
Mama Nadia tersenyum mendengar perkataan Paman Jack kedua pengantin paruh baya itu kini tidur sambil berpelukan sementara itu di kamar di badannya dia tanpa kedua pasangan tersebut sedang berdebat di atas ranjang
"Tidak aku tidak mau tidur dengan kakak malam ini aku sedang tak ingin bersama kakak sebaiknya Kakak tidur di luar atau di kamar lain." ucap Nadia
"What pekik Bima Bagaimana bisa kau menyuruhku tidur di tempat lain apa sebenarnya yang terjadi denganmu kenapa kau sangat tak menyukaiku saat dekat denganmu padahal tadi siang kau baik-baik saja." tanya Bima yang tak mengerti isi otak istrinya
"Itu bukan urusan mu keluar dari kamar sekarang juga aku tak ingin melihatmu berada di sekitarku." ucap Nadia
Mendengar perkataan istrinya membuat Bima terbelalak Kenapa istrinya sangat kejam dan tanpa perasaan Apakah sesuatu merasukinya pikir Bima
__ADS_1
"Sayang tunggu sebentar di sini aku akan memanggilkan seseorang untuk membantumu." ucap Bima beranjak keluar dari kamar untuk memanggil seseorang, Nadia tanpa kebingungan melihat Bima yang berlari keluar seperti ada yang dicari tak berselang kemudian Bima tampak masuk kembali dengan seseorang membuat Nadia terkejut pasalnya orang yang diajak oleh Bima seorang pria yang merupakan tukang kebun setau nadi tapi pakaiannya berwarna hitam membuat penampilan pria tersebut seperti seorang dukun bukan tukang kebun
"Parjo itu nyonya sepertinya dia kemasukan hantu kau kan selain tukang kebun juga dukun di kampungmu jadi tolong kau bantu nyonya mengusir hanty yang ada di tubuhnya." ucap Bima , mendengar perkataan Bima membuat Nadia naik pitam Apa yang kau lakukan Apa kau sudah gila mengatakan kalau aku kemasukan hantu dan kau juga Parjo bisa-bisanya kau mengikuti perintah tuhanmu yang gila ini."ucap Nadia
"Gawat tuan sepertinya ini hantu yang berasal dari kebun belakang yang sudah mengenal semua penghuni rumah." ucap Parjo dengan penuh percaya diri
"Sepertinya hantu wanita tuan karena buktinya dia mengenalku." ucap Parjo
"Syukurlah kalau setan perempuan itu membuat aku lega tapi apa maksudmu karena dia mengenalmu." tanya Bima
__ADS_1
"Biasanya kalau pria mereka akan Langsung memukulku karena berpikir aku menggoda hantu wanita saat bekerja sebagai tukang kebun." ucap Parjo
Mendengar perkataan Parjo dan Bima Nadia semakin geram yang tadinya Nadia di atas ranjang langsung turun dan memukul Parjo dan Bima dengan tangan kosong membuat Parjo langsung jatuh tersungkur sedangkan Bima hanya mundur beberapa langkah "kalian berdua itu benar-benar membuat aku kesal aku tak sedang kerasukan aku hanya sedang tak suka melihat kalian keluar kalian berdua dari sini atau aku akan membuat kalian berdua keluar dari rumah ini." ucap Nadia kesal
"Tuan sepertinya , hantu yang ada di tubuh nyonya sangat kuat sebaiknya kita mundur dulu untuk menyusun strategi Setelah itu kita menghadapinya kembali." ucap Parjo
"Parjo sekali lagi kau berkata tentang hantu atau semacamnya aku akan membuatmu menjadi salah satu tanaman di kebun belakang rumah." ucap Nadia kesal sambil mendorong kedua pria tersebut untuk keluar dari kamarnya, begitu Bima dan Parjo keluar dari kamar Nadia langsung mengunci kamar tersebut.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1