Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
240


__ADS_3

"Sudah kau jangan lagi banyak berkata-kata Sekarang kami sedang menunggu Apa kau menyetujui keinginan Kikan untuk ikut bersama kami atau tidak." ucap Oma dengan tatapan intimidasi kepada stuart yang artinya stuart harus setuju


Stuart memelas sambil menatap ke arah Kikan berharap kikan merubah keputusannya untuk ikut bersama Oma dan ibunya karena Stuart yakin 100 % Pasti ibunya akan mengadakan acara 7 hari tujuh malam setelah pulang dari apartemen untuk merayakan kehamilan Kikan


"Aku setuju dengan keinginan kikan untuk bersama ibu dan Oma kembali ke kediaman utama tapi aku mempunyai permintaan aku ingin Oma tetap merahasiakan tentang keberadaan kikan sampai nanti bayi Kami lahir." ucap Stuart


"Mengapa kita harus menyembunyikan Kikan bukankah ini berita yang sangat bagus berarti semua rumor yang melekat padamu otomatis akan menghilang karena kau sudah menikah dan sebentar lagi aku akan menjadi seorang ayah." ucap Oma

__ADS_1


Stuart menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat ke arah Oma "ini demi kebaikan dan calon anakku Aku ingin semua aman dan terkendali sampai mereka lahir." ucap stuart


"Tapi apa kikan setuju dengan hal itu aku takut kikan tidak akan setuju dan dia berpikir bahwa selama ini kau menyembunyikannya dan tidak ingin orang lain tahu tentang keberadaannya." ucap Oma berusaha agar dia bebas mengekspos keberadaan kikan Karena dia sudah berencana akan membuat pesta 7 hari 7 malam untuk pesta pernikahan dan juga pesta untuk merayakan kehamilan kikan dirangkai dengan acara 7 bulanan


"Jika Oma terus mengatakan hal-hal yang tidak jelas aku akan melarang kikan untuk ikut bersama Oma aku menginginkan ini semua hanya untuk demi kebaikan Kikan jadi aku mohon mengerti,Oma boleh mengadakan acara 7 bulanan tapi dengan syarat harus tertutup sedangkan pesta pernikahan kami akan menunggu sampai Kikan melahirkan." ucap stuart


"Kau masih setuju dengan apa yang kau katakan." ucap Oma pasrah

__ADS_1


"Sayang ayo kita merapikan barang-barang milikmu agar bisa langsung dibawa oleh pelayan untuk dimasukkan ke dalam mobil." ucap Ibu Stuart sambil menggandeng sang menantu menuju kamar


Sementara itu di ruang bawah tanah tampak Elizabeth keluar dari lab di mana dia sudah meninggalkan profesor Abdullah untuk beradaptasi di sana kini pintu lab sudah tertutup kini Elizabeth sudah keluar dari lab ruang bawah tanah dengan wajah lesu pasalnya asisten Edi selalu mengabaikan dirinya tadi sementara anak buah Elizabeth yang melihat kedatangan langsung mendekat dan memberikan kabar tentang keberadaan Oma dan ibu apartemen milik Stuart sontak saja hal tersebut membuat Elizabeth sangat panik apalagi bawahannya berkata bahwa mereka tadi sudah berusaha menghubungi Elizabeth


Elizabeth langsung bergegas menuju ke apartemen milik stuart sementara itu Oma yang sudah selesai berbicara dengan stuart memilih duduk agak menjauh karena kesal Stuart merahasiakan tentang Kikan dan kehamilannya sambil menunggu kikan yang sedang bersiap siap untuk kembali ke kediaman utama bersama Oma dan ibu stuart tampak Elizabeth langsung menerobos masuk ke dalam apartemen langsung mengalihkan pandangannya pada Elizabeth


Oma langsung menatap pada Elizabeth "eh Darmanto kau semakin glowing dan cantik saja Oma ingin tahu dokter mana Yang membuatmu tampil cantik bahkan lebih cantik dari seorang wanita."ucap Oma.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2