Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
468


__ADS_3

Jay yang sudah keluar dari ruang kerja Bento langsung mengambil ponselnya "halo aku setuju biaya sewa toko tersebut." ucap Jay tanpa menunggu orang tersebut berbicara


"Ha ha ha aku pikir kau akan melakukan hal lain selain akan menyewa tempatku Baiklah aku akan menyewakan tempat tersebut kepadamu tapi dengan Beberapa syarat." ucap komandan sengaja membuat kesal Jay


Jay mengepalkan tangannya sungguh dia tak menyangka pria yang dia anggap sepele ternyata menjadi musuh yang cukup membuatnya kelabakan


"Katakan saja apa persyaratannya dan aku akan menyetujuinya jangan lupa kirimkan aku surat kesepakatan perjanjian penyewaan toko bunga tersebut Aku ingin malam ini juga semuanya selesai dan kami bisa membuka toko bunga." besok ucap Jay


"Tentu saja selesai kau menulis semua persyaratan kesepakatan kita maka aku akan mengirimkan mu surat perjanjian sewa toko bunga tersebut dan setelah itu kau bebas untuk melakukan apapun pada toko bunga itu."ucap komandan dengan senyumannya liciknya


"Baiklah katakan padaku apa-apa saja persyaratannya agar aku bisa mencatatnya." ucap Jay dengan nada kesal

__ADS_1


"Baiklah yang pertama kau harus membayar langsung padaku kedua kau harus membawakan uang itu malam ini juga dan ke tiga aku ingin kau sediri yang akan mengantar uang tersebut ." ucap komandan


"Kenapa kita tidak melakukannya dengan cara aku mentransfer uang dan kau mengirimkan isi perjanjian melalui fax dan kita akan mengirim ulang setelah ditandatangani begitupun dirimu mengapa kita harus bertemu dan apa kau pikir akan semudah itu mengumpulkan uang cash malam-malam begini." ucap Jay tidak terima dengan persyaratan yang di ajukan komandan


"Ya terserah kau saja jika sampai malam ini lewat maka kalian tak bisa lagi menyewa toko tersebut." ucap komandan santai


Sementara Jay di sana sudah mengepalkan tangannya orang tersebut sangat menyebalkan dan persyaratan yang sangat aneh untuk apa juga mereka harus bertemu apalagi dia harus memberikan uang cash


"Tetu saja kita akan bertemu di toko bunga di mana lagi kita bisa bertemu bukankah kau sangat menyukai tempat itu sehingga Kau rela untuk melakukan apa saja untuk memiliki tempat tersebut." ucap komandan sambil terkekeh


Jay kembali menembus kesal lalu mematikan ponselnya dia sungguh merasa dipermainkan oleh pemilik toko bunga tersebut setelah mematikan sambungan telepon tersebut dia langsung mengetuk ruang kerja Bento, Bento yang sedang bekerja langsung mengalihkan pandangannya pada pintu yang melihat Jay sudah masuk ke dalam ruangan

__ADS_1


"Ada apa lagi Jangan katakan Dia tidak setuju untuk menyewakan tokonya." ucap Bento


"Maaf tuan dia sudah setuju untuk menyewakan toko bunga tapi dia ingin uang cash untuk dibawakan malam ini juga kepadanya." ucap Jay yang sudah berada tepat di hadapan Bento


Bento menatap ke arah Jay dengan pandangan yang sulit diartikan "malam ini juga." ucap Bento dengan Nanda yang kurang setuju


"Iya tuan Dia memberikan waktu kita hanya sampai malam ini jika tidak maka kita tak bisa lagi menyewa tokoh tersebut." ucap Jay


"Kenapa hanya untuk sebuah toko bunga saja kau tidak becus mengurusnya sekarang lihatlah apa yang sudah kau lakukan kalau memang tak ada jalan lain ambil semua uang cash yang ada dan berikan pada pemilik toko tersebut dan ingat kau harus teliti saat melakukan perjanjian dengan pemilik toko bunga tersebut sepertinya dia pria yang licik." ucap Bento, mendengar perintah Bento Jay langsung menunduk dan segera keluar dari ruangan tersebut.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2