
Dewi tersenyum lega saat masuk ke dalam kediaman kakek stuart karena berpikir tak ada yang mengetahui keberadaannya setelah merasa cukup aman Dewi langsung menuju ke dalam rumah begitu sampai ke belakang tanpa sengaja Dewi melihat dokter intan yang sedang berjalan di kebun belakang tampak senyuman Dewi semakin mengembang
Sementara itu komandan yang sudah gelisah langsung menambah kecepatan mobilnya dia ingin segera sampai takutnya Dewi melakukan hal buruk kepada dokter intan apalagi Dewi adalah salah seorang bawahannya yang cukup pandai bela diri
Sementara itu stuart, Bima dan Darmanto sedang duduk sambil terus mengawasi CCTV
"Menurutku Dewi pasti akan menculik dokter intan dan membawanya di suatu tempat." ucap Darmanto
"Kalau menurutku Dewi akan langsung membunuhnya tanpa ampun." ucap Bima
Stuart hanya diam saja melihat Dewi yang tersenyum sambil terus memandang dokter intan dari balik tembok
"Kalau menurutmu bagaimana apa kira-kira yang akan dilakukan Dewi pada dokter intan." tanya Bima pada stuart
"Aku pikir Dewi akan bertanya terlebih dahulu pada dokter intan Setelah itu mereka akan berselisih pendapat kita akan menyaksikan pertarungan antara dua orang wanita yang hebat aku percaya dokter intan memiliki kemampuan bela diri yang cukup baik." ucap stuart
__ADS_1
Darmanto dan Bima langsung mengalihkan pandangannya pada stuart "Apa kau gila aku sudah bertemu dengan dokter intan beberapa kali dan dia adalah wanita yang lemah lembut." ucap Darmanto
"Tapi aku melihat aura yang berbeda dari dokter intan sepertinya dia memang terlatih dari kecil sehingga tubuhnya tak tampak seperti orang yang memiliki kemampuan tinggi tapi sepertinya dia mampu untuk melindungi dirinya sendiri dari marabahaya." ucap stuart
"Benarkah wah ini tontonan yang sangat menarik pasti komandan akan sangat terkejut pasalnya Dia sangat memandang rendah dokter intan dia pasti tak menyangka bahwa dibalik kelembutan dokter intan terdapat kekuatan yang besar." ucap Darmanto
"Di sini mengingatkan kepada rumah kakek yang penuh dengan tanaman Aku sangat merindukannya sebaiknya saat aku mendapatkan cuti liburan aku akan pergi ke rumah kakek." ucap dokter intan sambil terus menelusuri kebun belakang
"Sepertinya itu wanita yang tadi bersama komandan sebaiknya Aku berusaha menjadi teman untuk menemaninya berjalan ke dalam perkebunan hingga ke hutan terlebih dahulu aku akan membuatnya tersesat dan hilang dari dunia ini." ucap Dewi kemudian berjalan ke arah dokter intan sambil tersenyum ramah
"Selamat siang benarkah aku tak menyangka kebun belakang seluas itu bahkan ada air terjunnya aku pikir di belakang itu sudah hutan." ucap dokter intan yang melihat pagar seratus meter dari tempat dia berdiri
"Pagar itu sengaja di bangun agar orang tidak tersesat tapi kan nona pergi bersamaku sudah pasti nona tak akan tersesat apalagi Hutan ini juga di jaga dan sering di masuki oleh para tuan muda untuk berburu lihatlah di sana bukanya ada pintu pagar yang terbuka." ucap Dewi merayu dengan mulut manisnya
Dokter intan berpikir sejenak lalu melihat ke arah belakang kemudian melihat ke arah Dewi "sebaiknya aku mengambil ponselku terlebih dahulu sebelum pergi." ucap dokter intan
__ADS_1
"Tak perlu mengambil ponsel Kita kan hanya sebentar saja hanya melihat pemandangan lalu pulang lagi pulang jaringan di sana kurang bagus." ucap Dewi
"Sementara itu stuart, Bima dan Darmanto tampak berada di ruangan kerja stuart "aduh bagaimana Apa yang harus kita lakukan bukannya di hutan tidak ada CCTV." ucap Darmanto
Dtuart langsung melihat ke arah ke dua sahabatnya tersebut "siapa bilang tidak ada CCTV D suruh anak buahmu untuk memasang CCTV di tempat di mana dokter intan dan Dewi melewatinya." ucap stuart
"Baik tuan." hanya suara itu yang terdengar tak ada siapapun lagi setelahnya
"Astaga kau ini bisa-bisanya kau menggunakan bawahan D hanya untuk menyaksikan dua orang perempuan saling membunuh demi seorang pria tapi aku juga sih penasaran Untung saja ada D tapi aku yakin pasti si D juga penasaran tentang apa yang terjadi." ucap Bima
Dokter intan tampak menyetujui keinginan Dewi untuk menemaninya berjalan-jalan melihat pemandangan dan air terjun kini kedua wanita tersebut sudah berjalan menuju hutan belakang sementara itu komandan yang baru saja tiba di depan pintu pagar tampak gelisah apalagi setelah melihat mobil milik Dewi sudah kosong para penjaga langsung membuka gerbang mobil komandan langsung melesat masuk
"lihat lah Romeo sudah tiba sepertinya dia akan panik mencari sang pujaan hati." ucap dermato Sambil tertawa terbahak-bahak diikuti oleh stuart dan Bima.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1