Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
546


__ADS_3

Setelah menyuruh bawahannya untuk menghadapi orang-orang stuart kakek tua tersebut langsung masuk ke dalam ruangannya untuk mengambil sesuatu tapi saat berada dalam ruangannya terdengar beberapa tembakan dan letusan yang semakin mendekat ke markas membuatnya semakin merasa tak nyaman"jangan sampai stuart dan rombongannya sudah berada di pintu markas aku harus segera mengambil semuanya lalu pergi dari sini aku akan ke rumah di mana ada anak-anak stuart aku akan menghabisi keturunan stuart tersebut." ucap kakek tua


Sementara itu di gerbang markas tampak para bawahan Tuan sudah berhasil mengatasi para bawahan kakek tua yang menjaga pintu gerbang saat mereka akan masuk tampak beberapa pemuda sudah menghadang mereka sepertinya pemuda-pemuda itu yang memang disiapkan untuk bertarung dengan mereka entah apa yang merasuki para pemuda tersebut mereka menyerang babi hutan seperti orang gila membuat beberapa bawahan stuart terluka tapi saat setuat dan Darmanto masuk akan mencari kakek tua tersebut seseorang nampak ingin menyerang Stuart dari belakang tapi untung saja ada mister D yang langsung menangkis serangan tersebut membuat stuart langsung menoleh melihat seorang remaja pria berusaha untuk membunuhnya dengan sebuah pisau


"Dasar kakek tua sialan dia bahkan mengunakan anak-anak menjadi tamengnya." ucap stuart yang terlihat sangat kesal apalagi wajah anak tersebut terlihat tanpa dosa tak ada Ekspresi sedikitpun begitupun Bima dan Darmanto yang di serang oleh sekelompok remaja yang wajahnya terlihat tak ada reaksi apapun pandangan mereka datar sepertinya para remaja tersebut sudah di cuci otaknya


"Jangan lukai mereka cukup buang senjatanya dan ikat mereka seperti mereka dalam keadaan tak menyadari apa yang sedang mereka lakukan saat ini." ucap stuart membuta semua orang berusaha untuk tidak menyakiti para remaja tersebut, tampak Bima dan Darmanto sedikit kewalahan menghadapi para remaja tersebut yang menyerang mereka membabi-buta tapi intinya pasukan mereka lebih banyak membuta mereka dengan mudah mengepung para remaja tersebut dan mengikat mereka, sementara itu Darmanto yang merasa tak ada yang menghalangi dirinya langsung berjalan mencari keberadaan kakek tua tersebut tapi sayangan saat menuju dalam Baroto tampak berdiri di hadapannya membuat Darmanto tersenyum kecut melihat pria tersebut yang merupakan tangan kanan Kakek tua tersebut

__ADS_1


"Apa kabar paman Baroto." ucap Darmanto, membuat Baroto menautkan kedua alisnya sambil mentap tajam ke arah Darmanto


"Siapa kau memanggilku seperti itu." tanya baroto , aku malaikat maut yang datang untuk mengambil nyawamu." ucap Darmanto, "kau sangat lucu kau pikir semudah itu berhadapan Dengan ku." ucap sombong Baroto , "aku tau kau adalah lima dari sepuluh murid kakek tua tersebut yang sangat ahli beladiri ." ucap darmanto


"Sepertinya kau pernah menjadi murid ketua sehingga kau mengetahui tentang diriku." ucap Baroto


"Serahkan dia padaku aku adalah lawannya saat ini pergilah bersama Stuart untuk mencari kakek tua itu agar kau bisa terbebas dari semua masa lalu mu ." ucap Bima

__ADS_1


Membuat Darmanto langsung mundur dan di gantikan oleh Bima sementara Baroto tampak sedikit kewalahan melawan Darmanto dia tidak tau Bima lebih ahli dari Darmanto, "aku tak menyangka ternyata stuart memiliki orang-orang yang tangguh." ucap baroto saat ada jarak antara dirinya dan Bima.


"Aku juga tak menyangka ada orang sebodoh dirimu mau saja menjadi murid seorang pisikopat seperti kakek tua tersebut aku merasa kasihan padamu." ucap Bima memandang rendah baroto


"Tutup mulutmu bocah ingusan ternyata lidahmu sangat tajam." ucap baroto sambil menyerang Bima, perkelahian antara baroto dan Bima mulai sengit baroto sudah tak selincah dulu lagi sehingga membuatnya harus tersungkur beberapa kali.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2