Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
211


__ADS_3

"Apakah kau siap untuk bekerja bersama paman tanya." Paman Alan


"Aku sudah siap paman bahkan sangat siap untuk bekerja dengan paman." ucap Doni dengan semangat


"Baiklah karena pernikahan sudah dekat maka Paman tak akan memberikanmu pekerjaan untuk sementara waktu setelah kau menikah baru Paman akan memberikan pekerjaan." ucap Paman Alan


"Terima kasih Paman atas pengertiannya aku sangat bersyukur kembali ke sini aku bisa menikah dengan wanita yang sangat cantik dan merupakan Putri angkat paman." ucap Doni


Paman Alan hanya mengganggu tak ingin mengganggu proses perkataan Doni apalagi Rumi adalah kekasihnya

__ADS_1


Sementara itu di ruang keluarga tampak rumit Ibu Lilis dan Mama Doni sedang bercakap-cakap sepertinya mereka membicarakan tentang rencana pernikahan dunia yang akan segera dilaksanakan


Sementara itu di sebuah villa nan jauh di sana tampak seorang pria yang sedang marah karena salah satu anak buahnya melaporkan bahwa mereka tak menemukan jejak keberadaan profesor Abdullah sejak tadi pagi


"Sebenarnya apa yang sudah kalian lakukan kalian sudah mengikutinya dirinya selama bertahun-tahun Bagaimana bisa dalam sehari jejak mereka sudah hilang entah ke mana." ucap pria tersebut sambil melemparkan sesuatu ke anak buahnya membuat salah satunya langsung menjerit kesakitan rupanya sebuah balok yang ada di atas meja mengenai tempat di kepala anak buahnya tersebut


"Maafkan kami Tuan tapi kami benar-benar tidak tahu bahkan kami sudah memeriksa kediaman yang selama ini dia tinggali tapi semuanya kosong bahkan rumah utama yang dulu dia tinggali bersama istrinya juga kosong pelayan yang selalu menjaga rumah tersebut juga kembali ke kampung halamannya." ucap bawahan pria tersebut


"Baiklah tuan aku akan menyuruh beberapa orang untuk menyelidiki keberadaan profesor Abdullah ." ucap bawahan pria tersebut

__ADS_1


"Tidak aku ingin kau sendiri yang menyelidiki keberadaan profesor Abdullah dan kau harus menemukannya jika tidak bersiaplah untuk menerima hukuman." ucap pria tersebut


"Tapi Tuan jika aku pergi untuk mencari profesor Abdullah bagaimana dengan keadaan tuan di sini aku sangat mengkhawatirkannya apalagi beberapa hari yang lalu ada beberapa orang yang sepertinya mencari informasi tentang Tuan." ucap Jay ya pria tersebut adalah orang kepercayaan adik angkat dari ibu Kikan


"Kau tak perlu khawatir mereka pasti hanya beberapa mafia yang tidak senang karena kita sudah membuat keributan dan juga telah membunuh rekan-rekannya aku akan baik-baik saja di sini lagi pula di sini ada Edison yang menemaniku." ucap Bento adik angkat ibu Kikan


"Baiklah Tuan aku akan secepatnya mencari informasi tentang profesor Abdullah dan mengambil peta yang berada padanya Tuan tak perlu khawatir aku akan melaksanakan perintah Tuan dengan baik." ucap lalu menunduk hormat


"Sekarang pergilah." ucap Bento sambil terus melihat sebuah foto

__ADS_1


Jay segera berlalu pergi dari ruangan tersebut dia akan mencari informasi mengenai keberadaan profesor Abdullah yang tiba-tiba saja menghilang dari pengawasan mereka sejak tadi pagi.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2