
Ibu bunga langsung pergi ke bagian administrasi untuk membayar biaya perawatan sementara kepala sekolah dan bapak bunga masih berdiskusi tentang apa yang dilakukan agar persoalan ini tak sampai karena hukum
Kini Ibu bunga sudah sampai di tempat administrasi tempat orang suruhan ibu bunga langsung bertanya mengenai biaya administrasi pasien yang bernama Tapi saat memeriksa Ternyata semua tagihan sudah dibayar lunas
"Apa katamu sudah dibayar lunas Bagaimana bisa tolong suruh perawat mengecek kembali Apa benar tagihan itu sudah dibayar itu bukan ratusan ribu loh tapi ratusan juta." ucap Ibu bunga
"Sudah nyonya aku sudah mengeceknya bahkan perawat itu mengeceknya hampir tiga kali dan memang tagihan tersebut sudah dibayar lunas oleh seseorang." Ucap orang tersebut, Ibu bunga bergegas kembali untuk menggambarkan hal tersebut kepada suaminya dan kepala sekolah
Sementara itu di sekolah tempat di mana bunga dan Irena belajar tampak bawaan komandan masuk ke sekolah setelah berbincang-bincang dan mendapatkan apa yang mereka inginkan Mereka pun pergi, Ibu bunga bergegas ke kantin di mana kepala sekolah dan suaminya berada tampak Ibu bunga sangat terasa pisah yang melihat istrinya berjalan menjadi bingung "kenapa ibu jalan seperti itu ada apa." tanya ayah bunga
"Gawat Ayah semua tagihan Irena sudah dibayar lunas." ucap Ibu bunga, terus masalahnya di mana kan yang penting sudah dibayar lunas." ucap Ayah bunga, kepala sekolah juga mengganggu menyetujui perkataan ayah bunga
"Persoalannya Ayah bukan kita yang membayar tagihan itu tapi ada orang lain yang sudah melunasi biaya pengobatan Irena, Apa maksud ibu bukan kita yang membayar tagihan rumah sakit "jadi siapa yang membayarnya." tanya ayah bunga, "ibu datang ke sana untuk membayar tapi kata perawat semua sudah dibayar lunas." ucap ibu bunga
"Jadi apa yang harus kita lakukan sekarang ini sebaiknya kita bertemu dengan keluarga Irena sekali lagi kalau memang secara baik-baik Mereka menolak kita bisa melakukannya dengan cara yang berbeda." ucap ayah bunga
__ADS_1
Sementara itu di tempat lain tampak bunga sedang asyik bermain dan bercanda dengan temannya tampak beban sama sekali sang sahabat yang melihat hal tersebut hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan bejat sahabatnya bisa-bisanya dia masih sesantai ini setelah mendorong seseorang dari lantai dua sekolah dan orang tersebut sedang menjalani perawatan di rumah sakit, "bunga aku pikir kita akan pulang untuk beristirahat Kenapa kita malah singgah main di mall seperti ini Apakah kau tidak pernah memikirkan Irena." tanya sahabat bunga
"Untuk apa aku memikirkan Irene pasti kedua orang tuaku sudah melakukan apa yang harus dia lakukan membuatku terhindar dari semua masalah sebaiknya kita menikmati hidup ini." ucap bunga santai
Sementara itu di tempat lain tampak komandan yang mendapatkan laporan tentang apa yang terjadi membuatnya geleng-geleng kepala bagaimana tidak seorang siswi perempuan yang bahkan belum genap berumur 15 tahun mempunyai jiwa psikopat yang lebih parah daripada mereka yang merupakan seorang mafia
Kini Kirana sudah dipindahkan di ruang perawatan yang baik atas perintah dari komandan Tak berselang lama kepala sekolah dan kedua orang tua Irena tampak datang di ruang perawatan tersebut tapi mereka sedikit heran kenapa Irena berada di ruang VIP
"Ayah bukannya mereka pasti yang tidak mampu Kenapa mereka berada di ruangan Bukankah itu terlihat aneh atau jangan-jangan sebenarnya mereka orang kaya yang pura-pura miskin bisik." Ibu bunga
Kepala sekolah sama terkejutnya dengan kedua orang tua bunga tapi karena sudah dibayar oleh orang tua bunga mau tidak mau kepala sekolah harus tetap membela kedua orang tua bunga tampak kepala sekolah masuk di ruang perawatan dengan kedua orang tua bunga ayah dan ibu Irena melihat hal tersebut, ayah Irena langsung berjalan ke dekat ketiga orang tersebut apalagi dia sudah melaporkan hal tersebut kepada kepolisian melalui pengacara dan semua fasilitas tersebut di berikan oleh komandan
"Ada apa lagi kalian datang kemari kami sudah mengatakannya dari awal tak ingin menerima bantuan kalian dan silakan berurusan dengan pengacara kami untuk hal-hal yang lain." ucap Ayah Irena yang nampak sangat muak dengan ketiga orang yang ada di hadapannya
Nampak sekali Ibu bunga dan sang ayah serta kepala sekolah terkejut dengan perkataan Ayah Irena Bagaimana bisa seorang pegawai biasa bisa membayar tagihan rumah sakit yang berjumlah ratusan juta dan menyewa pengacara" tapi ayah Irena Kenapa bisa anda melakukan ini pada kami bukannya kami sudah beretika baik untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan lagi pula tak ada bukti apapun yang menunjukkan bahwa bunga sengaja melakukan hal tersebut." ucap Ayah bunga
__ADS_1
"Kalian tidak usah berbicara panjang lebar sekarang silakan keluar dari ruangan ini kita akan berurusan di kantor polisi saja aku mohon jangan mengganggu keluargaku lagi apalagi saat ini putriku belum sadarkan diri, tolong kalian pergi dari sini Jika sampai kalian tidak melakukannya maka aku akan memanggil satpam karena kalian telah mengganggu pasien." ucap Ayah Irene
Karena ingin membuat keributan Ayah bunga dan ibu bunga serta kepala sekolah langsung keluar dari ruang perawatan bunga tanpa ketiganya kembali dan masuk ke mobil yang berbeda, tampak mobil tersebut beriringan menuju ke suatu tempat Setelah tiba di sebuah restoran Ayah bunga dan ibu bunga keluar begitupun kepala sekolah kiri mereka sudah duduk di meja VIP "jadi kepala sekolah apa yang harus kami lakukan Ayah Irena sudah melaporkan kejadian tersebut kepada yang berwajib." tanya ayah bunga
Kepala sekolah tampak berpikir keras "aku juga bingung sebenarnya Bagaimana bisa semua berbalik sebaiknya Anda menyiapkan pengacara untuk mengawal kasus ini apalagi kalau sampai dokter tersebut mengatakan Yang sejujurnya bisa-bisa semua yang kita rencanakan akan sia-sia." ucap kepala sekolah
"Aduh ini membuat aku sangat frustasi apalagi persoalan ini tidak sesederhana persoalan biasanya Apa tidak sebaiknya kita membuat bunga bersekolah di luar negeri jika memang masalah ini tidak bisa kita selesaikan." tanya ibu bunga
"Bagaimana jika kalian berdua pulang terlebih dahulu dan mengatakan pada bunga apa yang terjadi agar dia lebih berhati-hati bertindak Aku akan kembali ke sekolah untuk membersihkan semua kekacauan yang terjadi." ucap kepala sekolah
Sementara itu di ruang persalinan tampak Nadia yang ditangani oleh dokter sedangkan bayinya dibawa untuk dibersihkan tampak bayi tersebut sangat menggemaskan beberapa saat kemudian setelah ditangani dokter Nadia kemudian dibawa di ruang perawatan begitupun bayinya tampak semua keluarga ikut berkumpul untuk melihat bayi tersebut sangat antusias saat melihat wajah bayi, stuart, komandan dan Darmanto melihat wajah bayi tersebut dengan tatapan yang sulit diartikan astaga luar biasa aku tak menyangka bahwa tak ada dari kita yang memenangkan taruhan itu." ucap stuart
Sementara itu Bima tampak duduk di kursi dengan wajah ditekuk Bagaimana tidak Dia sangat jengkel karena wajah bayinya sangat mirip dengan wajah kakeknya yaitu wajah paman Jack membuat paman Jack sangat bahagia, bagaimana bisa aku yang membuatnya bersama Nadia tapi hasilnya keluar adalah fotocopy kakeknya aku tak bisa menerima hal ini." ucap Bima.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1