Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
3


__ADS_3

"Kau jangan pura-pura lagi saat melihat ibu dan Oma Kau pasti akan mengatakan Kenapa ibu tidak menungguku di kediaman utama aku kan akan kesana dan kau memang akan datang tapi kau datang di saat kami sudah tidur." ucap ibu Stuart sambil mentap putranya jengkel


Stuart terkekeh melihat tingkah ibunya yang kesal padanya


"Kau jangan ketawa saat ibumu sedang kesal padamu bisa-bisanya kau melakukan itu pada ibu Apa kau ingin menjadi anak durhaka." ucap ibunya sambil menatap tajam


"Baiklah ibu sayang katakan ada apa Kenapa ibu datang ke kediaman ku dan oma apa omah baik-baik saja aku mendengar Oma sakit." tanya Stuart yang memang mendengar bahwa omanya sedang kurang enak badan


"Oma sakit, sakit karena memikirkanmu kau tahu kan Oma ingin sekali memiliki cicit tapi apa Kau bahkan tak mau melihat wajah wanita." ucap Oma sambil mendesah frustasi


Stuart menghembuskan nafasnya kasar mendengar ucapan omanya tapi dia juga tak bisa melakukan apapun dia tak bisa berdekatan dengan seorang wanita melihatnya saja bisa membuatnya muntah apalagi harus berdekatan sungguh dia juga pusing memikirkan semua ini

__ADS_1


Oma, ibu aku mohon mengertilah dengan keadaanku Aku sungguh tak bisa melihat seorang wanita aku mohon bersabar lah aku akan mencari cara dan mengobati fobia yang aku miliki." ucap Stuart sambil memegang tangan kedua wanita yang ada di hadapannya


Oma dan ibu Stuart hanya bisa menatap sendu pada cucu dan putranya bagaimanapun itu juga kesalahan mereka karena memilih babysitter yang membuat Stuart memiliki fobia pada wanita


"Saat ibu dan nenek masuk Kenapa banyak pria diluar sedang mengantri apakah kau sedang membuka lowongan pekerjaan tanya." ibu Stuart


"Ya aku sedang mencari pelayan pribadi untuk diriku sendiri Aku tak ingin banyak orang yang melayani ku cukup satu saja yang akan melakukan segalanya untukku." ucap Stuart


"Bagaimana bisa perempuan melayani ku oma melihatnya saja Aku ingin muntah Oma ini ada-ada saja." ucap Stuart sambil menggeleng kepalanya


"Aku kan hanya mengatakannya saja siapa tahu kau berubah pikiran dengan adanya wanita disisimu." ucap omah tanpa peduli apapun

__ADS_1


Sementara itu di ruangan ganti tampak Kikan sudah mengganti pakaiannya dengan rapi bersiap untuk menjadi pelayan


Kepala pelayan yang melihat Kikan lewat langsung memanggilnya ini adalah tugas pertamamu kau harus berhati-hati ini adalah minuman untuk nyonya dan nyonya besar dan tuan muda ucapkan kepala pelayan tersebut sambil menyuruh kikan mengakat talang minuman tersebut dan mengikutinya ke ruang tengah di mana Oma, ibu dan Stuart berada


Kepala pelayan menunduk hormat lalu langsung menaruh cemilan dihadapan Oma, ibu dan Stuart kemudian kikan juga meletakkan minuman Oma melihat ikan dengan seksama begitupun ibu Stuart


"Baiklah kalau kau mencari pelayan pribadi Aku ingin dia yang menjadi pelayan pribadimu." ucap oma sambil menunjuk ke arah Kikan membuat semua orang langsung mengalihkan pandangannya pada Kikan membuat Kikan sangat terkejut spontan langsung menatap sekelilingnya


"Tapi Nyonya dia adalah pelayan baru yang baru saja diterima." ucap kepala pelayan yang takut tuannya akan marah jika pelayan tersebut melakukan kesalahan


"Kau jangan khawatir biar aku saja yang akan mengajarinya cara melayani Stuart ucap omah dengan tersenyum tipis membuat Stuart bingung kenapa omanya tiba-tiba ingin mengajari pelayannya cara melayaninya membuat Stuart tak habis pikir tadi omanya menyuruhnya untuk mencari wanita untuk melayaninya sekarang dia berubah dengan mudahnya.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2