
Sontak saja perkataan oma membuat semua orang tertawa terbahak-bahak apalagi Darmanto langsung berlari masuk ke dalam kamar sementara itu Nadia yang melihat hal tersebut sedikit tersenyum simpul entah apa yang dipikiran gadis muda itu membuat Bima yang tak sengaja melihat wajah istrinya menyadari perubahan raut wajah istrinya , Bima langsung memeluk Nadia lalu berbisik di telinganya membuatnya dia tersenyum sumringah
"Baiklah oma, ibu, ayah, ibu mertua, ayah mertua kami akan masuk dulu ke dalam kamar Nadia tampaknya butuh istirahat." ucap Bima semua orang yang tadi melihat perubahan wajah Nadia langsung mengangguk setuju
Stuart juga membawa kikan masuk ke dalam kamar untuk beristirahat dia tak mau istrinya kelelahan
sementara itu di dalam kamar milik Darmanto tampak Darmanto yang baru saja menutup pintu melihat yuli yang sudah berada di atas tempat tidur "sayang kemarin aku ingin tidur sambil memelukmu." ucap Yuli
Darmanto tersenyum secerah mentari melihat kelakukan nakal istrinya apalagi Yuli memakai baju sedikit terbuka membuat Darmanto semakin berpikir liar, Darmanto mulai mendekati ranjang dengan segala fantasinya setelah menonton berbagai macam film yang di kirimkan oleh komandan
__ADS_1
"Pucuk dicinta ulam pun tiba aku pikir dia akan terus kesal saat melihat wajahku ternyata ada berkah Di balik semua itu ucap Darmanto dalam hati
"Sayang kenapa kok lama sekali Ayo cepat naik keranjang aku sudah tidak sabar ingin memelukmu sambil tidur." ucap Yuli
Darmanto lalu tersenyum "tunggu sayang aku akan segera menyusulmu." ucap Darmanto sambil membuka seluruh pakaiannya menyisakan celana kolornya saja, Darmanto langsung masuk ke dalam selimut hendak memulai aksinya tapi tangannya selalu ditepis oleh Yuli mengurungkan niatnya Kini dia memakai cara lain mulai mendengar dan mencium Beberapa titik sensitif Yuli
Darmanto menghembuskan nafasnya kasar mana yang di bawah sudah on tapi apalah daya jika sang istri tidak mau apalagi dia sempat khilaf tidak memikirkan janin yang ada di perut istrinya itu pasti akan berbahaya jika sampai dia bermain terlalu lama dan sedikit kasar
Sementara itu di kamar Bima dan Nadia tampak Nadia yang sudah membersihkan tubuhnya langsung duduk di ranjang sambil menatap ke arah jendela sementara Bima yang barusan selesai membersihkan tubuhnya langsung menghampiri sang istri yang tampak duduk termenung
__ADS_1
"Ada apa sayang apakah kau memikirkan tentang Yuli yang sudah hamil dan kau belum hamil." tanya Bima
"Aku hanya merasa sedikit tidak enak padamu karena kau sudah berusaha tapi aku belum juga memberikan berita Bagus." ucap Nadia
Astaga sayang kau jangan terlalu memikirkan masalah itu kau tahu kan aku tak sedang ingin terburu-buru kau hamil Aku ingin aku masih ingin menikmati bulan madu kita lagi pula anak itu rezeki kita tidak tahu kapan akan datang kita hanya bisa berdoa dan bersabar menikah denganmu menjadi keinginanku dan prioritas utamaku bukanlah anak tapi kebahagiaan dalam rumah tangga kita." ucap Bima
Nadia sangat terharu mendengar ucapan Bima sungguh dia tak menyangka lelaki yang dia nikahi adalah lelaki yang sangat bijaksana "terima kasih sayang aku sangat beruntung mendapatkan pria sepertimu." ucap Nadia .
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1