
"Nak sebaiknya kau tanda tangani saja perjanjian ini toh tidak ada yang merugikan bagimu dalam perjanjian ini lagi pula kau mendapatkan keberuntungan pertama kau dapat menikah dengan cepat mendapatkan wanita cantik dan kau tak perlu memikirkan apapun nanti ayah dan ibumu yang membuatkan pesta pernikahan untuk mu." ucap tuan Leo
"Bima melihat ke arah ayahnya dengan tatapan yang sulit di artikan tapi ayah aku bahkan tak pernah melihat putri paman Jack bagaimana bisa aku menikahinya." ucap Bima
Paman Jack dan ayah Leo saling memandang "baikalah aku akan memperlihatkan wajah putriku tapi dengan syarat kau harus tanda tangan perjanjian ini terlebih dahulu untuk membuktikan bahwa kau Memeng siap bertanggung Jawab." ucap Paman Jack
"Apa aku harus tanda tangan terlebih dahulu tapi paman lihatlah semua poin yang ada di dalam perjanjian tersebut tak ada yang berpihak padaku." ucap Bima
"Seharusnya kau merasa beruntung jika kau menikah dengan putriku selain mendapatkan wanita bangsawan cantik kau juga mendapatkan ayah mertua sebaik diriku." ucap Jack memuji diri sendiri
__ADS_1
Ayah Leo menatap sinis pada Jack dia tidak habis pikir kenapa bisa Jack terlihat begitu percaya diri sekali apa dia tidak sadar bahwa Bima sedang dalam mood kesal
Tampak Kikan dan Stuart yang baru dari kamar mereka langsung menuju ruang keluarga di mana ada Oma, ibu Stuart serta Nadia yang sedang menunggu ayah Leo,paman Jack dan Bima yang sedang berada di ruang kerja
"Sayang kau sudah bangun ayo sini duduk di dekat Oma." ucap Oma yang melihat stuart dan Kikan
Kikan tersenyum dan melangkah menuju ke sofa, Nadia menatap bingung pada wanita hamil dan seorang pria tampan yang dia ketahui bernama stuart putra paman Leo yang kata ayahnya tak menyukai wanita tapi Nadia melihat Stuart terus merangkul wanita hamil yang ada di sisinya dan mereka seperti pasangan suami istri yang sedang berjalan ke arah mereka
"Sayang apa kau sudah lapar sebaiknya kau makan saja terlebih dahulu pasti Bima tak akan sempat memasak atau bagaimana kalau stuart saja yang memasak untuk mu." ucap Oma
__ADS_1
Kikan Langsung mentap ke arah stuart dengan tatapan yang sulit di artikan, apa kk stuart pandai memasak aku benar-benar tidak tau Oma aku pikir dia tak bisa membedakan mana bawang merah atau bawang putih." ucap Kikan yang sedikit terkejut mengetahui suaminya pandai memasak
"Astaga benarkah kau tidak tau stuart sangat pandai memasak bahkan bidan belajar darinya." ucap Oma antusias
"Benarkah itu sayang , kalau begitu kenapa kau tak memasak untuk aku dan anak-anak mu agar aku bisa merasakan masakanmu." ucap Kikan dengan senyuman manisnya
Stuart tersenyum apapun untuk mu sayang akan aku lakukan kau tunggu lah aku akan memasak untuk mu." ucap stuart sambil bangkit menuju ke dapur
Sementara Nadia menatap tak percaya apa yang ada di hadapannya dia melihat sendiri bagaimana sosok stuart yang terlihat sangat lembut dan hangat tidak seperti yang di katakan oleh ayahnya seorang pria dingin dan datar seperti manusia batu apalagi sepertinya Stuart begitu mencintai wanita yang sedang duduk di sebelah Oma dan ibu stuart.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya