
Bima yang sudah berada di ruang tamu langsung di sambut oleh kepala pelayan
"Selamat sore tuan muda selamat datang kembali." ucap kepal pelayan
"Aku ingin bertemu Oma dan ibu apa kau tau diman keberadaan mereka." tanya Bima
"Nyonya dan nyonya muda sedang berada di taman belakang." ucap kepala pelayan
"Baiklah." ucap Bima Lalu melangkah menuju taman belakang tampak Oma dan ibu Stuart sedang memandangi taman bunga sambil meminum teh
"Oma, ibu." ucap Bima sambil mencium punggung tangan Oma dan ibu Stuart
"Oh bima sepertinya kau sedang memiliki masalah sehingga datang menemui kami." ucap Oma sambil tersenyum
"Oma, ibu aku ingin mengatakan sesuatu yang sangat penting bisakah kita berbicara di tempat yang lebih tertutup." ucap Bima
Oma dan ibu Stuart saling memandang "sepertinya itu sesuatu yang sangat penting dan rahasia bolehkah Oma tau ini Masalah apa." tanya Oma sambil memandang penuh arti Bima
"Benar Oma ini tentang Stuart dan Kikan." ucap Bima penuh arti
__ADS_1
Oma dan ibu Stuart semakin bingung tapi tak ingin lebih lama penasaran akhirnya mereka semu pergi ke ruang kerja ayah Stuart untuk berbicara
Kini Bima, Oma dan ibu Stuart sudah duduk di sofa di ruang kerja ayah Stuart
"Baiklah sekarang katakan apa maksudmu dengan mengatakan ini masalah tentang Stuart dan Kikan." tanya Oma
Bima mengehembuska nafasnya kasar "maafkan aku Oma karena tidak bisa menjaga Stuart dengan baik sehingga dia sekarang memiliki kelainan." ucap Bima
"Bukannya Stuart Memang memiliki kelainan." ucap santai Oma
"Kali ini lebih parah dan hal tersebut sangat berpengaruh terhadap penerus keluarga Hughes." ucap Bima
"Bukan ibu tapi dia menyukai seseorang yang tak seharusnya dia sukai." ucap bima
"Maksudnya bagaimana ibu sungguh tak mengerti apa maksud dari perkataan mu." ucap ibu Stuart
"Stuart menyukai seorang pria bahkan sepertinya dia jatuh cinta pada pria tersebut." ucap Bima
"Astaga apa .......!."teriak Oma dan ibu Stuart bersamaan karena sangat terkejut membuat Bima menutup telinganya
__ADS_1
"Iya Oma, ibu sepertinya Stuart menyukai Kikan pelayan pribadinya." ucap Bima
"Oh......"ucap Oma dan ibu Stuart bersamaan sepertinya mereka tak merasa terkejut dengan hal tersebut
Bima yang melihat Oma biasa saja tidak seperti tadi langsung menautkan alisnya bingung melihat Oman dan ibu Stuart sepertinya biasa saja ekspresinya begitu mendengar nama Kikan
"Kenapa sepertinya ibu dan Oma biasa saja saat aku menyebut nama Kikan apakah Oma dan ibu tidak takut Stuart akan bersama Kikan dan hal tersebut membuat Stuart tak bisa memberikan keturunan ." tanya Bima mentap tak percaya pada ke dua wanita yang ada di hadapannya terlihat sangat santai
"Aku pikir itu hanya perasan mu saja mungkin mereka terlihat dekat karena Kikan adalah pelayan pribadinya." ucap ibu Stuart
"Benar yang di katakan ibumu sebaiknya kau jangan terlalu memikirkan hubungan Stuart dan Kikan itu hanya perasaan mu saja." ucap Oma
Bima terpaku mendengar ucapan Oma dan ibu Stuart segitu percayanya Oma pada stuart dan Kikan tapi mereka berdua telah mengkhianati kepercayaan tersebut
Sementara itu di kediaman Stuart tampak kikan sudah menunggu Stuart di depan pintu kamarnya
Stuart keluar lalu mereka berdua masuk ke dalam mobil yang di kemudikan oleh Stuart sendiri
"Tuan sebenarnya kita mau kemana dan apa yang harus aku lakukan untuk Tuan." tanya kikan yang merasa penasaran
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya