
Suasana pagi kini menyapa apartemen milik Stuart tampak suami istri yang sedang berpelukan di dalam kamar tiba-tiba wanita yang berada di pelukan pria tersebut terbangun dengan mata masih tertutup dia merasakan tubuhnya seperti ditindih oleh beban yang berat dia segera berusaha melepaskan Beben tersebut dia belum sadar sepenuhnya sedang berada di mana tak berselang lama kemudian dia mengucek matanya lalu melihat sekelilingnya kemudian melihat ke samping spontan sambil berteriak kikan langsung berteriak "hei...... Apa yang kau lakukan padaku." ucap kikan sambil menendang Stuart membuat Stuart langsung terjatuh dari tempat tidur
"Sayang Apa yang kau lakukan Kenapa kau menendangku." ucap Stuart saat sudah bangkit dari lantai membuat kita langsung terdiam dan melotot penuh tanda tanya saat melihat Stuart berada di depan matanya
"Tuan muda apa yang anda lakukan Kenapa anda melakukan hal ini padaku." ucap Kikan yang belum menyadari bagian perutnya sangat menonjol tapi sesaat kemudian sepertinya dia merasakan pergerakan di perutnya sehingga matanya melihat ke arah perutnya membuat kikan lebih syok dan langsung pingsan seketika
Stuart yang baru menyadari bahwa istrinya telah kembali ke sikap dewasanya langsung melotot apalagi saat melihat kikat tiba-tiba jatuh pingsan Stuart langsung memanggil dokter Restu
Secepat kilat dokter Restu datang ke kamar milik Stuart tok... tok..tok "maaf tuan saya datang memeriksa keadan nyonya." ucap dokter Restu sambil masuk ke dalam kamar sedangkan Stuart seperti biasa dia akan sedikit menjauh dari Kikan jika ada dokter Restu di dekat Kikan
__ADS_1
Dokter Restu melihat dan memeriksa keadaan kikan dan Ternyata semua baik-baik saja bahkan nampaknya tubuh Kikan lebih sehat dari biasanya
"Maaf tuan mudah sepertinya nyonya hanya sedikit shock sehingga menyebabkan nyonya pingsan tapi nyonya Delam keadan sehat sebentar lagi nyonya akan siuman." ucap dokter Restu
"Baiklah sekarang kau boleh keluar." ucap Stuart setelah kepergian dokter Restu Stuart langsung mendekat ke arah Kikan kemudian mengecup seluruh wajah istrinya "sayang aku senang kalau sekarang sehat kembali." ucap Stuart sambil mencium perut istrinya
"Aku sebenarnya ada di mana Kenapa tadi ada tuan stuart apakah aku sedang bermimpi." ucap kikan yang masih belum mengerti dengan sesuatu yang terjadi
Stuart tersenyum geli melihat tingkah istrinya yang menganggap semua hanyalah mimpi sayang apakah kau baik-baik saja tanya sesuatu sambil mendekat ke arah spontan Kikan menoleh mendengar panggilan tersebut "Tuan Stuart apa yang Tuan lakukan di sini." tanya Kikan bingung ke arah Stuart
__ADS_1
"Apa kau ingat saat aku mengajakmu makan malam." tanya Stuart mencoba memancing ingatan kikan saat makan malam pertama mereka beberapa bulan yang lalu
"Aku ingat semalam Tuan mengajakku keluar makan malam bersama di sebuah restoran mewah "Apa yang terjadi semalam aku tiba-tiba merasa kepalaku pusing dan aku tak mengingat apapun lagi setelahnya." ucap Kikan yang berpikir bahwa kejadian tersebut baru semalam
"Stuart menatap ke arah Kikan Apa kau tahu ini bulan dan tanggal berapa." tanya Stuart
"Tentu saja ini adalah ini bulan 01 tanggal 25 tapi Tuan bolehkah aku bertanya hal lain kalau masalah tanggal itu bukan masalah bagiku Aku hanya ingin bertanya apakah aku terkena penyakit langka sehingga membuat perutku besar." tanya Kikan Yang masih memikirkan tentang perutnya yang membesar.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1