
"Mereka sudah sampaikan sebentar lagi akan menuju kemari." ucap kakek Nadia dengan senyuman di wajahnya tanpa mempedulikan pesan yang ada di ponselnya yang dia pikir adalah pesan biasa dari asistennya yang mengatakan bahwa dirinya akan segera tiba
Kini mobil yang di tumpangi oleh paman Jack dan Bima telah tiba di pintu gerbang para penjaga langsung membuka pintu gerbang sementara itu di dalam mobil wajah asisten kakek Nadia tampak pucat Pasih entah apa yang terjadi padanya
Sementara Bima dan Paman Jack duduk dengan santai di kursi belakang
Kini mobil sudah masuk ke dalam pekarangan tampak para penjaga yang berjaga kini mobil telah terparkir sempurna
Sementara itu di dalam pelayan mengabarkan bahwa mobil yang menjemput paman Jack sudah terparkir sempurna di depan
"Sepertinya mereka sudah datang kita akan menunggu mereka masuk." ucap kakek Nadia dengan senyum yang terus menghiasi wajahnya begitupun Damian
Tak berselang lama pintu terbuka tampak paman Jack masuk di ikuti oleh Bima membuat kakek Nadia dan Damian menatap penuh tanda tanya sedangkan asisten James hnya bisa menunduk dan menutup pintu tanpa bisa berkata apapun
__ADS_1
Kakek Nadia langsung bangkit dari kursinya "maaf siapa dia bukanya aku sudah mengatakannya bahwa ini acara keluarga." ucap kakek Nadia
Sedangkan Damian menatap Bima dengan tatapan yang sulit di artikan
"Maaf tuan dia adalah keluarga bagiku ." ucap Jack , membuat kakek Nadia menatap tak suka "apa maksudmu dengan mengatakan dia adalah keluarga walaupun dia anak angkat mu bukan berarti kau bebas membawanya ke sini." ucap kakek Nadia dengan nada kesal
Bima tersenyum "aku adalah suami Nadia cucu kakek sekaligus menantu ayah Jack jadi itu berarti aku adalah keluarga." ucap Bima penuh percaya diri
Kakek Nadia langsung melotot begitupun Damian "apa katamu kau adalah suami Nadia mimpi." ucap kakek Nadia
" Ha ha ha ha kenapa kalian sangat terkejut mendengar berita itu bukannya hal biasa wanita dan pria menikah ." ucap santai Bima tanpa dosa
"Keparat jangan katakan kau sudah menikahkan cucuku tanpa persetujuan ku dan kau menikahkannya dengan pria yang sama levelnya dengan mu." ucap kakek Nadia
__ADS_1
"Kakek mertua level apa yang kau bicarakan apakah mungkin nama lord yang ada di belakang namamu yang kau rebut dari seorang pria penyakit yang wajahnya tak ada yang mengetahuinya saat kau hanya seorang pelayan pribadi." ucap Bima tanpa basa-basi
Kakek Nadia sangat terkejut mendengar perkataan Bima Tetang masa lalunya yang tak ada seorangpun yang mengetahuinya tentang hal tersebut bagaimana bisa pria yang ada di hadapannya mengetahui hal tersebut
"Apa maksudmu kau jangan berkata sembarangan ." ucap kakek Nadia tampak paman Jack mentap kakek Nadia dan Bima bergantian sementara Damian sangat terkejut mendengar." ucapan bima
"Kau pasti sengaja mengatakan semua kebohongan itu ." ucap Damian
"Kebohongan katamu ha ha ha kau tau kakek mertua aku bahkan bisa membawa bukti dalam waktu satu menit ." ucap Bima
Nampak wajah kakek Nadia pucat Pasih mendengar perkatan Bima "kau jangan Sembarang cepat keluar kau dari ruangan ini." teriak kakek Nadia
"Pengawal usir." dia ucap Damian membuat para pengawal Damian langsung mengepung Bima.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya