Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
174


__ADS_3

"Hantu." ucap Edi sambil berlari menuju kamar miliknya sedangkan Elisabeth langsung melihat ke kiri dan kana serta belakang mencari hantu yang di katakan oleh asisten Edi setelah melihat ke sana kemari Elisabeth langsung menatap bingung


"Hantu mana hantunya ." ucap Elizabeth sambil menoleh ke kanan ke kiri sampai tak sadar Edi sudah berlari sementara itu pelayan yang pingsan di depan pintu sudah diamankan oleh pelayan lainnya walaupun mereka sempat terkejut melihat penampilan Elizabeth tapi untungnya mereka tidak pingsan seperti pelayan yang membuka pintu


Profesor Abdullah yang terlihat sangat shock melihat penampilan Elisabeth yang sangat berbanding terbalik dengan saat siang tadi yang begitu cantik dan mempesona profesor Abdullah hanya bisa menatap tak percaya apa yang ada di hadapannya tampak Elizabeth dengan dandanan menor belum rambutnya berwarna warni dan jangan lupa janggut yang entah dari mana melingkar di bibirnya untung saja profesor Abdullah dulu sempat hidup di jalan jadi dia tidak sampai pingsan atau kabur karena takut melihat Elizabeth


foto Elizabeth


__ADS_1


"Sebaiknya asisten Elizabeth masuk dan duduk terlebih dahulu lalu kita bisa berbicara." ucap sopan profesor Abdullah sambil berjalan menuju sofa ruang tamu miliknya diikuti oleh Elizabeth di belakangnya


Kini profesor Abdullah dan Elizabeth sudah duduk saling berhadapan tampak profesor Abdullah menahan tawanya sambil terus mengalihkan pandangannya dari Elizabeth yang berada di hadapannya


"Baiklah sebenarnya Apa tujuan Anda datang ke kediaman saya malam-malam begini." tanya profesor Abdullah yang pura-pura tidak tahu maksud dan tujuan Elizabeth datang ke kediamannya


"Profesor Abdullah maafkan saya yang datang mengganggu malam-malam begini tapi saya ingin meminta pertanggungjawaban kepada asisten Edi." ucap Elizabeth


"Maaf bertanggung jawab pertanggungjawaban seperti apa yang anda inginkan dari asisten Edi pasalnya saya tidak tahu menahu tentang hubungan antara anda dan asisten Edi." ucap profesor Abdullah

__ADS_1


"Dia sudah melecehkan saya dan saya ingin dia bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan pada saya jadi saya ingin bertemu dengannya." ucap Elizabeth penuh percaya diri


Profesor Abdullah menggaruk kepalanya yang tidak gatal dia bingung harus berkata apa kepada Elizabet


"Bagaimana jika kalian bertemu besok saja di saat aku datang ke apartemen Tuan Bima untuk berbicara dengannya jadi kau dan Edi bisa berbicara berdua ucap profesor Abdullah karena dia yakin asisten Edi tak akan mau menemui Elisabeth dengan dandanan seperti hantu apalagi tadi asisten Edi nampak sangat ketakutan


"Aku bertemu besok tapi kan aku sudah dandan secantik ini untuk demi bisa bertemu dengan asisten Edi tapi kenapa dia berlari dan masuk ke dalam kamar apa ada seseorang yang mengganggunya aku akan menghabisinya jika memang ada seseorang yang mengganggu asisten Edi." ucap Elizabeth


Profesor Abdullah hanya bisa menghabiskan nafasnya dengan kasar mendengar perkataan Elizabeth dia yakin 100% bahwa wanita ini menjalani gangguan mental yang cukup berat sampai-sampai dia tak menyadari bahwa dandanannya bisa membuat seseorang bukan hanya lari tapi juga mati di tempat

__ADS_1


"Tidka dia hanya sedang kurang baik hari ini karena mendengar kabar yang tidak sedap sehingga membuat dirinya merasa sangat frustasi jadi ada baiknya jika anda tak mengganggunya malam ini dan bisa bertemu dengannya besok." ucap profesor Abdullah.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2