
Setelah Ayah Leo dan stuart keluar dari kamar tersebut pandangan omah ibu tua langsung mengarah kepada Elizabeth membuat wajah Elizabeth pucat Pasih
Sedangkan Kikan masih terlihat penasaran dengan darah yang sudah mengering di kasur sedangkan Yuli mulai tersadar walaupun kepalanya sedikit sakit
"Ah sakit." ucap Yuli membuat semua orang mengalihkan pandangannya pada Yuli
"Apa kau tidak apa-apa." tanya Kikan yang berada tepat di samping Yuli membuta Yuli berusaha membuka matanya kepalaku terasa sakit dan badanku terasa remuk." ucap Yuli
Membuat Oma dan ibu stuart semakin tajam menatap pada Elizabeth membuta Elizabeth semakin menunduk
"Aduh sakit di mana aku kenapa bagian bawah tubuhku sakit sekali." ucap Yuli berusaha untuk bergerak tapi sepertinya area sensitifnya sedang sakit
Kikan bingung harus mengatakan apa pada Yuli karena dia juga bingung
__ADS_1
"Apa aku sudah di jual pada pria hidung belang sekarang aku sudah hancur tak bisa meneruskan sekolah ku lagi." ucap Yuli sambil menangis pasrah di ranjang membuat Kikan sangat sedih melihatnya
Kikan langsung bangkit dan menatap marah pada Elizabeth "kakak jahat aku akan mengadu pada ayah dan stuart." ucap Kikan karena kesal karena dia berpikir Elizabeth membeli anak di bawah umur untuk di jadikan pemuas nafsunya
Ibu stuart langsung mendekati Yuli "sayang sebaiknya kau bangun dan membersihkan dirimu terlebih dahulu kau tenang saja dia akan bertanggungjawab atas apa yang dia lakukan padamu." ucap ibu stuart sambil melihat ke arah Elizabeth yang sudah berpakaian
Yuli merasa bingung kenapa wanita paruh baya yang ada di hadapannya menunjuk pada seorang yang berpakaian wanita yang dia ingat tadi malam berada di toilet bersamanya dan beberapa pria jahat telah menculik mereka berdua itu ingatan terakhir Yuli
Oma menghembuskan nafasnya kasar "Darmanto............ cepat gunting rambutmu dan ganti pakaian mu dengan pakain pria saat ini juga atau aku sendiri yang akan melakukannya." teriak Oma kesal
Yuli nampak syok mendengar teriakan Oma yang menggelegar di dalam kamar sementara Darmanto langsung berlari keluar entah dia pergi ke mana
"Apa kau tidak apa-apa sebaiknya kau membersihkan dirimu dan berpakaian." ucap ibu stuart membuat Yuli langsung tersadar dari keterkejutannya
__ADS_1
"mari aku bantu untuk ke kamar mandi ucap ibu stuart
Sementara itu di luar tampak Kikan sedang berada di pelukan stuart mengadu apa yang terjadi bahkan ayah Leo sampai kesal ada Darmanto yang membut menantu kesayangannya menangis
"Tenang sayang ayah pasti akan menghukumnya sesuai yang kau inginkan sekarang berhentilah menangis dan makanlah dulu." ucap ayah Leo
Kikan melihat ayah mertuanya lalu mengangguk setuju, dalam hati Kikan tertawa ternyata aktingnya berhasil kali ini Elisabeth alias Darmanto akan menjadi kepala rumah tangga
Sementara itu di sebuah ruangan tampak Darmanto sedang mencukur rambutnya dengan air mata yang jatuh di kedua pipinya mengingat bagaimana dia merawat rambutnya sampai seindah itu sedangkan komandan hanya bisa mengehembuska nafasnya kasar melihat Elizabeth seperti itu
"Aku tak menyangka bahwa nasibku akan strategis ini hanya kerena patah hati lalu meminum alkohol berlebihan harus berada di titik di mana aku kehilangan mahkotaku yang berharga dan sebentar lagi aku akan terikat pada seorang wanita yang tak aku cinta." keluh Darmanto di selah tangisannya.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1