Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
boncahap 24


__ADS_3

Stuart yang sudah keluar dari kamar anak-anaknya langsung menuju kamarnya saat masuk ke kamar tampak stuart melihat kikan sudah duduk di sofa menunggunya, stuart berjalan menuju sofa di mana kikan duduk


"Kau sudah melihat anak-anak kita sayang Bagaimana apakah Sofia melapor padamu bahwa aku menghukumnya." tanya Kikan


"Tidak dia hanya mengatakan bahwa dia sedang bermain boneka pemberianmu Sepertinya dia sudah mulai menurut kau jangan terlalu keras padanya kau tahu kan dia baru berumur 5 tahun." ucap stuart


Kikan menatap stuart dengan tatapan yang sulit diartikan Apakah ada anak umur 5 tahun yang pergi bermain di hutan beberapa jam bersama bawahanmu entah apa yang mereka ajarkan kadan sofia pulang dengan pakaian kotor dan kadang ada goresan di kulitnya, lalu kembali dengan ceria tanpa beban dan sangat bahagia sangat berbeda jika bermain di dalam rumah apalagi dia tak suka permainan perempuan tapi menyukai permainan laki-laki Dia seorang gadis kecil berusia 5 tahun aku tahu Tapi apa Kau melihatnya dia bermain seperti anak gadis berusia lima tahun." tanya Kikan


"Sayang tenanglah namanya juga anak kecil, Sofia pasti menyukai binatang yang ada di kurungan di dalam markas mungkin saja Sofia bermain di sekitar mereka sehingga bajunya sedikit kotor lagi pula Sofia sendiri yang suka pergi ke hutan." ucap stuart


"Binatang...... apakah di markas itu ada kebun binatang." tanya Kikan untuk memperjelas

__ADS_1


"Bukan kebun binatang sih tapi ada beberapa binatang yang tertangkap dan di masukan ke dalam kurungan seperti itu kira-kira." ucap stuart bohong


"Dia bebas bermain dengan binatang apapun yang penting bukan binatang buas karena itu berbahaya bagi Sofia namanya anak-anak aku takutnya dia akan dimakan oleh binatang buas apalagi letak markasnya di hutan." ucap Kikan


" Kau tenang saja di hutan di mana markas itu berada sudah tak ada binatang buas lagi apalagi di sekitarnya sudah dipagari agar tak sembarangan orang bisa masuk." ucap stuart


"Tapi katakan pada bawahanmu Jangan biarkan Sofia bermain yang aneh-aneh apalagi bermain senjata dan jangan biarkan dia melihat adegan kekerasan karena aku yakin di markasmu pasti terdapat banyak alat untuk bertarung." ucap Kikan dia tak bisa mencegah bawahan stuart untuk mengajak main Sofia apalagi Sofia sangat senang saat habis bermain bersama bawah stuart membuta Kikan tak bisa berbuat apa-apa


"Benarkah pantas baju Sofia kotor mungkin karena mencari bunga liar dan main dengan binatang peliharaan." ucap Kikan dengan polosnya karena berpikir semua yang di katakan oleh stuart benar, stuart tersenyum ternyata istrinya masih sepolos dulu Untung saja Kikan tak terlalu suka keluar rumah


"Baikalah sayang aku akan ke ruang kerjaku ada sesuatu yang harus aku bahas sebaiknya kau istirahat." ucap stuart lalu bangkit keluar dari kamar menuju ruang kerja miliknya

__ADS_1


Di dalam ruang kerja tampak komandan dan Mr D sedang menunggu, stuart langsung duduk di sofa di mana komandan dan Mr D berada, komandan bagaimana pekerjaan yang aku berikan, semua terkendali hanya saja anak laki-laki itu belum aku temukan keberadaannya." ucap komandan


"Cari sampai ketemu, karena aku yakin anak itu tak mengerti apa yang kita lakukan dia hanya melihat keluarganya terbunuh." ucap stuart


"Baik aku mengerti." ucap komandan lalu bangkit keluar dari ruangan " ada apa kenapa kau datang menemuiku ." tanya stuart


"Tuan aku sudah menyiapkan seseorang untuk menjaga nona Sofia." ucap Mr D, "benarkan latih dia dengan baik, aku tak ingin putriku terluka, bagaimana perkembangan latihan Sofia ." tanya stuart


"Seperti yang Anda harapkan tuan 100% nona Sofia memang jiplakan anda bukan hanya wajah tapi sifat dan karakter." ucap Mr D, "istri ku pasti akan membunuh ku jika mengetahui hal ini." ucap stuart , mendengar hal tersebut Mr.D hanya bisa diam.


untuk lanjutannya Arturo sudah menyediakan judul yang akan di up tanggal satu ya

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2