
Semua orang tampak panik saat kita sudah masuk ke ruangan persalinan tampak seorang dokter kandungan senior bersama dokter intan dan para perawat sibuk mempersiapkan berbagai macam alat yang dibutuhkan untuk kelahiran si kembar sementara itu Stuart terus berada di sisi istrinya untuk menenangkan ikan yang terus merasakan sakit di area perut akibat kontraksi "sayang tenanglah." ucap stuart
"Tenang-tenang sakit tahu kau memang menyebalkan semua ini karena kau, kau yang membuat aku kesakitan seperti ini." ucap Kikan mengoceh karena merasa sangat sakit sambil menarik lengan baju stuart berusaha meraih rambut stuart akhirnya Kikan memegang rambut milik stuart membuat stuart sedikit kesakitan "aduh sayang jangan di tarik kencang-kencang sakit." ucap stuart
"Aduh sakit." ucap Kikan, "sabar nyonya, sekarang tarik nafas dan hembusan." ucap dokter yang menangani kikan, melihat Kikan yang sedikit tenang membuta dokter sedikit lega, tapi saat melihat ke bawah tampak kepala bayi menonjol membut dokter langsung mengarahkan kikan, nyonya mengeja agar bayi bisa terdorong keluar." ucap dokter tersebut sambil membantu proses kelahiran bayi pertama dengan proses yang lumayan lancar akhirnya bayi pertama berhasil keluar dengan selamat dengan suara tangisan yang menggema membuat stuart sangat terharu apalagi bayi pertama adalah laki-laki, bayi tersebut langsung di serahkan kepada perawat untuk di bersihkan, saat dokter memeriksa keadaan Kikan ternyata tanpa sengaja bayi yang tadi keluar menendang saudaranya sehingga saudaranya menjadi melintang dan itu berati harus melakukan operasi Caesar
"Maaf tuan sepertinya kita membutuhkan beberapa kantong darah karena nyonya harus melakukan operasi Caesar semua itu karena bayi pertama tak sengaja menendang saudaranya saat akan keluar membut saudaranya melintang di perut." ucap dokter Tersebut
__ADS_1
"Baikalah aku sudah menyiapkan stok darah lakukan yang terbaik." ucap stuart yang terus menemani istrinya sebelum dokter melakukan operasi, sayang kau akan baik-baik saja." ucap stuart sebelum Kikan kehilangan kesadaran akibat obat bius yang di suntik oleh dokter dokter langsung melakukan tindakan pada kikan setelah stuart keluar dari ruangan sementara di luar tampak orang sangat cemas dengan kondisi kesehatan kikan
Sementara di luar setelah mendengar suara bayi menangis berucap syukur"aku harap Kikan akan baik-baik saja aku sedikit khawatir padanya tubuhnya sangat kecil tapi lihatlah dia mampu hamil sampai kembar tiga dia bahkan tak pernah mengeluh padaku saat hamil sebesar itu." ucap ibu stuart yang selalu melihat menantunya dengan sabar walaupun kadang merasa capek dan pegal tapi tak pernah mengeluh
"Oma juga sangat bersyukur Stuart mendapatkan istri seperti kikan." ucap Oma, kini semua orang tampak berdoa untuk kebaikan Kikan
Saat dokter akan melakukan tindakan operasi stuart keluar membut semua orang menatapnya dengan tatapan yang sulit di artikan" apa yang terjadi kenapa kau keluar." tanya ayah Leo
__ADS_1
"Kikan sedang di operasi tadi bayi pertama kami sudah lahir sekarang sedang di bersihkan oleh perawat tapi saat dia lahir dia tak sengaja menendang saudaranya sehingga saudaranya melintang." ucap stuart
Membuat semua orang sedikit cemas karena masih ada dua bayi lagi yang akan lahir tampak stuart terduduk di dekat ibunya, sang ibu memeluk putranya dengan sayang, "ibu aku sangat khawatir dengan keadaan istriku apalagi dia membutuhkan transfusi darah yang banyak soalnya tadi sempat pendarahan sedikit." ucap stuart
"Kau jangan khawatir sayang istrimu pasti akan baik-baik saja begitupun anak-anak mu karena istrimu adalah wanita yang sangat kuat." ucap ibu stuart .
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1