
Pagi hari telah tiba Kini semua orang telah bersiap-siap untuk pergi ke kediaman utama keluarga huges, tempat mama Nadia sudah menyiapkan sarapan untuk keluarga mama Nadia menyuruh salah seorang pelayan untuk memanggil Bima dan Nadia Yang sepertinya masih terlelap di dalam kamar sementara dirinya pergi ke kamarnya untuk memanggil Paman Jack sarapan
Sementara itu di kediaman keluarga huge tampak semua orang sedang sarapan tak ketinggalan Darmanto dan Yuli Sementara itu di sebuah apartemen tampak seorang wanita telah mengemasi barang-barang yang akan dibawa setelah melihat barang-barang yang akan dia bawa sudah lengkap wanita tersebut langsung pergi ke meja makan untuk sarapan
Di sebuah markas tampak komandan sedang duduk di ruang kerjanya di hadapannya tampak seorang wanita cantik yang sedang memandangnya "katakan padaku mengapa kau datang ke apartemenku dan Apa maksudmu." tanya komandan
"Selama ini kau juga tahu siapa yang aku sukai Aku memilih sahabatmu karena aku tahu dia sudah menyukaiku sedari Dulu dan kau selalu menghindari ku sejak dulu." ucap Dewi
"Kau sudah tahu selama ini aku hanya menganggap mu seperti adikku sendiri aku tak pernah menyukaimu sama sekali baik sekarang atau kedepannya Aku harap kau mengerti." ucap komandan
"Aku tak percaya bahwa kau tidak mencintaiku selama ini kau begitu perhatian dan peduli padaku bahkan mengenai hubunganku dengan sahabatmu aku melaksanakan semua misi agar bisa bersamamu aku pikir setelah aku menyelesaikan berbagai misi yang ada kau akan dengan tangan terbuka menerimaku terlepas dari Aku adalah kekasih sahabatmu." ucap Dewi
Saat sedang berbicara dengan Dewi tiba-tiba ponsel komandan berbunyi tanda sebuah pesan masuk, sebuah senyuman di wajah komandan
__ADS_1
"Maafkan aku Dewi selama ini aku berpikir kau adalah seorang profesional kita bekerja sama sebagai seorang atasan dan bawahan di tempat kerja tak Lebih." ucap komandan
"Jangan selalu berusaha untuk menutupi perasaanmu padaku aku tahu kau juga pasti memiliki rasa padaku buktinya selama ini kau tidak pernah memiliki teman wanita atau dekat dengan seorang wanita mengapa kita tidak bersama saja bukannya kita sangat dekat masalah keluarga besar kita itu akan teratasi jika kita berdua menikah pasti kakekmu dan kakekku akan bertegur sapa lagi." ucap Dewi
"Maafkan aku aku sudah memiliki seorang kekasih dan mungkin kau tidak mengetahui hal tersebut jika kau hanya ingin membicarakan masalah pribadi maafkan aku, aku harus pergi sekarang juga karena kekasihku sudah menungguku ucap komandan
Mendengar perkataan komandan Dewi sangat terkejut karena selama ini tak ada laporan apapun mengenai seorang wanita yang dekat dengan komandan
komandan menatap tajam ke arah Dewi "masalah kematian kedua orang tuaku sudah aku ikhlaskan Aku tak ingin mengungkitnya lagi jadi aku mohon padamu berhenti untuk berpikir yang tidak-tidak intinya aku tak memiliki perasaan apapun padamu jadi berhenti berpikir untuk bersamaku dan jalani lah kehidupanmu Jangan berharap padaku jika kau tak percaya bahwa aku memiliki seorang kekasih aku akan memperkenalkan padamu." ucap komandan
Dewi seketika bangkit dari kursinya 'kau tak perlu memperkenalkan aku dengan siapapun apalagi hanya cewek perempuan bayaran yang akan ku akui sebagai." pacar ucap Dewi keluar dari ruangan tersebut
"Ternyata si Mak Lampir itu ada juga gunanya aku akan membuatnya menjadi kekasih bayaran ku agar Dewi sadar." ucap komandan dengan senyum iblisnya
__ADS_1
Sementara itu di kediaman paman Jack dan mama Nadia tampak ke dua orang paruh baya tersebut sudah berada di meja makan tinggal menunggu Nadia dan Bima saja
Tampak Nadia kesal pada Bima karena merasa bau parfum yang Bima gunakan sangat bau membuat Nadia ingin muntah setiap mendekati Bima sehingga Bima harus mandi dan mengganti pakaian bersih dan tidak menggunakan parfum miliknya barulah kedua pasangan tersebut berdamai dan keluar dari kamar melihat Bima dan Nadia yang keluar dari kamar dengan wajah kecut mereka membuat Paman Jack dan Paman Nadia hanya bisa menghembuskan nafas kasar karena kelakuan kedua anak dan menantunya kadang baikan kadang marahan entahlah mereka seperti muda-mudi yang baru saja berpacaran, berempat sudah berada di meja makan dan mulai sarapan dengan hening Tak ada kata yang keluar hanya dengan sendok yang terdengar
Sementara itu di tempat lain tempatnya di sebuah markas sampai kaki tua sedang sarapan sendiri tak berselang lama beberapa orang masuk "Maaf ketua mengganggu sarapan Anda aku sudah menerima beberapa informasi mengenai pria yang anda cari sepertinya saat ini dia tinggal di kota A di sana dia mengelola sebuah apartemen mewah tapi yang kami tidak mengerti adalah dia seorang wanita bukan seorang pria." ucap pria tersebut
kakek tua tersebut tersebut langsung menghentikan makannya dan menatap ke arah pria tersebut Aku tak mau tahu antara dia sudah menjadi perempuan atau menjadi laki-laki aku menginginkannya Aku ingin kalian menemukannya dan membawa dirinya kemari." ucap kakek tua tersebut
"Kami akan segera menangkap orang tersebut dan akan membawanya pada ketua." ucap pria tersebut, pria tersebut langsung keluar dari ruangan
Komandan kini sudah keluar dari ruang kerjanya dan mulai naik ke mobilnya untuk menuju apartemen milik dokter intan sementara itu sebuah mobil tanpa mengikuti mobil milik komandan dengan santai komandan melajukan mobilnya sementara itu di apartemen intan tampak intan sudah bersiap menunggu jemputan mobil komandan ini sudah berada tepat di parkiran apartemen milik dokter indah Setelah menunggu beberapa saat tampak dokter intan datang dengan sebuah koper Tak ada kata yang keluar dari mulut dokter intan dia hanya ingin merusak paginya yang indah dengan bertengkar dengan pria yang ada di hadapannya saat ini yang berusaha membantu untuk memasukkan kopernya di bagasi setelah koper itu sudah aman dokter intan langsung masuk ke dalam mobil begitu pun komandan setelah masuk ke dalam mobil komandan langsung melihat ke arah spion dengan senyuman lebarnya komandan langsung melajukan mobil menuju kediaman keluarga huges, sementara itu Dewi tampak terkejut melihat adegan yang terjadi di hadapannya dia memukul setir mobilnya tak terima ada seorang wanita yang dekat dengan komandan apalagi wanita itu terlihat cukup menarik dan terpelajar.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1