Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
448


__ADS_3

Mendengar hal tersebut asisten Bima tanpa ketakutan dia menoleh ke sana kemari demi mencari sesuatu yang dikatakan oleh atasannya setelah melihat kesana kemari tak ada sesuatu asisten Bima langsung memeluk erat laporan yang ada di tangannya


Seorang pria yang menyaksikan apa yang dikatakan oleh Bima langsung melemparkan sesuatu ke arah Bima membuat Bima mendengus kesal sedngkan sang asisten semakin pucat dan akhirnya pingsan


Astaga mister D akan hanya bercanda Kau terlalu serius terhadap segalanya." ucap Bima lalu pandangannya langsung mengarah pada asistennya yang terjatuh di lantai "Ya Tuhan apa yang terjadi pada anak ini kenapa dia tidur di sini seharusnya dia mengatakan padaku kalau ingin tidur ."ucap Bima lalu terus berjalan tanpa memperdulikan sang asisten, para pengawal yang berada di sekitar ruangan tersebut langsung mengangkat tubuh asisten bima untuk di bawa ke salah satu ruangan


Bima sudah berada di depan ruangan kerja luar Bima langsung membuka pintu dan masuk ke dalam sedangkan stuart sudah duduk di sofa di kursi tunggal sambil menunggu kedatangan Bima dan yang lain antara itu di ruang rapat tanpa komandan sudah berhasil menenangkan Darmanto kini mereka sudah melangkah keluar dari ruang rapat menuju ke ruang kerja stuart.


kini di dalam ruangan stuart sudah ada Bima dan Darmanto yang duduk saling berhadapan dengan stuart

__ADS_1


"Baiklah karena kalian sudah berada di ruangan ini aku tak ingin banyak berbasa-basi di sini aku ingin kalian segera mempersiapkan diri aku sudah menyusun rencana untuk kita bertiga agar istri-istri kita bisa aman tanpa mengetahui apa yang sedang kita lakukan." ucap stuart


"Aku sudah berbicara dengan Oma dan ibu agar Oma dan ibu membawa kikan, Yuli dan Nadia ke rumah peristirahatan kakek yang memiliki keamanan tingkat tinggi dan kediaman itu adalah kediaman rahasia keluarga huges selama puluhan tahun sejak awal kehamilan kikan Aku memang ingin kikan melahirkan di sana karena di sana Aku sudah menyiapkan ruang persalinan yang lengkap." ucap stuart


"Sebenarnya ini juga hal yang aku ingin bicarakan padamu karena keamanan istri kita adalah yang utama jika sampai terjadi sesuatu pada mereka maka itu adalah kelemahan terbesar dalam hidup kita." ucap Bima


Setelah membicarakan hal-hal yang lain kini ketiga orang tersebut nampak sedang asyik menikmati cemilan yang ada di atas meja tapi saat bersantai ponsel stuart berdering, stuart langsung mengangkat telepon tersebut setelah berbicara lalu menutup panggilan telepon tersebut


"Kau benar ini adalah urusan yang penting selain urusan Kakak tua itu ini mengenai urusan keluarga istriku." ucap Stuart tak berselang beberapa menit tampak seseorang mengetuk pintu setelah disuruh masuk pintu pun terbuka tampak asisten Stuart langsung masuk

__ADS_1


"Selamat siang tuan Maaf aku sedikit terlambat." ucap sang asisten sambil memberi hormat kepada stuart dan Bima serta Darmanto


"Cepat katakan apa yang terjadi." ucap stuart


"Semua sesuai dengan rencana Tuan, tuan besar Leo sudah bertemu dengan Bento dan memberikan alamat apartemen milik kita dan Bento sudah memiliki ide untuk menjebak profesor Abdullah." ucap Asisten stuart


"Biarkan dia menjebaknya ayah mertuaku begitu dia mendapatkan ayah mertuaku maka ayahku akan bertindak untuk membawanya padaku sebagai hadiah kelahiran cucunya aku sangat menantikan hari di mana aku bisa mengunakan ruanga tersebut untuk menahan seseorang sampai depresi ." ucap stuart kegirangan


"Semua sudah diatur agar saat dia mendapatkan profesor Abdullah dia tak akan berani menyakitinya." ucap asisten stuart

__ADS_1


"Sekarang kau carilah asisten Bima dan ambillah laporan yang tadi dia siapkan di ruang rapat dan Ambil peta markas kakek tua itu agar kau bisa mempelajarinya." ucap stuart.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2