
Bima tersenyum simpul mendengar pertanyaan ibu Nadia "tentu saja aku bertemu dengan Nadia dia wanita cantik cerdas dan baik hati banyak pria yang akan kagum jika melihatnya termasuk aku." ucap Bima bermaksud menyelam sambil minum air
Sementara di sebuah markas tampak Bento tertawa puas melihat wanita yang di bawa oleh Jay
"Wah hasilnya sangat memuaskan Aku sangat puas dengan kerja dokter bedah itu berikan dia hadiah yang banyak." ucap Bento sambil menatap ke arah wanita yang ada di hadapannya
"Aku yakin profesor Abdullah pasti akan keluar dari persembunyiannya begitu melihat wanita ini lihatlah dia dia sempurna seperti kakak angkatku." ucap Bento
"Benar tuan wanita ini persis seperti foto yang Tuan berikan saat akan melakukan bedah plastik." ucap Jay
"Segera ajari dia bagaimana caranya menjadi wanita terhormat dan berikan dia pakaian yang layak dia harus memiliki karakter seperti kakak angkatku." ucap Bento
__ADS_1
"Baik Tuan akan segera saya laksanakan." ucap Jay lalu mempersilahkan wanita paruh baya tersebut untuk mengikutinya
Di sebuah ruangan tepatnya di sebuah lab bawah tanah tanpa profesor Abdullah sedang mengerjakan sesuatu bersama asisten barunya yang di siapa stuart untuknya karena asisten Edi akan segera menikah sehingga profesor Abdullah meminta asisten baru yang biasa bekerja di laboratorium
Aku sungguh tak menyangka akan bekerja bersama dengan Anda tuan Anda sangat terkenal Aku bahkan sangat mengagumi Anda itulah mengapa aku menjadi seorang ilmuwan semua itu karena aku ingin bekerjasama dengan anda yang merupakan inspirasi di hidupku." ucap asisten profesor Abdullah
Profesor Abdullah hanya tersenyum "kau adalah pria yang pandai aku harap kau menjadi seorang yang lebih baik dari aku." ucap profesor Abdullah
Di kediaman keluarga gue itu tampak tua yang baru saja pulang dari perusahaan langsung mencari sang istri tapi setelah melihat ke dalam kamar tak ada tanda-tanda keberadaan Kikan telat kemudian membersihkan tubuhnya setelah membersihkan tubuhnya keluar keluar untuk mencari sang istri karena dia yakin istrinya pasti sedang bersama ibu dan rumahnya di taman belakang seperti biasanya entah apa yang dikerjakan oleh para emak-emak itu sampai berjam-jam mereka bisa berada di taman belakang
"Sayang aku pikir kau ada di kamar ternyata kau ada di sini." ucap Stuart sambil mendekati kita lalu mengelus perutnya yang buncit
__ADS_1
"Memangnya kau ingin mengurung istrimu terus di dalam kamar dia harus sering keluar dan berjalan-jalan di sekitar rumah dan melihat yang indah-indah agar saat dia melahirkan dia tidak kesusahan Karena sering beraktivitas."ucap Oma
Mendengar perkataan omannya membut stuart juga ikut duduk di gazebo "apa kau tak merasa kelelahan duduk berjam-jam di sini bersama para wanita tua." ucap Stuart
Oma langsung menjewer telinga stuart "dasar cucu durhakim berani-beraninya kau mengatakan wanita tua pada kami ingat Kami adalah wanita yang menolak tua itu berarti Kami adalah wanita muda." ucap oma
Semua orang tertawa mendengar perkataan Oma, Iya oma muda, mudah di lupakan." ucap stuart lagi semakin membut Oma kesal
"Sayang berhenti membuat Oma kesal atau Aku akan tidur bersama Oma malam ini." ucap Kikan yang terlihat sedikit kesal karena stuart terus mengganggu Oma
"Oma maafkan aku." ucap stuart setelah mendapat peringatan dari kikan, "dasar STI suami takut istri." ucap Oma menganggu Stuart .
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya