Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
437


__ADS_3

Astaga sebenarnya apa diinginkan oleh mertua laknat ini meneleponku di saat aku ingin masuk ke dalam gua dai Memeng bisa membuat aku kesal sampai pingsan kalau aku tak datang dia pasti akan datang ke mari dan itu akan lebih membuat aku jika saat dia datang aku sedang keluar masuk goa ." ucap Bima dalam hati lalu meletakkan ponselnya kembali


"Siapa sayang yang menelepon." tanya Nadia


"Ayahmu sayang dia menyuruhku untuk menemuinya di ruang kerjanya aku akan membersihkan tubuhku sebentar maaf kita harus menundanya tapi kau tau kan sayang aku sangat menghormati ayahmu jadi aku harus menemuinya." ucap Bima pura-pura menjadi menantu yang baik di hadapan Nadia


"Astaga sayang aku semakin mencintai mu, ternyata kau sangat menyayangi dan menghargai ke dua orang tuaku, kakek pasti akan sangat menyukai mu." ucap Nadia polos


Bima tersenyum penuh arti lalu mengangguk lalu berjalan ke kamar mandi , setelah membersihkan tubuhnya dan berpakaian rapi Bima langsung melangkah keluar dari kamar menuju ruang kerja Paman Jack


Sementara itu Paman Jack telur mondar-mandir menunggu kedatangan stuart


Sementara di sebuah lab tampak seorang pria tua yang memakai baju pakaian sedang duduk dengan tatapan kosong

__ADS_1


"Profesor bagaimana apakah memorinya yang kita pasangkan pada pasien ini apak itu bereaksi pasalnya dia hanya diam saja semenjak kita memasangkan memori baru di otaknya." tanya seorang dokter muda


"Entalah aku belum memastikan apa yang terjadi padanya aku pikir mungkin saja dia sedang mengalami efek samping yang biasa terjadi pada pasien yang sangat keras kepala." ucap profesor


Sang dokter yang bertanya langsung mengangguk mengerti


Sementara itu di sebuah ruanga perawatan mewah tampak seorang pria dengan luka bakar serius sedang koma sedngkan di kamar berbeda dengan perawatan standar seorang pria juga sedang tak sadarkan diri beberapa orang terus mengawasi ke dua pasien tersebut


"Ada apa apa kau sudah membereskan kakak beradik itu aku tidak mau mereka menganggu hidup ku lagi." ucap stuart


"Sudah tuan Angela dan kakaknya tidak akan pernah muncul lagi dan aku pastikan tak akan ada yang mengingat mereka rumah sakit yang mereka tempati sudah menjadi rumah sakit jiwa untuk mereka sendiri." ucap pria tersebut


"Baiklah kembali ke posisimu akan ada beberapa orang yang perlu kita singkirkan." ucap stuart

__ADS_1


"Baik tuan." ucap pria tersebut lalu keluar dari ruangan stuart


Stuart yang sudah menyelesaikan membaca dan membalas Beberapa email langsung bangkit dia hendak beristirahat bersama istrinya


Sementara di kamar Darmanto dan Yuli tampak pasangan tersebut sedang duduk di sofa dengan wajah malu-malu kucing


Keduanya tampak tak ada yang akan memulia untuk berbicara hanya senyum senyum tidak jelas "jadi sayang sekarang aku bisa memeluk dan mencium mu ." ucap Darmanto sedikit tersipu


"Jangankan peluk dan cium lebih dari itu pun bisa." ucap Yuli sambil menutup wajahnya dengan tangan


Darmanto langsung memeluk tubuh Yuli, membuat Yuli semakin menutup wajahnya, "sayang wajahnya jangan di tutup bagaimana aku bisa melihat wajah cantik mu dan menikmati bibir indah mu." ucap Darmanto, Yuli langsung membuka wajahnya sedikit demi sedikit tapi masih menunduk Darmanto langsung mengangkat wajah Yuli sambil tersenyum hangat .


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2