Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
488


__ADS_3

Sementara itu tampak Bento sedang berada di ruang kerjanya sedang memantau keadaan toko bunga yang baru saja dia buka dengan seorang wanita paruh baya yang menjadi pemilik toko tersebut dengan spanduk besar dengan wajah wanita paruh baya tersebut sebagai pemilik toko membuat orang yang lewat di sekitar toko bunga tersebut akan dengan jelas melihat spanduk tersebut


"Aku yakin dengan memasang spanduk sebesar itu profesor Abdullah pasti akan tertarik dan melihat jelas wanita yang ada di dalam toko bunga tersebut begitu dia masuk ke toko bunga aku akan menangkapnya." ucap Bento sambil tersenyum penuh arti melihat CCTV yang berada di hadapannya


Jay yang berada di ruangan tersebut tampak merenungi sesuatu entah apa yang dipikirkan yang pasti dia merasa sesuatu yang sangat aneh dan perasaannya tidak enak dengan misi kali ini seakan-akan sesuatu yang buruk akan terjadi pada dirinya dan tuannya

__ADS_1


"Tuan apa Tuan tidak merasa aneh Sejak kedatangan kita di sini tak ada hal baik yang terjadi pada kita apalagi masalah toko bunga sepertinya seseorang sedang mengincar kita." ucap Jay


Bento yang tadinya fokus ke layar monitor laptop miliknya langsung mengalihkan pandangannya pada Jay "kau sedang bicara apa sepertinya semua baik-baik saja dan masalah toko bunga mungkin saja pria itu memang seorang yang terlatih dan lebih pintar darimu sehingga kau bisa kalah strategi dengannya membuat kita rugi miliaran dolar." ucap Bento


"Tapi Tuan aku merasakan firasat buruk saat berada di kota ini sepertinya seseorang sudah mengetahui tentang apa yang kita lakukan dan kejahatan apa yang membuat kita berada di sini apakah mungkin ini adalah jebakan tanpa kita sadari Kita telah masuk ke dalam jebakan seseorang." ucap Jay

__ADS_1


"Tapi tuan alangkah baiknya jika kita lebih berhati-hati mulai dari saat ini dan tidak gampang melakukan tindakan yang berbahaya seperti saat kita akan membeli toko bunga." ucap Jay memperingati untuk kesekian kalinya tapi tampaknya Bento hanya Acuh


Di toko bunga tampak wanita paruh baya merangkai bunga dengan perasan sedikit cemas karena memikirkan keadaan anaknya yang di rawat di rumah sakit walaupun Jay sudah menjamin keadan anaknya baik-baik saja tapi sebagai seorang ibu jelas dia khawatir


Sementara itu seorang wanita yang membawa keper dengan santai berjalan keluar dari kendaraan miliknya lalu masuk ke Bandara tak ada yang mencurigakan dengan wanita tersebut hanya saja isi kopernya membuat beberapa petugas yang memeriksa merasa heran kerena tak ada pakian atau barang yang biasa di bawa kaum wanita yang ada hanya beberapa kertas dan foto kini wanita tersebut sudah duduk di pesawat

__ADS_1


"Akhirnya tugasku selesai Aku harap dengan ini komandan bisa melihat diriku sebagai seorang wanita bukan sebagai bawahannya." ucap wanita tersebut sambil memasang kacamata ke wajahnya


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2