
Suara mobil dari luar membuat semua orang tampak bertanya siapa yang datang tak berselang lama tampak Bima dan Nadia beserta barang-barang bawaannya mereka berdua langsung masuk ke dalam melihat keluarga sedang berkumpul Mereka pun singgah para pelayan yang melihat barang-barang tuannya lalu membawanya dan memasukkannya ke dalam kamar milik Nadia dan Bima
"Oma pikir kau belum selesai buat adonan padahal kau sudah buat adonan dari siang sampai malam Bagaimana hasilnya apa sudah jadi atau belum." tanya Oma
Bima dan Nadia yang sudah duduk langsung saling melihat mereka bingung dengan perkataan Oma "adonan apa Oma yang belum jadi." tanya Bima
"Kue cucur." ucap Oma, sontak saja ucapan oma membuat semua tertawa terbahak-bahak sedangkan pasangan suami istri yang tak mengerti maksud dari pertanyaan Oma hanya bisa saling menatap bingung melihat seluruh keluarga yang tampak tertawa terbahak-bahak
Saat semua orang sedang tertawa tiba-tiba Yuli mual lantas berlari mencari wastafel Darmanto yang melihat istrinya berlari sambil membekap mulutnya langsung bangkit mengejar Yuli
"Sepertinya ada yang sudah jadi adonannya padahal justru dia yang diragukan adonannya akan berhasil apa tidak sedangkan yang membuat adonan dari siang sampai malam hasilnya belum ada." ucap Oma
__ADS_1
"Mendengar perkataan Oma membuat semua menatap ke arah oma dengan tatapan yang sulit diartikan " Oma jangan katakan saat ini Yuli sedang hamil." tanya Kikan yang berada tepat di sebelah Oma
Semua orang tampak tampak menunggu jawaban dari Oma "kemungkinan besar dia hamil karena tadi pagi dia sempat mengatakan padaku ingin makan mangga muda Untung saja ada mangga muda di belakang sehingga aku menyuruh pelayan untuk mengambilkannya untuk Yuli." ucap Oma
Sontak saja perkataan Oma membuat semua orang tampak bahagia
Semantara itu di wastafel tampak Darmanto merasa kasihan pada sang istri yang memuntahkan seluruh makanan yang baru dia makan tadi "sayang apa kita ke dokter saja mungkin saja kau keracunan makanan." ucap Darmanto
"Mari aku antar ke kamar untuk beristirahat jika kau memang masih merasa kurang sehat Aku akan memanggil dokter untuk memeriksamu." ucap Darmanto
"Aku sudah bilang aku tidak sakit aku hanya masuk angin kenapa sih masih ngotot kamu itu menjengkelkan sekali sudah jangan terlalu dekat denganku Aku tak menyukai Kau terlalu dekat denganku." ucap Yuli dengan nada kesal
__ADS_1
Darmanto sedikit terkejut mendengar perkataan istrinya pasalnya Yuli tak pernah berbicara kasar padanya apalagi marah hanya gara-gara ditanya seperti itu tapi dan mantap berusaha berpikir positif mungkin saja Yuli sedang sakit sehingga dia berkata-kata seperti itu
Yuli langsung berjalan menuju kamar tanpa memperdulikan Darmanto yang berniat membantunya sementara itu dan mata hanya bisa menghembuskan nafasnya menghadapi sang istri yang entah kenapa sifatnya tiba-tiba berubah
Darmanto yang melewati ruang keluarga langsung dipanggil "Ada apa Kenapa dengan Yuli sepertinya dia sangat marah." tanya ibu Stuart
"Entahlah Ibu tadi dia muntah-muntah sampai mengeluarkan semua isi perutnya kemudian aku menawarkan untuk memanggil dokter pemeriksaannya tapi dia menolaknya dan mengatakan hanya masuk angin dan dia marah-marah tidak jelas sepertinya dia sangat jengkel padaku ucap Darmanto dengan wajah lesunya
"Kau harus sabar mungkin saja istrimu sedang sakit baik sebaiknya besok kita bawa istri untuk periksa ke dokter juga ingin mengetahui keadaan istrimu apa yang dikatakan oleh Oma benar." ucap ibu Stuart
"Memang apa yang dikatakan Oma ibu, tapi Ibu memang ada sakit yang baik perasaan namnya sakit gak ada yang baik." ucap Darmanto.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya