
"Mendengar perkataan bawahannya membuat Roni langsung mentap dalam kearah bawahannya tersebut apa maksudmu, apa kau ingin mengatakan bahwa kapal tersebut telah hilang." tanya Roni dengan wajah yang terlihat cemas
Pria yang di tanyak hanya mengaguk tak berani mengeluarkan suara apapun lagi karena dia yakin pasti tuanya saat ini sedang frustasi memikirkan nasib adiknya
"Cepat segera lacak keberadaan kapal tersebut aku ingin menjemput adikku , hanya dia keluargaku yang tersisa setelah kepergian ke dua orang tua q." ucap Roni
Sementara di sebuah lautan tampak sebuah kapal mendekati sebuah pulau di dalam Kampak tersebut tampak sang kapten sedang memegang kemudi
"Ada apa dengan kalian kenapa sepertinya kalian ragu untuk menuju pulau tersebut." tanya sang kapten
"Maaf kapten kami pernah mendengar cerita bahwa siapa saja yang pernah ke pulau tersebut tak pernah kembali lagi ." ucap salah satu pria
__ADS_1
"Itu hanya mitos saja kita bisa membangun benteng di sana serta membuat pemukiman agar tak ada orang yang berani mendekati pulau itu, aku sudah lama berlayar dan pulau itu Memeng selalu kosong." ucap sang kapten penuh percaya diri
Sementara di pulau tersebut tampak para anak buah Stuart sudah bersiap bahkan di dalam laut sudah terpasang jebakan dan para perenang handal yang siap membunuh mangsanya bila ada yang berhasil melarikan diri ke laut
"Maaf ketua tiga puluh menit lagi kapal yang mereka tumpangi akan masuk ke dalam perangkap kita dan setelah mereka turun menuju pulau kapal tersebut bisa langsung kita bakar." ucap salah seorang pria yang merupakan salah satu anak buah Stuart
"Itu hal yang bagus kita harus menghabisi mereka sesuai perintah ketua jangan ada yang lolos satupun." ucap sang ketua
"Tapi menurut informasi ada seorang wanita yang merupakan wanita kepala perompak ,apa yang akan kita lakukan pada wanita itu ." tanya seorang pria yang merupakan salah satu yang mengetahui tentang informasi dalam kapal tersebut
"Baik ketua kami mengerti kami akan kembali ke posisi masing-masing karna sebentar lagi kapal akan berada di posisi yang tepat." ucap seorang pria, ketua tim langsung mengangguk
__ADS_1
Sementara di dalam kapal tampak para awak sedang was-was Karena merasa kurang nyaman dengan suasana tenang di sekitar perairan pulau Tersebut
Kapten sebaiknya kita berhati-hati apalagi kita tidak mengetahui kondisi wilayah di sekitar pulau ini." ucap wakil kapten yang sejak tadi memperhatikan kapten dan beberapa awak kapal yang berbicara
"Jangan katakan kau juga takut, itu Tidak lucu kita sudah mengarungi lautan bertahun-tahun hal sekecil ini Tidak mungkin kau takuti." ucap sang kapten
Mendengar hal tersebut sang wakil langsung terdiam karena percuma berdebat dengan kapten yang sangat keras kepala
Kini kapal mereka telah masuk ke laut yang lumayan dangkal membut kapal tak bisa lagi melanjutkan perjalan mereka harus naik perahu untuk dapat sampai di pulau tersebut
Semua orang yang berada di atas kapal sudah menuju perahu termasuk Angela yang naik perahu pertama bersama kapten
__ADS_1
Kini perahu tersebut sudah melaju menuju bibir pulau sang kapten tersenyum sumringah saat turun dari perahu menuju ke dalam pulau tersebut dengan merangkul Angela
Jangan lupa like, komen Vote dan hadiahnya