di sampingmu tanya Stuart untuk memastikan keadaan mental Darmanto yang bisa saja langsung berubah dan itu akan berbahaya untuk Darmanto dan Stuart tidak ingin membuat Darmanto babak belur apa lagi ada Yuli


Darmanto menarik nafas dalam-dalam sesuai dengan apa yang dianjurkan oleh profesor yang menanganinya secara mental dan dia mengingat wajah sang istri Yuli lalu Darmanto menghembuskan nafasnya dan langsung membuka matanya "tidak aku sudah bisa mengendalikan pikiran ku saat ini walaupun sedikit berat." ucap Darmanto

__ADS_1


"Aku sangat bahagia akhirnya kau sembuh juga Baiklah aku akan memberitahumu sesuatu kakek tua itu sudah keluar dari persembunyiannya dan sudah mengumpulkan murid-muridnya mereka membangun sebuah markas dan sudah merekrut pria-pria muda yang usianya di bawah 15 tahun untuk dijadikan murid seperti kau dulu."


Tampak pandangan mata Darmanto kosong entah apa yang terjadi sepertinya setelah Stuart mengatakan pria-pria muda Darmanto kembali mengingat dirinya yang sangat muda yang telah menjadi korban kebiadaban kakek tersebut dan para muridnya sehingga melihat hal itu stuart sedikit kesal pasalnya pandangan kosong Darmanto bisa membuatnya menjadi pribadi yang berbeda jika dia tak bisa menguasai dirinya benar saja tiba-tiba Darmanto langsung bangkit dan menatap tajam ke arah Stuart


"Apa pengobatannya tidak berhasil kenapa dia menjadi pemarah lagi seperti ini Apa aku harus memukulnya lagi hingga dia kembali ke mode yang lama." ucap stuart dalam hati


Tapi ketukan dari pintu dengan suara lembut seorang wanita membuat Darmanto yang tadinya mulai berubah menjadi pribadi menyeramkan kembali kesadarannya tampak Yuli sedang membuka pintu maaf aku membawakan teh dan cemilan untuk kalian." ucap Yuli stuart dan Darmanto langsung menatap Yuli

__ADS_1


Yuli Tersenyum manis karena dia memang sering melihat wajah datar baik Darmanto maupun Stuart sehingga dia tak berpikir ada sesuatu yang terjadi dan Darmanto berangsur-angsur merubah mimik wajahnya saat istrinya tersenyum padanya stuart menghembuskan nafasnya dengan kasar "Untung saja obat ampuhnya datang di waktu yang tepat." ucap Stuart dalam hati melihat mimik wajah Darmanto yang mulai berubah.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2