
"Ibu entah apa yang dia inginkan tapi aku akan menelponnya kembali setelah aku memakan mu sebaiknya kita melanjutkan kegiatan kita dulu agar kita cepat memiliki keturunan Kau pasti Ingin segera hamil kan sayang." ucap Doni sambil meletakkan kembali ponselnya yang sudah dia silent karena berpikir bahwa ibunya hanya iseng menghubunginya
"Sayang apa sebaiknya kau menghubungi Ibu kembali siapa tahu itu kabar yang sangat penting untuk kita." ucap Rumi
"Jangan terlalu khawatir itu pasti hanya telepon dari ibu menanyakan kabar kita dan kapan kita akan kembali ke rumah." ucap Doni asal
Kedua pasangan tersebut kembali memadu kasih mengabaikan beberapa panggilan telepon yang masuk di ponsel Doni maupun Rumi Sementara itu di kiriman Paman Alan tampak Mama Lilis menggerutu karena Doni tak mengangkat ponselnya "apa-apaan ini dasar anak kurang ajar berani-beraninya dia tidak mengangkat panggilan teleponku padahal ini baru jam berapa." ucap Mama Lilis
"Coba Mbak telepon Rumi siapa tahu saja Rumi mau mengangkat teleponnya." ucap Ibu Fera
__ADS_1
Mama Lilis pun melakukan apa yang dikatakan oleh ibu fera Mama Lilis mencoba menelepon Rumi tapi sayang telepon mama Lilis juga tak diangkat oleh Rumi, "sama saja Rumi juga tak mengangkat teleponnya mungkin saja mereka masih tidur." ucap Mama Lilis
"Benarkah kalau begitu kita akan menghubungi mereka besok sekalian mereka kembali ke sini." ucap ibu Fera, Mama Lilis mengangguk setuju dengan perkataan Ibu fera
Sementara itu di kediaman keluarga huges tepatnya di meja makan tampak mata Paman Jack melihat ke arah pelayan yang keluar dari dapur membawa beberapa makanan di nampan gitu menyadari bahwa Kenapa makanan tersebut akan dibawa ke kamar Bima dan Nadia membuat Paman Jack meradang Bagaimana tidak untuk kesekian kalinya Jack dan Nadia makan malam di dalam kamar dan tidak mungkin dia menerobos masuk ke dalam kamar milik Nadia dan Bima apalagi posisinya di mana Nadia adalah pasangan suami istri
Oma yang melihat tatapan Paman Jack langsung menghembuskan nafasnya kasar "sebaiknya kau bertemu Nadia besok pagi saja sebelum kau berangkat melakukan misimu aku yakin besok pagi Bima dan Nadia akan sarapan bersama kita." ucap Oma
"Iya aku yakin jadi kau tenang saja kalau sampai besok pagi Bima dan Nadia tidak keluar dari kamar aku yang akan memeriksa ke dalam kamar." ucap Oma berjanji pada Jack
__ADS_1
Jack tersenyum saat Oma berjanji "baiklah Oma terima kasih aku percaya pada Oma." ucap Jack melanjutkan makannya dengan riang
Di sebuah rumah mewah tampak seorang wanita dan seorang pria paruh baya sedang duduk di meja makan "ayah aku menghubungi Nadia sejak tadi pagi tapi sampai saat ini tak ada balasan dari Nadia." ucap wanita tersebut sambil melihat ke arah ponselnya
"Mungkin saja putrimu lelah karena diajak berjalan-jalan bersama pria itu." ucap pria terlalu banyak tersebut yang tak mau menyebut nama ayah Nadia
"Baiklah aku akan menghubungi ayah Nadia saja agar mengetahui di mana Nadia saat ini aku cukup khawatir pada Nadia walaupun aku yakin ayahnya pasti akan menjaganya dengan baik." ucap wanita tersebut
"Untuk apa kau menghubungi laki-laki yang tidak berguna itu sebaiknya kau menghubungi Nadia besok saja." ucap pria paruh baya tersebut sambil membangkit dari kursinya.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya