
Stuart berpikir sejenak buat mencari kata-kata yang tepat agar dia bisa menyembunyikan Apa yang sedang terjadi "aku bergadang karena memikirkan sebuah ide baru untuk." perusahaan ucap Stuart
"Benarkah bukankah produk baru kita baru-baru ini baru diluncurkan memangnya ada produk yang kau pikirkan." tanya Bima
"Aku berpikir karena produk kita sudah mulai diluncurkan jadi kita harus memikirkan produk baru lagi yang akan kita buat tahun depan apalagi saat ini persaingan sangat ketat." ucap Stuart mencari alasan
Bima hanya bisa mengangguk tak mengatakan apapun lagi apalagi mobil mereka sudah berada di lobby kantor Bima langsung turun dan membukakan pintu untuk Stuart setelah keluar Stuart melangkah menuju lift lalu menuju ke ruangannya
Stuart yang sudah berada di kursi kebesarannya tapi sesat kemudian setelah tiga puluh menit duduk dia berpikir sejenak lalu melangkah keluar entah apa yang sedang dilakukannya Stuart mengendarai mobil miliknya sendiri entah kemana tujuannya tak ada yang tahu
Mobil stuart kini terparkir sempurna dengan memakai topi dan masker Stuart bergegas langsung masuk ke sebuah bangunan yang tampak di depannya tertulis praktek dokter jantung
__ADS_1
Setelah masuk ke dalam bangunan tersebut Stuart langsung menuju ke ruangan dokter tersebut tampak dokter sudah menunggu melihat kedatang Stuart dokter tersebut langsung bangkit dan menyambut Stuart dengan hormat "selamat pagi tuan muda silahkan duduk" ucap dokter tersebut menyambut Stuart
Stuart langsung menghempaskan bokongnya duduk di hadapan dokter jantung tersebut yang bernama dokter Heri sambil melepaskan masker masker miliknya
"Baiklah Tuan muda sesuai permintaan Tuan muda "bolehkah saya tahu apa yang membuat Tuan berpikir bahwa Tuan memiliki penyakit jantung." tanya dokter Heri
"Setiap saya menatap mata seseorang apalagi menyentuh kulitnya untuk saya berdetak kencang seperti habis berolahraga." ucap Stuart dengan wajah polosnya
Sontak saja dokter Heri sangat terkejut mendengar perkataan ingin tertawa tapi tak mungkin bisa-bisa dia mendapatkan masalah yang besar
Stuart menatap tak suka pada perkataan dokter Heri Apa maksudnya mengatakan hal tersebut semua juga orang tahu bahwa dirinya tak pernah memiliki hubungan apapun dengan wanita manapun pikir Stuart
__ADS_1
"Apakah dokter sudah bosan bekerja sampai mengatakan hal yang sangat tidak masuk akal kau." ucap Stuart
Mendengar perkataan Stuart dokter Heri sangat terkejut padahal itu pernyataan sederhana yang biasa diberikan oleh seseorang kepada seorang pria normal
"Tapi Tuan muda aku bertanya seperti itu karena sepertinya penyakit Tuan bukanlah penyakit jantung." ucap dokter Heri berusaha membela dirinya
"Apa maksudmu mengatakan bahwa itu bukanlah penyakit jantung terus itu penyakit apa sampai membuat jantungku berdetak sangat kencang." tanya Stuart
Dokter Heri sangat bimbang akan menjawab apa pertanyaan dari tuan muda apalagi dia baru sadar bahwa penguasa besar yang ada di hadapannya adalah lelaki polos dalam hal percintaan membuat dokter Heri bimbingan jika dia mengatakan yang sebenarnya maka otomatis bisa membuatnya kehilangan pekerjaan apalagi dia tahu Stuart tak pernah memiliki hubungan apapun dengan wanita manapun dan Stuart terkenal dengan julukan lelaki yang tak memiliki hati
"Baiklah Tuan saya ingin bertanya pertanyaan terakhir apakah saat jantung tuan berdetak kencang apakah tuan sedang melihat seseorang pria atau seorang wanita." tanya dokter Heri hati-hati
__ADS_1
"Aku melihat seorang pria." ucap Stuart dengan polosnya membuat dokter Heri langsung terbelalak tampan-tampan ternyata penyuka terong pikir dokter Heri .
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya