
Stuart yang mendengar hal tersebut langsung segera berlari menuju ruang kerjanya tapi saat dia masuk ruang kerjanya tampak dia sangat terkejut saat melihat Kikan sedang memeluk erat seorang pria paruh baya bahkan dia sambil berkata "ayah aku ingin pulang tolong bawa aku pulang ibu menyuruh ku untuk berlari." ucap Kikan sambil mengeratkan pelukannya kepada pria paruh baya tersebut sementara itu pria paruh baya tersebut memeluk Kikan sangat erat dan Langsung menangis tersedu-sedu entah apa yang terjadi
Semua orang di ruangan tersebut tampak syok mendengar perkataan Kikan apalagi profesor Abdul sambil menangis
Stuart langsung mendekat ke arah Kikan "sayang tolong lepaskan profesor Abdul ayo kita kembali ke kamar." ucap Stuart berusaha merayu
"Tidak aku tak mau kembali ke kamar ku aku ingin ikut pulang bersama ayahku." ucap Kikan
Sontak saja ucapan Kikan membuat Stuart terdiam dia tidak enak pada profesor Abdullah Bagaimana mungkin istrinya mengatakan bahwa profesor Abdul adalah ayahnya
"Maaf profesor Abdullah istriku sedang tidak sehat apalagi Sekarang dia sedang hamil jadi maafkan semua kelakuannya." ucap Stuart berharap profesor Abdul tersadar dan melepaskan pelukannya dari tubuh istrinya tapi profesor Abdul hanya menatap ke arah luar kemudian kembali memeluk tubuh ikan membuat sedikit emosi tapi dia harus menahan semua kekesalannya karena dia tidak mungkin marah pada profesor Abdullah ataupun pada istrinya
__ADS_1
Profesor Abdullah semakin erat memeluk tubuh Kikan tapi tak berselang lama tiba-tiba Kikan langsung jatuh pingsan dan hal tersebut langsung membuat Stuart mengambil alih tubuh Kikan yang lumayan berat
Profesor Abdullah menatap wajah wanita yang sekarang sudah berpindah ke dalam gendongan Stuart air matanya semakin deras saat melihat wajah kikan yang sangat mirip dengan mendiang ibunya yang merupakan seorang aktris pada jamannya
Profesor Abdullah langsung menahan lengan Stuart saat Stuart akan berdiri untuk membawa kembali Kikan ke dalam kamarnya
"Apakah dia istrimu." tanya profesor Abdullah
"Iya dia istriku maaf kalau istriku telah lancang memeluk Anda aku tahu pasti anda sedih karena mengingat Putri anda." ucap Stuart
"Maaf profesor istriku anak yatim piatu jadi dia dirawat oleh orang tua angkat tapi orang tua angkatnya tersebut telah meninggalkannya profesor aku harus membawa istriku ke dalam kamar dia harus diperiksa Aku takutnya ini berbahaya bagi janin yang ada di dalam rahimnya." ucap Stuart
__ADS_1
"Apa jadi istrimu sedang hamil pantas saja aku merasakan perutnya agak sedikit besar." ucap profesor Abdullah
"Ya memang perutnya agak besar karena istriku sedang hamil kembar tiga." ucap Stuart sambil tersenyum lalu melangkah pergi meninggalkan profesor Abdullah menuju kamarnya tampak di dalam kamar dokter Restu dan dokter Amir sudah menunggu
Profesor Abdullah melihat tangannya tampak beberapa helai rambut milik kikan yang tadi sempat rontok di tangan profesor Abdul dengan gerakan cepat prof Abdullah menyimpan rambut milik Kikan
Sementara itu stuart yang sudah berada di kamarnya langsung membaringkan tubuh ikan di ranjang tampak dokter Restu langsung memasang infus setelah memeriksa kondisi kesehatan kita dokter itu tersenyum begitupun dokter Amir
"Bagaimana kondisi kesehatan istriku." tanya Stuart
"Selamat tuan muda sepertinya nyonya mudah sudah sehat hanya saat ini sepertinya dia sedang butuh istirahat sepertinya ada sesuatu yang membuatnya terbangun tiba-tiba." ucap dokter dina
__ADS_1
"Syukurlah kalau istriku sudah bangun dari komanya." ucap stuart merasa lega dengan keadaan kikan yang sudah bangun walaupun saat ini masih tak sadarkan diri tapi yang jelas dia sudah tidak koma lagi.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya