
"Perasaan dulu kau ingin sekali menjadi wanita masa sih kau tidak tahu kalau seorang wanita itu ada yang sakitnya yang baik yang bisa bikin bahagia pasangan suami istri ." ucap ibu stuart
Ayah Leo tersenyum lalu bangkit dan berjalan kearah darmanto dan langsung memeluk Darmanto selamat nak kau akan segera menjadi seorang ayah seperti stuart tapi untuk memastikan benar Apa tidak sebaiknya kau ajak istrimu besok untuk memeriksa dokter kandungan." ucap ayah Leo sambil melepaskan pelukannya dan kembali duduk
Nampak Darmanto sangat kebingungan wajahnya tanpa ekspresi entah apa yang ada di pikirannya sedangkan Bima dan stuart sudah bergantian memeluknya mengucapkan selamat tapi tak ada reaksi apapun dari Darmanto membuat semua orang menjadi bingung biasanya saat orang mengetahui istrinya hamil berbagai macam ekspresi akan ditunjukkan oleh orang tersebut apalagi ini adalah anak pertama Tapi Darmanto ekspresinya wajahnya dari tadi begitu saja saat pertama kali diberikan ucapan selamat oleh ayah Leo
Semua orang menatap bingung ke arah Darmanto tapi sesaat kemudian suara teriakan menggema di ruangan tersebut "akhirnya ternyata punyaku masih berfungsi dan baik-baik saja akhirnya aku memiliki keturunan juga." ucap Darmanto sambil berlari kesana kemari untuk mengeluarkan kegembiraannya seperti orang gila
__ADS_1
Sementara Yuli yang dalam kamar sedang berusaha untuk beristirahat mendengar teriakan dari Darmanto membuatnya semakin kesal Yuli langsung keluar dari kamar menatap tajam kearah darmanto yang masih kegirangan sambil melompat-lompat seperti anak kecil "hentikan perbuatanmu Apa kau tahu kau sangat mengganggu tutup mulutmu Aku ingin beristirahat." ucap Yuli dengan wajah kesalnya entah apa penyebabnya tapi baginya semua yang di lakukan Darmanto adalah perbuatan yang kurang menyenangkan di matanya
Semua orang yang ada di ruangan keluarga menatap terkejut pada Yuli hanya Oma dan ibu stuart yang bisa saja karena tak biasanya Yuli seorang perempuan lembut dan manis itu berbicara itu pada seseorang dengan nada seperti itu apalagi dia adalah Darmanto orang yang sangat dia cintai
Spontan Darmanto terdiam lalu menunduk seolah-olah takut akan amukan istrinya Maaf ucap Darmanto membuat Yuli menutup pintu dan kembali masuk ke dalam kamar untuk beristirahat
Darmanto menatap tajam Bima "tutup mulutmu kau tidak tahu itu adalah bawan dari janin yang dia kandung." ucap Darmanto membela diri
__ADS_1
"Bagaimana kau akan mengajak yuli untuk periksa ke dokter kandungan sedangkan melihatmu saja dia sudah tak suka." tanya stuart
Darmanto berpikir sejenak betul juga apa yang dikatakan oleh stuart lalu dia melihat ke arah ibu dan Oma, "biar Oma dan ibu saja yang mengantarnya untuk memeriksa biar aku yang akan mengawasi diam-diam tanpa di lihat olehnya." ucap Darmanto karena berpikir Yuli pasti tak suka bila melihatnya Tapi saat kemudian pintu kamar kembali terbuka nampak dan mata sudah was-was akan dimarahi lagi oleh Yuli tapi ternyata semua di luar ekspektasi darmanto
"Sayang temani aku tidur Aku ingin beristirahat sambil memeluk dirimu." ucap Yuli tak tahu malu padahal masih banyak orang di ruangan tersebut Tapi entah mengapa keinginannya untuk dipeluk oleh Darmanto tak tertahan sehingga dia berbicara seperti itu di depan orang banyak sontak perkataan Yuli membuta Darmanto sangat malu apalagi seluruh anggota keluarga ada di situ
Darmanto melihat sekelilingnya dengan wajah yang memerah lalu hendak berjalan menuju Yuli "tahan ya jangan terlalu bersemangat ingat masih rawan kecebong nya masih butuh proses." ucap Oma .
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya