Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
107


__ADS_3

Ucapan dokter Restu membuat profesor Dina langsung menautkan ke dua alisnya apa se protektif nya itu Stuart menjaga kikan tapi profesor Dina tak percaya dengan ucapan dokter Restu


"Sudahlah kau terlalu berlebihan aku ingin beristirahat ." ucap profesor Restu seraya bangkit lalu masuk ke dalam kamar miliknya


Sedangkan dokter Amir dan dokter Restu hanya menghembuskan nafasnya kasar melihat tingkah laku profesor Dina


"Sebaiknya kita juga beristirahat kita harus mengawasi Dina dia sepertinya sedang merencanakan sesuatu." ucap dokter Restu membuat dokter Amir mengaguk Setuju


Sedangkan di sebuah kamar tampak Bima sangat terkejut mendapatkan telepon singkat dari ayah Stuart membuatnya harapan-harapan cemas apa yang sebenarnya terjadi sehingga pria yang sangat dia hormati itu memanggilnya ke dalam ruang kerjanya

__ADS_1


Bima bergegas keluar dan langsung masuk ke dalam mobilnya, melajukan mobil tersebut menuju rumah utama dimana ayah Stuart sudah menunggu


Sementara itu di sebuah pulau terpencil di tengah laut tampak Angela sedang duduk di bawah pohon sambil menggigil kedinginan dia tak menyangka tak menemukan apapun yang bisa membuatnya hangat sungguh dia tak sanggup lagi berjalan karena sejak tadi siang sampai malam tak ada apapun dalam hutan selain pohon dan rumput bahkan buah-buahan tampak tak ada yang tumbuh membuat Angela sangat bingung karena semua pohon tak memiliki buah atau lebih tepatnya sudah di ambil oleh bawahan Stuart


"Aku sangat lelah tak ada makanan ataupun air di sekitar sini padahal aku sudah berjalan jauh masuk ke hutan." keluh Angela sambil memegangi perutnya yang melilit karna lapar dan haus


Sementara anak buah Stuart yang selalu mengawasi Angela tampak tersenyum sumringah "sepertinya dia akan segera mati." ucap salah satu anak buah Stuart


Setelah keduanya berdiskusi secara alot tentang apa yang akan mereka lakukan selanjutnya untuk membuat Angela tetap hidup sampai besok tiba-tiba salah seorang memberikan ide terbaiknya yang tiba-tiba datang dari belakang mereka

__ADS_1


"Bagaiman kalau kita memberikannya kehangatan dengan begitu dia pasti bisa bertahan sampai pagi." ucap orang tersebut yang membuat ke dua orang yang membelakanginya langsung spontan menoleh ke arah sumber suara setelah melihat siapa yang mengatakan hal tersebut kedua orang itu langsung mengehembuska nafasnya kasar


"Kau saja yang melakukannya aku tak mau menyentuh wanita itu apalagi dia bekas bandot tua itu aku takut dia memiliki penyakit ." ucap salah seorang pria


Mendengar ucapan temanya membuat pria tadi yang memberikan ide begidik ngeri karena merasa perkatan temanya masuk akal apalagi di dalam kapal ternyata banyak tahanan wanita yang sepertinya sudah di jadikan budak **** oleh bandot tua itu apalagi kondisi para wanita tersebut sangat memprihatikan karena mereka kadang di pakai oleh para anak buah si kapten sehingga membuat beberapa orang mati dan di buang ke laut


Aku kan hanya mengeluarkan ide ku." ucap pria tersebut langsung melangkah kembali ke markas mereka


Sementara ke dua orang yang mengawasi Angela hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kepergian teman mereka tersebut

__ADS_1


"Tapi bagaiman kita memberikan buah ini kepadanya." tanya pria tersebut sambil melihat ke arah temannya, setelah berpikir sejenak akhirnya mereka melempar buah apel ke arah Angela tapi sialnya apel itu tepat mengenai kepala Angela membuatnya langsung pingsan di tempat membuta ke dua orang tersebut saling menyalahkan tapi kemudian mereka kembali ke tempat mereka karena merasa Angela tak akan mati hanya karena kenak lemparan Buah apel yang berjumlah tiga Tersebut.


Jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya


__ADS_2