Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
398


__ADS_3

"Apa dia itu jin atau atau setan kalau manusia bagaimana bisa dia menghilang begitu saja bahkan aku belum berkedip dia sudah tak ada di ruangan ini katakan padaku di mana dia menghilang di mana kau menyembunyikannya Apakah ada ruang rahasia di sini Yang aku tidak ketahui." tanya Bima sambil melihat ke arah Stuart


Sementara stuart hanya bisa geleng-geleng kepala melihat di kelakuan Bima yang menurutnya terlihat sangat lucu


"Hentikan mencari D dia sudah pergi sebaiknya kau juga laksanakan perintah ayah mertuamu aku yakin ayah mertua pasti sedang menunggumu." ucap stuart


Sontak Bima langsung menepuk keningnya Astaga Aku sampai lupa Aku meninggalkan Ayah mertuaku di tempat parkir karena aku mengatakan padanya bahwa aku hanya sebentar bertemu denganmu terima kasih atas bantuanmu Aku pergi dulu oh iya sepertinya orang yang Darmanto cari selama ini aku sudah menemukan jejaknya." ucap Bima


"Baiklah aku mengerti kita akan membicarakannya lagi setelah ibu mertuamu sudah berada di sini dan Darmanto juga akan segera kembali sepertinya pengobatannya berjalan lancar selama beberapa minggu ini." ucap Stuart

__ADS_1


"Sebenarnya dari dulu aku sangat penasaran mengapa nama ketua pengawal bayanganmu D."tanya Bima


"Astaga Bima bisakah kau mengurus urusanmu saja dan tak perlu mengurus D Sekarang tutup mulutmu dan berhenti mengatakan hal-hal yang tidak penting pertanyaanmu sungguh membuat aku ingin mencekikmu sekarang keluar dari ruanganku dan temui ayah mertuamu segera laksanakan urusan keluargamu agar semuanya cepat beres." ucap Stuart yang terlihat kesal


Bima langsung kabur dari ruangan Stuart begitu melihat Stuart terlihat kesal Sementara itu di parkiran tampak Paman Jack sedang melihat jam tangannya sambil menunggu kedatangan Bima tak berselang lama tampak Bima keluar dari perusahaan menuju ke parkiran di mana paman Jack berada


Bima yang sudah kembali langsung masuk ke dalam mobil "Ayo Ayah kita ke markas terlebih dahulu." ucap Bima langsung mengendarai kendaraannya menuju ke markas mereka


Begitu pintu pagar dibuka tampak sebuah bangunan yang sangat besar dengan menjulang tinggi seperti sebuah kastil dengan sebuah landasan pesawat di atasnya dengan pekarangan yang sangat luas bahkan di belakang seperti sebuah hutan belantara

__ADS_1


Melihat semua itu membuat Paman Jack sangat terkesima bukannya apa walaupun markas ayah Leo termasuk besar tapi tak seperti markas yang ada di hadapannya saat ini markas tersebut sangat besar dan bahkan memiliki landasan pesawat sendiri di atasnya


"Apakah ini markas milik Stuart." tanya paman jack sebelum Bima hendak keluar dari dalam mobil


"Benar ini adalah markas milik Stuart yang dia bangun lima tahun yang lalu sekarang bukan waktunya ayah mertua kagum ayo kita keluar dan langsung ke atas pesawat sudah menunggu untuk menjemput ibu mertua dan beberapa orang sudah berada di sana untuk mengawasi ibu mertua keluar dari kediaman kakek tua itu." ucap Bima


"Benarkah bukannya kau barusan berbicara dengan stuart tentang masalah ini ." tanya paman Jack yang sedikit bingung dengan cara kerja Bima dan Stuart


"Ayah mertua tak perlu mengetahui apa yang terjadi intinya kita harus segera menjemput ibu mertua sebelum kakek tua itu menyadari apa yang apa yang kita lakukan." ucap Bima.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2