
"Aku tadi sempat berpikir bahwa Oma dan ibu mengetahui tentang hubungan Stuart dan Kikan yang sudah tidak wajar antara pelayan dan Tuannya apalagi mereka sama-sama pemilik terong apa Oma dan ibu sungguh tak berpikir buruk akan hubungan mereka yang sepertinya bukan hubungan biasa." ucap Bima
Oma dan ibu Stuart saling memandang "bagaiman kalau ibu dan Oma akan menemui Kikan dan Stuart agar ibu dan Oma menasehati mereka agar jangan terlalu sering terlihat bersama." ucap Oma
"Itulah tadi yang aku inginkan Oma agar Stuart dapat mengerti bahwa hubungannya dan Kikan sangat tidak sehat ." ucap Bima
"Baiklah kami mengerti sekarang mari kita ke meja makan untuk makan malam terlebih dahulu sekalian menunggu kabar tetang makan malam Stuart." ucap Oma
Sementara itu di hotel tempat Stuart dan Kikan makan malam nampak Tejo sudah menjalankan rencananya dengan menyamar sebagai pelayan di dapur untuk memasukan sesuatu ke dalam minuman Kikan
Angel kini pura-pura masuk saat melihat Kikan telah meneguk habis jus yang tadi di campurkan obat oleh Stuart
"Astaga aku tak menyangka tuan Stuart makan malam di sini dan siapa gadis cantik ini bolehkah aku ikut bergabung." ucap Angel dengan penuh percaya diri yang pura-pura terkejut saat bertemu Stuart
__ADS_1
Stuart sangat terkejut melihat kedatangan si lampir tapi dia tak mungkin bertindak gegabah di saat seperti ini apalagi ada yang merekam setiap tindakannya apalagi para wartawan mulai berdatangan
Dengan sengaja Angela hendak menumpahka sesuatu ke gaun Kikan tapi rupanya tantang Kikan yang akan mengambil gelas tersebut bertemu dengan tangan Angela membuat gelas tersebut jatuh di gaun Angela sendiri
Angela langsung bangkit dan ke kamar mandi dengan kesal tanpa pikir panjang
Sedangkan Tejo yang sudah menunggu di dalam kamar mandi tanpa melihat ke datang Angela sedang bersiap membius wanita yang akan masuk ke dalam kamar mandi
Saat ada yang membuka pintu kamar mandi Tejo langsung membekap wanita tersebut tanpa memperhatikan dengan jelas wanita yang di biusnya dengan cepat Tejo memasukan wanita tersebut ke sebuah kantong plastik besar untuk membuang sampah
Tejo langsung menyerahkan kantong plastik tersebut ke pada ke dua orang tersebut
Sementara itu di ruangan lain tampak Stuart dan Kikan yang sudah selesai makan malam, Stuart tanpa kata lagi langsung mengajak Kikan pulang sebelum si lampir datang kembali
__ADS_1
Kikan yang berdiri merasakan tubuhnya sedikit kurang nyaman tapi karena dia tak ingin merepotkan Stuart Kikan hanya bisa menahan semua rasa panas yang mulai menjalar di tubuhnya
Kini Stuart dan Kikan menuju ke apartemen milik Stuart karena Kikan akan menganti penampilannya tapi Stuart merasa heran dengan Kikan karena Kikan seperti orang mabuk karena mukanya yang sepertinya memerah menahan sesuatu
"Apa kau baik-baik saja." tanya Stuart sambil terus melaju mobil miliknya
Kikan tak menjawab karena kepalanya terasa berdenyut sempurna
"Hei ada apa dengan mu apa kau baik-baik saja kau sepertinya sakit apakah kau alergi sesuatu." tanya Stuart
"Bisakah kau diam dan mengemudi lebih cepat aku ingin segera ke kamar mandi." teriak Kikan tanpa sadar karena kepanasan Kikan ingin segera membasuh tubuhnya yang terasa sangat panas
Stuart terkejut mendengar suara keras Kikan tidak biasanya Kikan membentaknya.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya