Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
34


__ADS_3

"Jangan berpikir sembarangan itu bukan aku tapi temanku sebaiknya kau pikirkan saja solusinya siapapun yang aku maksud tapi intinya itu bukan aku tapi temanku." ucap Stuart Masih berusaha membela diri


"Memang apa yang aku pikirkan aku tak memikirkan apapun aku hanya menebak sesuatu." ucap Bima


"Kau jangan berbohong Kau pasti berpikir bahwa itu cerita ku kan itulah mengapa kau melihatku dari atas sampai ke bawah apa kau tak percaya padaku." ucap Stuart


"Kau ini selalu nya berkata sesuka hatimu aku hanya menebak-nebak saja bukan berarti menuduhmu lagi pulang kau memang patut dicurigai karena selama ini kau hanya berdekatan dengan seorang pria dan tak pernah sekalipun berdekatan dengan seorang wanita dan jika kau melihat wanita maka kau akan langsung muntah itulah mengapa aku berpikir bahwa orang yang kau ceritakan adalah dirimu sendiri." ucap Bima


"Kau ini tidak usah banyak berbicara sebaiknya katakan apa yang harus dilakukan oleh pria tersebut agar dia tahu apa sebenarnya yang terjadi ucap Stuart


"Apakah temanmu sering memikirkan pelayannya tersebut." tanya Bima

__ADS_1


"Semenjak kejadian mereka saling bersentuhan dan saling bertatap temanku sering memikirkan pelayan tersebut bahkan dia Sampai tak bisa tidur karena memikirkan pelayan tersebut." ucap Stuart


"Apa yang dirasakan oleh temanmu saat pelayan tersebut menatapnya." tanya Bima


"Jantungnya berdetak kencang dan seperti ada sengatan listrik saat kulit mereka saling bertemu." ucap Stuart


Bima diam mematung saat mendengar ucapan Stuart saat mengatakan bahwa jantungnya berdetak


Mendengar ucapan Bima bahwa dia telah jatuh cinta pada pelayan tersebut membuat Stuart langsung terbelalak dengan spontan berkata mana mungkin saya jatuh cinta pada pelayan tersebut sedangkan banyak yang lebih banyak terong yang lebih baik daripada pelayan tersebut tapi tak ada reaksi apapun dengan yang lain hanya dengan dia aku memiliki reaksi." ucap Stuart keceplosan


Mendengar perkataan Stuart Bima bangkit dan mundur beberapa langkah menjauhi Stuart, melihat Bima langsung menjauhinya "ada apa denganmu kenapa kau langsung menjauh seperti itu." tanya Stuart yang sangat terkejut melihat kelakukan Bima

__ADS_1


" Kau jangan mendekatiku sepertinya kau orang yang tidak normal selama ini aku berpikir kau adalah orang Norman stop jangan pernah mendekatiku ternyata kau penyuka terong dan kau bersikap seolah-olah normal di dekat kami." ucap Bima


"Apa Kau pikir aku tidak normal Apa kau gila jika aku tidak normal Aku sudah lama bermain terong-terongan tapi buktinya Aku juga tak menyukai terong." ucap Stuart


Bima terdiam sesaat dan berpikir memang benar selama ini sikap Stuart normal-normal saja tak pernah macam-macam apalagi sampai menyukai sesama terong tapi penyakit Stuart hanya satu yang menghalanginya yaitu dia selalu muntah saat melihat seorang wanita berada di hadapannya


"Kau yakin bahwa kau normal tidak menyukai sama terong." tanya Bima sambil menatap penuh was-was pada Stuart


Stuart mengehembuska nafasnya kasar inilah yang aku takutkan saat aku akan mengatakannya padamu kau pasti akan berpikir macam-macam tentangku kau sudah lihat tadi aku mengumpulkan beberapa orang penyuka terong dan hasilnya Aku sama sekali tidak bereaksi dengan mereka satupun merasakan sesuatu bahkan Aku Engan melihat mereka ucap Stuart


Bima yang mendengar perkataan Stuart mulai merasa aman apalagi betul apa yang dikatakan oleh Stuart tadi memang dia melihat para penyuka terong tapi tak ada reaksi apapun bahkan Stuart langsung pergi begitu selesai melihat mereka semua.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2